Sickly Spain stunned by brilliant Oranje: how Stats Zone saw Spain 1-5 Netherlands

Er, who was expecting that? Joe Brewin dissects the action from Salvador as Louis van Gaal's men run riot against the reigning champs...

Madness. When Xabi Alonso slotted home a 27th-minute penalty at the Arena Fonte Nova, it looked like it may well be business as usual for Spain, looking for an unprecedented fifth straight major tournament win. But, like in 2010 when Switzerland struck an early blow, the hard-hitting Dutch made this an opener to forget. Quickly. 

Without being obviously dirty, the Dutch set about upsetting Vicente del Bosque's men's rhythm early on. They fouled in midfield from the start, and continued that policy until the final whistle; by the end they'd troubled the referee 18 times to Spain's 5. It worked too: while Sergio Busquets and Xavi clocked in 71 of 73 and 78 passes respectively, neither were penetrative. Andres Iniesta was on one occasion, which resulted in the early penalty. 

The game was turned on its head by Robin van Persie's magnificent header on the stroke of half-time. It was crafted by full-back Daley Blind, who was a man-of-the-match contender with 2 excellent (and identical) assists to his name. In total, the Ajax man carved out 4 opportunities for his team-mates, who applied the finishing touches with style.

Like Arjen Robben, for example. Netting his first goal – achieved after taking down a Blind pass beautifully, turning Gerard Pique and firing home – was the confidence boost the Netherlands' wing wonder needed. Before that he'd been quiet, often receiving the ball deep, completing just 1 take-on and failing to manage a cross. By full-time he'd bagged twice from 3 attempts, barely left the final third and attempted several more dribbles. 

But what of Spain? Well, there was plenty of passing – crab-like distribution from Xavi and Busquets pushed the Spanish digits to 540 completed (the Netherlands managed 276) – but a serious threat was lacking. Diego Costa was hauled off after an hour, while replacement Fernando Torres fluffed a fine opportunity in his place. With a few minutes remaining both sides had attempted 10 efforts on goal, with a clinical Dutch side managing 8 on target. Spain tested Jasper Cillessen 4 times, one a penalty, and may wish to reconsider their somewhat defensive midfield setup of Xavi, Busquets and Alonso against Chile.

Finally, a word on the Netherlands' tackling: it was ruddy good, wasn't it? One of the two they didn't complete resulted in the penalty on Costa, but consistent thwarting of Spain, particularly down the right, frustrated the champions further. 

Facts and figures

  • Spain have conceded 5+ goals in an international for the first time since losing 6-2 to Scotland in June 1963.
  • Robin van Persie has scored 10 goals in his last 9 appearances for Netherlands.
  • Only once before had Spain conceded 5+ goals in a World Cup game (1-6 vs Brazil in Brazil in 1950).
  • The last team to beat Spain after conceding the first goal were Northern Ireland in September 2006 (3-2).
  • Spain only conceded 2 goals in the whole of World Cup 2010.
  • A 4-goal margin is the biggest losing margin by a defending champion at a World Cup.
  • Spain conceded 10+ shots on target for the first time in a World Cup game analysed by Opta (1966-2014).
  • Arjen Robben has scored 7 goals in his last 7 appearances for the Netherlands.
  • Daley Blind is the first Dutch player to provide 2 assists in a single World Cup match since 1998 (Wim Jonk v South Korea).
  • Spain conceded as many fouls as goals in this game (5).
  • This is only the third time the Netherlands have scored 5 goals in a World Cup game. Austria and South Korea were the previous victims.

Analyse the game yourself using Stats Zone


SHARES
2 comments

Comments

POKERSTAR88.com Agen Texas Poker Dan Domino Online Indonesia Terpercaya – Gelandang Manchester City, Yaya Toure meyakini bahwa rekan satu timnya, Sergio ‘Kun’ Aguero selevel dengan pemenang Ballon d’Or empat kali, Lionel Messi. Di mana ia telah merasakan bermain bersama kedua pemain asal Argentina tersebut.

Selengkapnya bisa dibaca di : Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Toure sempat bahu membahu dengan Messi di Barcelona dengan mempersembahkan gelar Liga Champions pada 2009 sebelum hijrah ke Etihad Stadium pada 2010. Sekarang dirinya menjadi partner Aguero, yang mana sedang menjadi penyerang tersebut di Premier League dengan 10 golnya. Taruhan bola hanya di Padipoker.com Agent Judi Poker Situs Poker Online Teraman Dan Terpercaya Indonesia

“Saya sudah bermain dengan Messi dan sekarang bersama Aguero. Dia adalah striker yang fantastis, sulit memilih yang terbaik di antara keduanya tetapi Aguero sangat kuat, pintar, dan cepat,” ungkap Toure kepada Nissan, Kamis (bola pelangi agen bola sbobet ibcbet casino 338a tangkas togel online indonesia terpercaya).

