John Ruddy

John Ruddy: Talentspotter

Highly impressive Norwich City goalkeeper John Ruddy talks to FourFourTwo back in September 2005, when he was an 18-year-old at Everton.

Nickname
Iceman. The lads at Cambridge gave me that because I never let things ruffle me.

As a boy I supported...
Manchester United. Like most kids, you follow a team that’s winning things, and Peter Schmeichel is also a big hero of mine. Saying that, I was always a central midfielder. I only went in goal when I was 14. It was probably the best decision I’ve ever made.

Teams played for
Cambridge United and Everton. When I signed in March, I was allowed to stay with Cambridge and help our relegation battle, but I came up regularly to train with the Everton lads before moving in the summer. I also spent some time on trial at Manchester United last season, which was a great experience.

Strengths
Shot-stopping and taking crosses. I’ve got a big physical presence in the goal.

Weaknesses
My kicking hasn’t been the best of late, and I can also sharpen up on my decision-making – every day at Everton is a learning curve for me.

Heroes
Schmeichel was immense for United: he will go down as one of the all-time great keepers. At Everton, I’m also lucky to work with three international keepers: Nigel Martyn, Richard Wright and Chris Woods, our coach.

Highlights
Making my debut for Cambridge on the final day of the 2003-04 season – and obviously joining Everton.

Lowlights
Relegation last season. Having come through the ranks, it was horrible to see Cambridge drop out of the League. I just hope they can get back straight away.

Following in your footsteps...
I think Yeovil’s Lee Johnson has the potential to play at the highest level. He’s a great all-rounder at the heart of midfield and has the technical attributes to go all the way.

International honours
I’ve trained with the England U19 squad.

Best advice given
From my youth coaches at Cambridge – Kit Carson and Ricky Duncan – through to the likes of Nigel and Richard at Everton, I’m always told to give it my best shot at all times. Even when things don’t go well, you’ve got to give it 100 percent otherwise your game will really suffer.

Wheels
Er, I don’t drive yet. When I was travelling back and forth to Everton I went on the train, but I’m taking driving lessons and will hopefully have passed once the new season gets under way. I haven’t even thought about what car I’ll buy... I’ll probably go for a cheap Fiesta, just in case I wreck it!

Hobbies
When I was younger I would play every sport, from football to bowling to badminton – but once I’d become a professional footballer, I realised I had to relax as much as possible in my spare time. Nowadays I’ll chill out at home or do a bit of shopping with my mates.

Flicks
I prefer films with a strong storyline, and I don’t think you can beat The Shawshank Redemption for that. It’s got everything.

Jodie Marsh or Michelle Marsh? 
I’d go for Jodie because she’s more of a feisty character.

Paul Robinson or David James?
I like them both but Paul Robinson is the top man at the moment and he’s also younger, so will only get better.

Hollyoaks or Emmerdale?
Hollyoaks has the better-looking girls, though I was a bit disappointed when Jodi Albert quit the show.

Most famous person met?
Before I joined Everton, I suppose it was meeting all the Man United players. Obviously I’d admired players like Ryan Giggs and Roy Keane as a kid, and to actually train with them was a fantastic experience. The power in their shooting and the accuracy was light years ahead of what I’d been used to, and Giggsy in particular was a crafty character when it came to one-on-ones.

If I hadn’t been a footballer...
I’d probably be a student. I wasn’t that good academically at school, but I would have maybe tried for a sports science degree at college.

Tell us something we don’t know about you
A little over a year ago I was still a ball boy at Cambridge United. I got a lot of stick off the lads when I first broke into the team but they were all made up for me when I joined Everton.

In five years’ time I’ll be...
Hopefully the first-choice keeper at Everton. I know Nigel and Richard are ahead of me, but I’ve been brought in as a long-term prospect so, fingers crossed, I’ll be well on my way by then.

Interview: Luke Nicoli. From the September 2005 issue of FourFourTwo.


SHARES
2 comments

Comments

POKERSTAR88.com Agen Texas Poker Dan Domino Online Indonesia Terpercaya – Gelandang Manchester City, Yaya Toure meyakini bahwa rekan satu timnya, Sergio ‘Kun’ Aguero selevel dengan pemenang Ballon d’Or empat kali, Lionel Messi. Di mana ia telah merasakan bermain bersama kedua pemain asal Argentina tersebut.

Selengkapnya bisa dibaca di : Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Toure sempat bahu membahu dengan Messi di Barcelona dengan mempersembahkan gelar Liga Champions pada 2009 sebelum hijrah ke Etihad Stadium pada 2010. Sekarang dirinya menjadi partner Aguero, yang mana sedang menjadi penyerang tersebut di Premier League dengan 10 golnya. Taruhan bola hanya di Padipoker.com Agent Judi Poker Situs Poker Online Teraman Dan Terpercaya Indonesia

“Saya sudah bermain dengan Messi dan sekarang bersama Aguero. Dia adalah striker yang fantastis, sulit memilih yang terbaik di antara keduanya tetapi Aguero sangat kuat, pintar, dan cepat,” ungkap Toure kepada Nissan, Kamis (bola pelangi agen bola sbobet ibcbet casino 338a tangkas togel online indonesia terpercaya).

