12 Karier Manajerial Terpendek yang Mengalahkan Karier 85 Hari Bob Bradley di Swansea

Bob Bradley - orang Amerika pertama yang menjadi manajer sebuah klub Premier League - hanya bertahan selama 85 hari di Swansea, di mana ia memenangkan dua pertandingan dari 11 laga yang dijalaninya. Nick Harper melihat kembali beberapa karier manajerial yang begitu pendek…

1. Brian Clough, Leeds United, 1974 (44 hari)

Karier kepelatihan yang begitu pendek dan tidak populer, namun malah dituangkan dalam sebuah film (dan buku). Brian Howard Clough tiba di Elland Road untuk mengambil alih posisi manajer dari Don' The Don' Revie, yang membawa Leeds ke Piala Champions musim sebelumnya dan mengambil alih posisi manajer timnas Inggris. Clough menciptakan permusuhan dengan semua orang yang ia temui dari awal dan dipecat setelah hanya meraih empat poin dari 12 poin maksimal. Dia hengkang Nottingham Forest dan berhasil memenangkan dua trofi Piala Champions. Ia hanya memimpin Leeds dalam tujuh pertandingan, menang sekali, serta imbang dan kalah sebanyak tiga kali.

2. Les Reed, Charlton Athletic, 2006 (41 hari)

Dalam 41 hari masa kerja Les Reed di The Valley, dia hanya mampu meraih satu kemenangan dan menelan kekalahan di Piala Liga dari tim League Two, Wycombe Wanderers. Sosok yang dijuluki Les Miserables ini dipecat pada malam Natal dan digantikan oleh Alan Pardew. Ia memimpin Charlton dengan catatan delapan kali bermain, meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang serta kalah enam kali.

3. Alex McLeish, Nottingham Forest, 2012/13 (40 hari)

Tak lama setelah membawa Birmingham City turun ke Divisi Championship, McLeish menggantikan Sean O'Driscoll, dengan target untuk membawa Forest promosi Premier League. Dia hanya bekerja selama 40 hari, perselisihan dengan pemilik klub asal Kuwait atas kebijakan transfer berakhir dengan kepergiannya 'dengan kesepakatan bersama'. Ia memimpin Charlton dalam tujuh laga, menorehkan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan kalah empat kali.

4. Steve Coppell, Manchester City, 1996 (33 hari)

Di antara periode kerjanya di Crystal Palace, Coppell sempat menjadi manajer Manchester City. Saat itu, City identik hasil-hasil buruk, tapi Coppell akhirnya angkat kaki setelah hanya menjalani enam pertandingan. Ia memiliki catatan menang dua kali, imbang sekali, dan kalah tiga kali.