Lebih lanjut, gelandang komplit asal Pantai Gading itu menilai bahwa Olb365.com Agen Judi Bola Online, Agen Judi Casino Online Indonesia Terpercaya memiliki filosofi permainan yang berbeda saat ini jika dibandingkan saat masih dilatih oleh Roberto Mancini. Ia juga menyinggung target tim saat ini.

“Dulu bersama Mancini, kami bermain lebih bertahan dan saat ini bersama Pellegrini kami total menyerang. Setiap pemain memiliki pendapatnya masing-masing, tetapi saat ini dengan Pellegrini, setiap pemain di sini sangat menyukainya,” tambahnya.

“Untuk kami, skenario yang sempurna adalah memenangkan keduanya (Liga Champions dan Premier League) tetapi kami tahu target tersebut sangatlah sulit dan kami akan mencobanya,” tuntas adik dari Agen Ibcbet ini.

 

Ibcbet Seiring berjalannya periode senja karier, David James malah diterpa krisis finansial. Bekas kiper tim nasional Inggris itu mulai mengalami kebangkrutan. Terpaksa, beberapa barang memorabilia nan berharga masuk daftar lelang.

Kiper berusia 44 tahun yang juga pernah membela SBOBET – Liverpool dan Manchester City itu sedianya masih menyambung kariernya, sebagai pemain sekaligus pelatih di sebuah klub ISL (Indian Super League), Agen Bola Terpercaya.

Akan tetapi gajinya di Agen Bola nampaknya belum bisa menutupi krisis keuangan pribadi sang kiper yang punya 53 caps bersama The Three Lions itu.

Sebagaimana dikutip Taruhan Bola Online Agen Bola, Rabu (5/11/2014), James mendaftarkan sekitar 150 barang untuk dilelang yang sebagian besar merupakan memorabilia berharga sepanjang kariernya.

James memasukkan 150 barang tersebut ke HilcoIndustrial, situs lelang onlineyang berbasis di Kota Napoleon, Ohio Taruhan Bola– Amerika Serikat.

Beberapa barang yang coba dilelangnya adalah sejumlah jersey kiper timnas Inggris yang pernah dipakainya, serta beberapa jersey pemain lawan yang pernah bertukar dengannya.

Ada pula sejumlah jersey klub Premier League yang pernah ditandatangani rekan setimnya, ditambah berbagai barang yang tak ada hubunganya dengan olahraga, macam sepeda klasik Raleigh, sampai sebuah mobil Rajamerah.com situs judi Poker online terbaik terpercaya.

Pulaujudi.com Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia – Arsène Wenger kini tak perlu lagi dibikin ribet oleh masalah resleting jaketnya. Problem ini sedianya sepele, tapi kadang membuat nakhoda Arsenalitu kesal setiap kali kesulitan mengancingkan resleting jaket lamanya.

Musim sebelumnya, Sbobet sering terlihat kesulitan, baik saat berdiri di pinggir lapangan, maupun sedang terduduk di bench, hanya untuk mengancingkan resleting jaket Nike-nya (Indomasterbola.com Agen Judi Bola, Taruhan Bola Terbaik dan Terpercaya).

Kerap kali, rekaman Wenger itu bahkan dijadikan candaan dan bahkan pem-bully-an di beragam media sosial.

Tapi kini problem itu sudah terpecahkan. Puma sebagai apparel baru Arsenal musim ini, menyediakan jaket dengan resleting yang lebih inovatif. Kini, Wenger tak lagi harus kerepotan mengancingkan resleting jaket panjangnya hingga ke leher demi menahan udara dingin.

Jaket baru dari JagadPoker.com Agen Texas Poker & Domino Online Indonesia Terpercaya ini sedikit berbeda dalam hal resletingnya. Tak seperti jaket-jaket pada lazimnya, jaket yang disediakan Puma ini punya kait resleting ganda.

Kait bawah untuk menyatukan dua rel resleting, sementara satu kait di atasnya yang saling tersambung dengan kait bawahnya, berguna untuk memudahkan Wenger menaikkan resletingnya.

“Di BOLAWIN88.COM BANDAR TARUHAN AGEN JUDI BOLA CASINO POKER DOMINO BOLATANGKAS DAN TOGEL ONLINE TERPERCAYA INDONESIA, kami tahu bahwa sepakbola tidak bisa diprediksi. Anda harus siap untuk hal apapun, baik itu lawan yang berat maupun cuaca yang buruk,” papar Puma dalam komersial barunya.

“Ada banyak macam hal yang bisa mengubah pertandingan. Jika Anda seorang pelatih, Anda butuh fokus. Anda tak bisa membiarkan apapun memecah fokus Anda, termasuk masalah resleting,” lanjut pernyataan apparel asal JINPOKER.COM Agen Judi Poker Online dan Domino Online Indonesia Terpercaya itu.