10 Pemain Yang Siap Mencuri Perhatian di Copa America 2015

Kita mungkin harus terjaga hingga pagi untuk menyaksikan pergelaran di Amerika Selatan, tapi Greg Lea menyatakan bahwa kita layak menantikannya...

Mata pecinta sepakbola terarah ke Amerika Selatan musim panas lalu saat Brasil menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014. Dua belas bulan kemudian kawasan itu menjadi pusat perhatian lagi, saat Chili akan megawali gelaran Copa Amerika 2015 dengan menghadapi Ekuador ada Jumat (12/6) pagi WIB.
 
Lionel Messi, Neymar, Alexis Sanchez dan James Rodriguez hanya akan menjadi segelintir bintang yang terlibat dalam turnamen yang akan berjalan tiga pekan ini, lihatlah lebih dekat dan ada banyak cerita menarik.
 
Berikut adalah 10 pemain yang layak disaksikan...

Nicolas Otamendi (27, Argentina)

Argentina merupakan favorit di turnamen ini, dengan mereka memiliki sejumlah pemain menyerang kelas dunia, seperti Aergio Aguero, Lionel Messi, Carlos Tevez, Gonzalo Higuain, Angel Di Maria dan Ezequiel Lavezzi - tapi kemampuan mereka di lini pertahanan diragukan.
 
Pemain Valencia, Otamendi, bek tengah yang agresif dan kasar, mungkin tidak setenar nama di atas, tapi tetap berperan vital untuk timnya. Pemain berusia 27 tahun ini tentunya ingin menarik perhatian Manchester United yang kabarnya sedang mengincarnya untuk memperkuat lini pertahanan mereka.

Roberto Firmino (23, Brazil)

ALSO ON FFT.COM

Kambing hitam kegagalan Brasil di Piala Dunia 2014, Fred, telah lama dibuang dari skuat Samba, dan kini Firmino menawarkan inspirasi di lini depan. Pemain berusia 23 tahun ini bermain untuk Hoffenheim di Jerman dan telah membukukan dua gol di lima laga internasional.
 
Firmino bukan penyerang murni, tapi pemain yang bermain di kedalaman dan terlibat dalam proses membangun serangan. Karena itulah ia akan dinilai dari seberapa baik ia bekerja sama dengan Neymar.
 
Manchester United, Arsenal, Liverpool dan Manchester City, kesemuanya dikabarkan tertarik pada mantan gelandang serang Figueirense, dan performa bagus di Copa Amerika bisa membuat klub-klub Liga Primer membujuk Hoffenheim dengan tawaran yang terlalu bagus untuk ditolak.

Juan Arango (35, Venezuela)

Ini akan menjadi Copa Amerika keenam bagi si raja tendangann bebas, Arango, di mana Venezuela berupaya mengulang pencapaian mereka empat tahun lalu dengan menembus empat besar.
 
Arango adalah pemain dengan penampilan terbanyak untuk Tim Nasional Kolombia (hingga saat ini 122 laga) dan memainkan peran penting dalam mengembangkan sepakbola di negaranya, dengan menghabiskan karirnya dalam dua dekade terakhir di Eropa dengan memperkuat Mallorca dan Borussia Monchengladbach.
 
Sekarang ia berusia 35 tahun, gelandang serang ini berharap bisa mengakhiri karirnya dengan prestasi tinggi. Dia punya kesempatan mencetak gol untuk mengakhirinya dengan luar biasa.

Jose Gimenez (20, Uruguay)

Saat Miranda harus absen karena sobek hamstring tingkat dua pada November, suporter Atletico Madrid merasa khawatir. Namun, penggantinya yang berusia 20 tahun, Gimenez, berhasil menghapus kekhawatiran tersebut, bek muda ini menjalani musim debutan yang luar biasa di Spanyol.
 
Dengan Luis Suarez masih harus absen karena gigitannya kepada Giogio Chiellini, Uruguay mungkin hanya mengnadalkan nama besar mereka dan tampil solid di lini belakang. Di lini tersebut, duet Gimenez dan rekannya di Aletico Madrid, Godin, akan menjadi sangat krusial.

