12 Derby Tergila di Britania: Tawuran di London dan Tetangga yang Berisik

Anda pasti sudah sudah membaca derby mana saja yang masuk dalam daftar 50 derby terbesar di dunia kami (dan yang sudah muncul di sana tak akan muncul di sini). Di Inggris, Anda bisa hanya sepelemparan batu dari tetangga terdekat Anda – tetapi beberapa derby terasa lebih besar dan lebih berisik daripada yang lainnya...

1. Manchester City vs Manchester United

Untuk Sir Alex Ferguson, yang ia pikirkan hanyalah soal Liverpool dan bagaimana dengan sopan menggusur mereka dari singgasana mereka, tetapi menjelang akhir karier kepelatihannya, ia mulai terganggu dengan tetangganya yang berisik, yang mulai benar-benar berisik, memenangkan terlalu banyak dan memastikan bahwa derby mereka sekarang bukan lagi sekadar duel memperebutkan kebanggaan.

Derby pertama kedua tim – yang dimainkan antara West Gorton (yang kelak menjadi Manchester City) dan Newton Heath (Manchester United) pada 1894 dideskripsikan oleh media local sebagai “pertandingan yang menyenangkan”. Menyenangkan. Meragukan rasanya apakah itu juga kata yang digunakan oleh fans United ketika, pada 1974, Denis Law mencetak gol dengan tumit yang mengirim mantan timnya itu degradasi – atau setidaknya itulah menurutnya. Memang pada akhirnya United terdegradasi…  

Mario Balotelli memasukkan dirinya ke buku sejarah derby Manchester

2. Liverpool vs Everton

Seseorang di Liverpool pernah mengatakan, “Yang Anda perlukan adalah cinta”. Yah, jika yang Anda inginkan adalah rivalitas sepakbola, maka kadang-kadang yang Anda butuhkan adalah perselisihan. Pada 1892, terganggu dengan permintaan uang sewa pemilik tanah di Anfield – belum lagi dengan aksinya menjual bir – Everton yang religius memutuskan pindah ke tempat lain. John Houlding – sang pemilik tanah – kemudian mendirikan Liverpool.

Masa jaya 1980an diisi dengan kedua tim mendominasi sepakbola Inggris, dengan berbagi trofi dan bahkan teras stadion dalam derby yang dikenal dengan Derby Persahabatan (Friendly Derby). Tetapi para pendiri klub ini mungkin akan lebih senang dengan tensi yang lebih panas yang terjadi saat ini.

Ini kondisi yang paling seperti Eropa Timur yang bisa terjadi di Inggris

3. Aston Villa vs Birmingham

Untuk yang satu ini adalah soal perebutan hak untuk membanggakan diri, dan seringkali derby ini menjadi lebih dari sekadar ajang membanggakan diri saja

Begitu banyaknya institusi sepakbola di negara ini menghasilkan banyak sekali perselisihan – tetapi untuk yang satu ini adalah soal perebutan hak untuk membanggakan diri (bragging right), dan seringkali derby ini menjadi lebih dari sekadar ajang membanggakan diri saja.

We’re gonna s**t on the Villa,” mungkin merupakan lagu yang paling banyak dinyanyikan di St. Andrews, kandang Birmingham, sementara fans Villa akan sering ditemukan menyanyikan “Walking along, singing a song, s**ing on the City as we go”. Seorang anggota dewan kota baru-baru ini melihat Aston Villa, sebagai klub “yang lebih besar”, seharusnya menggunakan nama Birmingham – tetapi itu diucapkan sebelum Villa terdegradasi baru-baru ini. Musim depan seharusnya derby ini akan menarik. 

Pages