5 Kandidat Utama Juara Indonesia Soccer Championship 2016

Setelah dijejali berbagai macam turnamen, akhirnya kompetisi berformat liga akan kembali digulirkan. PT Gelora Trisula Sejahtera (GTS) selaku operator liga, yang menggantikan peran PT Liga Indonesia, resmi meluncurkan liga yang diberi nama Indonesia Soccer Championship (ISC) belum lama ini.

Sebelumnya, pihak PT GTS menjelaskan bahwa ada dua kasta di kompetisi ini, yakni ISC A dan ISC B. Total ada 18 klub yang akan berkompetisi di ISC A, klub-klub tersebut mayoritas diambil dari peserta Indonesia Super League (ISL) 2015 lalu, sisanya adalah klub hasil merger.

Menjelang ditiupnya peluit kick-off perdana di Stadion Mandala, Jayapura pada tanggal 29 April 2016 mendatang, tak ada salahnya mulai menerka-nerka: tim mana saja yang jadi favorit utama untuk untuk merebut gelar juara di ISC?

Arema Cronus

Arema belakangan ini tengah menunjukkan tren positif. Jika tahun lalu gagal menyabet gelar juara di beberapa turnamen, padahal mereka dicap sebagai raja turnamen oleh banyak pihak karena seringnya menjuarai turnamen, tahun ini peruntungan mereka berubah.

Kehadiran pelatih jenius dalam diri Milomir Seslija sukses menampilkan performa terbaik dari Cristian Gonzales cs, dan tak heran jika mereka pun sukses meraih dua gelar sekaligus, Bali Island Cup dan Piala Bhayangkara. Kesuksesan tersebut jelas akan menjadi modal bagi Arema untuk mengikuti ajang (berformat) liga nantinya.

Arema sukses kumpulkan modal bagus untuk ISC lewat dua turnamen besar terakhir.

Selain itu, Arema dinilai memiliki skuat paling dalam di antara kontestan ISC A lainnya, hal tersebut bisa dilihat saat mereka berlaga di Piala Bhayangkara. Tampak beberapa kali eks pelatih tim nasional Serbia itu menurunkan sejumlah pemain berbeda namun menempati posisi yang sama, contohnya Junda Irawan dan Ryuji Utomo, Raphael Maitimo dan Juan Revi, dan masih banyak lagi.

Kemenangan di dua turnamen berturut-turut secara otomatis memasukkan nama Singo Edan ke bursa juara TSC. Belum lagi tambahan amunisi pemain yang merupakan top skorer divisi dua liga Australia, Gustavo Giron, yang bisa saja menjadi senjata mematikan bagi skuat Singo Edan.

Pages