Charles Aranguiz (26, Chili)

Aranguiz - energik, dinamis dan aktif bergerak - cocok dengan gaya bermain Chili yang bertempo tinggi da itu vital untuk tim besutan Jorge Sampaoli ini. Mereka akan membutuhkannya lebih dari sebelumnya karena mereka berpeluang untuk menjuarai Copa Amerika pertama mereka dalam 99 tahun terakhir. Saat bermain untuk Internacional di Brasil, Aranguiz mengaku bahwa mimpinya akan menjadi kenyataan jika bisa pindah ke Arsenal saat klub London itu dikabarkan tertarik dengannya di bulan Maret. Tampil gemilang di laga internasional bisa membuat klub-klub top Eropa lainnya bergabung untuk berebut tanda tangannya.

Robinho (31, Brazil)

Karir mantan penyerang Real Madrid dan Manchester City di Eropa sudah berakhir, dengan pemain berusia 31 tahun ini sepertinya akan merampungkan kontrak permanen dari AC Milan ke klub masa kecinya, Santos, di musim panas ini. Robinho dimainkan sebagai 'false nine'' oleh pelatih Luis Felipe Scolari jelang Piala Dunia 2014 lalu, tapi tak berhasil masuk skuat. Pelatih Brasil saat ini, Dunga, memberinya peran tersebut dan membawanya dalam daftar 23 pemain kali ini. Dia mungkin tak akan menjadi starter, i akan menarik untuk dilihat apakah Robinho mampu menghapus rasa frustrasi yang menyelimuti karirnya.

Renato Ibarra (24, Ekuador)

Tidak adanya kapten Antonio Valencia karena cedera merupakan pukulan besar bagi Ekuador, yang tetap diyakini akan mampu memberikan beberapa kejutan di Chili. Trim besutan Gustavo Quinteros ini kuat di sayap dan berbahaya pada serangan balik, membuat Ibarra - pemain Valencia di sisi kanan - menjadi pemain kunci.
 
Penuh kecepatan dan tipuan, pemain sayap Vitesse Arnhem ini sering dikaitkan dengan kepindahan ke Swansea, yang juga pernah diperkuat mantan rekannya di tim nasional Ekuador, Jefferson Montero.

Carlos Bacca (28, Kolombia)

Bacca hampir pasti akan menjadi starter untuk Kolombia di Copa Amerika.
 
Ini menjadi bukti untuk musim yang luar biasa di Sevilla -musim terbaiknya ini, di mana pemain berusia 28 tahun membukukan 28 gol di semua kompetisi, saat pasukan asuhan Unai Emery memecahkan rekor poin mereka di la Liga dan memenangkan gelar gelar Liga Europa keempat mereka dalam 10 tahun terakhir. Bacca kemungkinan akan bermain bersama Radamel Falcao dalam formasi 4-4-2, tapi dia juga mampu menjadi ujung tombak tunggal. Tottenham, Arsenal dan Manchester United akan memperhatikan bagaimana permainannya di Copa Amerika.

Cristian Benavente (21, Peru)

Lahir di Spanyol dari ayah berdarah Spanyol dan ibu berkewarganegaraan Peru, Benavente yang berusia 21 tahun sudah berada didikan Real Madrid sejak usia delapan tahun, tapi belum pernah tampil untuk klub raksasa Spanyol.
 
Playmaker serang ini kemungkinan akan bermain dalam formasi di 4-2-3-1 ala Ricardo Gareca, dan dituntut untuk memberikan amunisi kepada striker Flamengo, Paolo Guerrero.
 
Apakah dia mampu membuat penampilan perdana bersama Los Blancor merupakan hal yang diragukan, tapi West Brom dilaporkan selangkah lagi merekrut Benavente ke The Hawthorns dengan nilai transfer mencapai 3,5 juta pound.

Rafael Marquez (36, Meksiko)

Karier bagus bek tengah ini telah membawanya  memenangkan tujuh gelar liga, dua Liga Champions dan dua Piala Emas, tapi Copa Amerika ini mungkin akan menjadi penampilan terakhirnya di level internasional.
 
Marquez akan menjadi kapten untuk tim muda Meksiko yang penuh eksperimen di Chili, dengan pemain reguler tim utama seperti Javier Hernandez, Carlos Vela dan Hector Herrera disimpan untuk Piala Emas bulan depan.
 
Tapi, El Tri masih mampu menyebabkan masalah bagi lawan, dan pengalaman dan kepemimpinan pemain veteran seperti Marquez akan menjadi penting untuk peluang mereka menjuarai turnamen ini.