10 Pemain Terbaik Manchester United di Era Premier League

Seb Stafford-Bloor memilih 10 pemain dengan kontribusi terbesar dalam masa-masa paling sukses sepanjang sejarah Setan Merah. 

10. Rio Ferdinand

Bek tengah yang mampu memainkan bola sudah menjadi hal yang biasa sekarang, namun ia bisa dikatakan bek Inggris yang paling lengkap di generasi-nya

Di musim 2001/02, satu musim sebelum Ferdinand bergabung dari Leeds United, Manchester United memainkan bek tengah dengan nama-nama semacam, Laurent Blanc, John O’Shea, Wes Brown, Ronny Johnsen, Mikael Silvestre dan Gary Neville yang selalu berubah posisi. Mereka berakhir di posisi ketiga dan kebobolan lebih banyak gol dari lima tim lain, termasuk Fulham. Setahun kemudian, bahkan dengan Ferdinand hanya menjadi starter di 28 pertandingan, mereka menjuarai Premier League dengan kebobolan lebih sedikit dari tim manapun.

Tentu saja perkembangan ini berdasarkan banyak faktor, tapi ini juga menunjukkan betapa pentingnya Ferdinand –dan seberapa penting keberadaan dirinya di masa-masa selanjutnya. Bek tengah yang mampu memainkan bola sudah menjadi hal yang biasa sekarang, namun ia bisa dikatakan bek Inggris yang paling lengkap di generasi-nya dan kemungkinan adalah yang pertama memecahkan kelompok tradisional. Secara krusial juga, ini tidak menjadi pengganggu untuk kemampuan bertahan sebenarnya yang ia miliki.

Benar: Ia sangat jarang meninggalkan posisinya. Ferdinand memiliki kemampuan antisipasi yang mungkin tidak bisa diajarkan siapapun dan bahkan di liga yang penuh kepanikan ia bisa terlihat tenang dan tidak terganggu. Kepemimpinan yang kuat bisa mempengaruhi seluruh tim, namun ketenangan semacam ini juga sangat bisa diterima. Paul Hayward yang sekarang menjadi pimpinan penulis di The Telegraph, pernah menggambarkan dirinya sebagai “sweeper yang elegan, melalukan tekel bersih di samping penyerang, dan mencuri bola dari kakinya.” Sempurna. Itulah dirinya –cerdas, penuh gaya dan bisa dibilang bek terbaik di Eropa di masa-masa terbaiknya.

9. Denis Irwin

Keamanan yang ia berikan tidak bergantung dengan memaksa lawan untuk bergerak ke sisinya yang lebih kuat

Stabilitas. Selama 12 musim di Old Trafford, Irwin bisa disebut tidak tergantikan di posisi bek kiri. Datang pada tahun 1990 dan bertahan di Manchester United sampai 2002, ia adalah bagian dari fondasi kesuksesan Sir Alex Ferguson, dan ia juga seorang pemain lintas-generasi, di klub dan di permainan ini secara keseluruhan.

Ia sangat mudah tidak terlihat, bergerak di bawah permukaan yang hingar-bingar, tapi keberadaan dirinya yang lama di dalam tim menjadi pembuktian betapa bisa diandalkannya dirinya. Bek tengah di sampingnya seringkali berganti, Gary Neville pada akhirnya membuat Paul Parker tenggelam, namun Irwin adalah satu sosok yang tetap ada –full back yang sangat stabil dengan kemampuan yang cukup istimewa di sekitar bola mati.

Denis Irwin

Irwin adalah figur yang sangat konsisten di Old Traffod

Ia juga sosok yang langka: seorang pemain kaki-kanan yang berada di sisi kiri lapangan. Ini tidak biasa karena sulit dan menuntut dukungan yang jauh lebih banyak lagi dari berbagai sisi yang terlibat di sepertiga akhir lapangan. Irwin sudah ada di waktu sebelum inverted winger menjamur dan saat tren yang muncul adalah pemain sayap akan berlari kencang di pinggir lapangan. Keamanan yang ia berikan tidak bergantung dengan memaksa lawan untuk bergerak ke sisinya yang lebih kuat –ini menunjukkan kemampuan hebat dirinya di posisi yang tidak alami –dan juga, tentu saja, catatan 529 penampilan untuk United. Menjadikannya pemain ke delapan terbanyak yang dimainkan sepanjang sejarah United.

Pages