11 Manajer Terkeras Sepanjang Masa: Jangan Macam-Macam dengan Mereka!

Louis Massarella menemukan ada banyak pelatih galak yang pernah hadir di dunia sepakbola. Siapa saja?

1. Paolo Di Canio

Para pemain Sunderland seharusnya sudah tahu apa yang akan mereka hadapi. Toh, Di Canio sudah pernah bertengkar dengan striker Leon Clarke di pinggir lapangan ketika ia menjadi manajer Swindon. Tetapi para pemain The Black Cats masih merasa "terkejut" ketika sang manajer asal Italia mengambil alih posisi manajer.

“Katanya, ia tidak ingin kami tertawa atau tersenyum sepanjang latihan,” kenang Steven Fletcher. “Terlalu takut untuk mengatakan apapun karena khawatir ia akan memarahi Anda bukan hal yang bagus, bukan?”

Di Canio

Karier penuh emosi Di Canio bersama The Black Cats tak berlangsung lama

2. Dave Robertson

Ada manajer yang keras, ada juga Dave Robertson. Seorang anggota Royal Marine Commando yang terlatih di area perang gurun, hutan, dan kutub, jika saja ‘baret hijau’ yang ia miliki bisa mempersiapkannya untuk kerasnya manajemen di Football League.

Setelah mengambil alih sebagai manajer sementara Peterbrough di bulan Februari 2015, ia diberikan jabatan penuh pada bulan Mei, hanya untuk dipecat pada bulan September setelah deretan hasil buruk. Ia sekarang menjadi manajer di klub Liga Irlandia, Sligo Rovers. Tapi tetap cukup galak.

Dave Robertson

Robertson adalah seorang mantan anggota Royal Marine Commando

3. Mayor Frank Buckley

Satu lagi seorang manajer jebolan militer dan – sesuai dengan profilnya sebagai seseorang yang pernah berperang di Perang Boer dan Pertempuran Somme di Perang Dunia Pertama – seorang manajer yang tanpa kompromi. Buckley tampak jauh berada di depan di eranya ketika itu, membuka jalan untuk manajer semacam Brian Clough, Alex Ferguson, dan khususnya, Stan Cullis, yang mewarisi posisi Sang Mayor di Wolves.

Sebagai bos Leeds, Buckley membuat seorang Jack Charlton muda menanami rumput Elland Road dengan janji “5 shillings untuk setiap ember yang penuh”

Sebagai bos Leeds, Buckley membuat seorang Jack Charlton muda menanami rumput Elland Road dengan janji “5 shillings untuk setiap ember yang penuh”. Tapi saat Big Jack mendatangi kantor sang mayor untuk mengambil hadiah yang dijanjikan, “ia nyaris meledakkan semuanya. ‘Jangan sampai saya melihat kamu di sini lagi dengan ember kamu!’”, iapun murka. Pesan diterima dan dimengerti, Pak.

4. Bobby Gould

Di satu sisi, ‘Big’ John Hartson: 185 cm, 22 tahun dan sangat bandel plus keras kepala. Di sisi lain, Bobby Gould: 177 cm, 51 tahun, dan dikenal dengan julukan “The Gouldfather”.

Walaupun nama terakhir memiliki masa lalu yang berkaitan dengan Crazy Gang, di atas kertas duel ini sudah bisa diketahui siapa pemenangnya. Namun, faktanya, mantan manajer Wales inilah yang menantang striker mudanya untuk berkelahi di saat latihan sebelum kualifikasi Piala Dunia pada tahun 1997 setelah perseteruan antara keduanya bermunculan.

Bobby Gould

Lebih besar daripada kelihatannya? Gould tidak takut berkelahi dengan Hartson

Keras atau murni bodoh? Apapun itu, setelah beberapa perkelahian kecil selanjutnya, para pemain senior akhirnya menengahi dan mengakhiri episode “memalukan, aneh, mengganggu, dan sama sekali tidak punya harga diri” ini.

BACA JUGA Mengapa Manajer Top Mau Berkumpul di Premier League Musim Depan?