50 Derby Terbesar di Dunia versi FourFourTwo: 20-11

Derby London, De Klassieker, dan Derby della Madonnina sama-sama hadir di daftar rivalitas klub terbesar...

Oleh: Gary Parkinson dan Chris Flanagan.

20. Arsenal vs Tottenham

Dibandingkan dengan beberapa derby, yang satu ini tidak benar-benar berarti. Derby ini jarang menentukan gelar juara: Spurs keluar dan masuk empat besar, sementara Arsenal selalu finis di posisi tiga atau empat. Jarak keduanya bahkan tak terlalu dekat: empat mil yang membentang antara keduanya membuat Emirates lebih dekat dengan Waterloo ketimbang White Hart Lane Dan kesuksesan Chelsea di level domestik dan kontinental membuat keduanya tidak bisa dengan percaya diri mengklaim bahwa mereka adalah klub terbaik di ibukota.

Namun, jelas bahwa derby ini sangat berarti. Ini adalah derby London dengan profil tertinggi, antara dua tim dengan jutaan fans di seluruh dunia. Kedua tim pertama kali bertemu pada 1887 ketika Arsenal masih berbasis di Kent, tetapi rivalitas keduanya meningkat beberapa derajat ketika Henry Norris memindahkan klubnya dari Woolwich ke Holloway, dan semakin tajam di 1919 ketika pengaruh politik Norris membuat Arsenal memenangkan promosi yang kontroversial yang masih dibahas oleh para penggemar garis keras White Hart Lane. Menjelang satu abad kontroversi itu, yang membuat Tottenham terdegradasi meski terjadi ekspansi divisi teratas ketika itu, hanya akan membuat bara api kembali menyala di diri generasi baru penggemar mereka.  

Derby ini segera berubah kotor: pertandingan di tahun 1922 begitu keras sehingga FA mengancam kedua klub bermain tanpa pendukung. Kekerasan antara kedua tim berukran antara 1928 dan 1950 dengan kedua klub terpisah divisi yang berbeda, tetapi sejak itu mereka hanya pernah terpisah selama satu musim dan familiaritas membuat kebencian tumbuh kembali, terutama dengan pertaruhan Premier League yang berkembang begitu besar – dan, bisa dikatakan, basis dukungan kedua tim bukan lagi berdasarkan paroki dan lebih karena geografis. Seperti yang fan Spurs, Jim O’Neill, sebutkan, “Ketika Pat Jennings meninggalkan Spurs untuk Arsenal, ia mendapatkan tepukan ketika ia kembali ke Lane, tetapi Sol Campbell membutuhkan perlindungan penjaga bersenjata.” GP

100 Stadion Terbaik FFTEmirates

19. Olympiakos vs Panathinaikos

Dua setengah milenia yang lalu, kota Athena dan Piraeus dihubungkan dengan tembok besar sepanjang delapan mil. Sekarang tim-tim mereka bersatu dalam kebencian yang dalam lewat pertandingan yang dikenal dengan Derby Musuh Abadi (derby of the Eternal Enemies) atau Ibu Semua Pertempuran (Mother of All Battles). Salah satu klub tertua di Yunani, Panathinaikos awalnya mewakili masyarakat kelas atas Athena; Olympiakos, sebaliknya, mengumpulkan fans mereka dari kota pelabuhan pekerja, Piraeus.

Keduanya adalah tim terdominan Yunani, memenangkan 63 dari 80 gelar juara liga; tidak ada juara selain kedua tim ini sejak 1994. Olympiakos lebih unggul dengan 43 gelar juara berbanding 20, termasuk 16 dari 18 yang terakhir. Ketidakberimbangan ini tidak memberikan efek yang lebih baik pada derby, yang kini tanpa fans tandang tetapi cukup banyak polisi huru-hara, kembang api, dan, cukup sering, gas air mata. Pada 2015, seorang pemain Olympiakos membutuhkan perawatan setelah terkena lemparan flare; pada 2012, pertandingan harus diabaikan setelah fans Panathinaikos membakar kursi dan papan skor (di stadion mereka sendiri); dan pada 2007, seorang fan ditusuk hingga tewas sebelum kedua tim bertemu – di pertandingan bola voli wanita. GP

Pages