Lebih lanjut, gelandang komplit asal Pantai Gading itu menilai bahwa Olb365.com Agen Judi Bola Online, Agen Judi Casino Online Indonesia Terpercaya memiliki filosofi permainan yang berbeda saat ini jika dibandingkan saat masih dilatih oleh Roberto Mancini. Ia juga menyinggung target tim saat ini.

“Dulu bersama Mancini, kami bermain lebih bertahan dan saat ini bersama Pellegrini kami total menyerang. Setiap pemain memiliki pendapatnya masing-masing, tetapi saat ini dengan Pellegrini, setiap pemain di sini sangat menyukainya,” tambahnya.

“Untuk kami, skenario yang sempurna adalah memenangkan keduanya (Liga Champions dan Premier League) tetapi kami tahu target tersebut sangatlah sulit dan kami akan mencobanya,” tuntas adik dari Agen Ibcbet ini.

 

Ibcbet Seiring berjalannya periode senja karier, David James malah diterpa krisis finansial. Bekas kiper tim nasional Inggris itu mulai mengalami kebangkrutan. Terpaksa, beberapa barang memorabilia nan berharga masuk daftar lelang.

Kiper berusia 44 tahun yang juga pernah membela SBOBET – Liverpool dan Manchester City itu sedianya masih menyambung kariernya, sebagai pemain sekaligus pelatih di sebuah klub ISL (Indian Super League), Agen Bola Terpercaya.

Akan tetapi gajinya di Agen Bola nampaknya belum bisa menutupi krisis keuangan pribadi sang kiper yang punya 53 caps bersama The Three Lions itu.

Sebagaimana dikutip Taruhan Bola Online Agen Bola, Rabu (5/11/2014), James mendaftarkan sekitar 150 barang untuk dilelang yang sebagian besar merupakan memorabilia berharga sepanjang kariernya.

James memasukkan 150 barang tersebut ke HilcoIndustrial, situs lelang onlineyang berbasis di Kota Napoleon, Ohio Taruhan Bola– Amerika Serikat.

Beberapa barang yang coba dilelangnya adalah sejumlah jersey kiper timnas Inggris yang pernah dipakainya, serta beberapa jersey pemain lawan yang pernah bertukar dengannya.

Ada pula sejumlah jersey klub Premier League yang pernah ditandatangani rekan setimnya, ditambah berbagai barang yang tak ada hubunganya dengan olahraga, macam sepeda klasik Raleigh, sampai sebuah mobil Rajamerah.com situs judi Poker online terbaik terpercaya.

Pulaujudi.com Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia – Arsène Wenger kini tak perlu lagi dibikin ribet oleh masalah resleting jaketnya. Problem ini sedianya sepele, tapi kadang membuat nakhoda Arsenalitu kesal setiap kali kesulitan mengancingkan resleting jaket lamanya.

Musim sebelumnya, Sbobet sering terlihat kesulitan, baik saat berdiri di pinggir lapangan, maupun sedang terduduk di bench, hanya untuk mengancingkan resleting jaket Nike-nya (Indomasterbola.com Agen Judi Bola, Taruhan Bola Terbaik dan Terpercaya).

Kerap kali, rekaman Wenger itu bahkan dijadikan candaan dan bahkan pem-bully-an di beragam media sosial.

Tapi kini problem itu sudah terpecahkan. Puma sebagai apparel baru Arsenal musim ini, menyediakan jaket dengan resleting yang lebih inovatif. Kini, Wenger tak lagi harus kerepotan mengancingkan resleting jaket panjangnya hingga ke leher demi menahan udara dingin.

Jaket baru dari JagadPoker.com Agen Texas Poker & Domino Online Indonesia Terpercaya ini sedikit berbeda dalam hal resletingnya. Tak seperti jaket-jaket pada lazimnya, jaket yang disediakan Puma ini punya kait resleting ganda.

Kait bawah untuk menyatukan dua rel resleting, sementara satu kait di atasnya yang saling tersambung dengan kait bawahnya, berguna untuk memudahkan Wenger menaikkan resletingnya.

“Di BOLAWIN88.COM BANDAR TARUHAN AGEN JUDI BOLA CASINO POKER DOMINO BOLATANGKAS DAN TOGEL ONLINE TERPERCAYA INDONESIA, kami tahu bahwa sepakbola tidak bisa diprediksi. Anda harus siap untuk hal apapun, baik itu lawan yang berat maupun cuaca yang buruk,” papar Puma dalam komersial barunya.

“Ada banyak macam hal yang bisa mengubah pertandingan. Jika Anda seorang pelatih, Anda butuh fokus. Anda tak bisa membiarkan apapun memecah fokus Anda, termasuk masalah resleting,” lanjut pernyataan apparel asal JINPOKER.COM Agen Judi Poker Online dan Domino Online Indonesia Terpercaya itu.