50 Derby Terbesar di Dunia versi FourFourTwo: 40-31

Hitung mundur daftar rivalitas terbesar di dunia sepakbola versi FFT berlanjut dengan derby yang banyak melibatkan tawuran dan ada juga Eternal Derby alias Derby Abadi...

Oleh: Gary Parkinson dan Chris Flanagan

#FFTderbies 50 Derby Terbesar di Dunia: Lihat semua daftarnya di sini

40. America vs Deportivo Cali

Jika anda ingin memenangi final Copa Libertadores, jangan datang dari kota di barat daya Kolombia bernama Cali. Deportivo kalah di dua final mereka, dan tetangga mereka, America, kalah di empat final yang mereka jalani – tiga di antaranya secara berurutan dari 1985 hingga 1987, yang terakhir terjadi dalam 10 detik akhir pertandingan. Ouch. Kedua tim ini tampil lebih baik di level domestik- Deportivo memiliki 9 gelar, dan America punya total 13 gelar, menjadikan mereka berada di posisi ketiga dalam klasemen sepanjang masa Kolombia di bawah Atletico Nacional dan Millonarios. Dan begitu America secara resmi didirikan tahun 1927, tidak butuh waktu lama untuk pertemuan kedua tim ini memanas.

Pertemuan perdana mereka terjadi di tahun 1931, di final piala. Deportivo akhirnya menang 1-0 setelah America harus rela dua gol mereka dianulir. Los Diablos Rojo (anda pasti bisa meneba apa artinya) protes keras terhadap hasil tersebut, menyerang balik dengan... brosur berisi kemarahan, yang disebarkan di sekitar daerah ini. Dan entah bagaimana, aksi ini berhasil membuat para petinggi sepakbola Cali marah dan memberikan mereka disanksi selama satu tahun absen dari kompetisi lokal. Untuk mengatasi masalah ini, America pergi menjalani tur, dan menjadi klub Kolombia perdana yang melakukannya. Hal ini kemudian menjadi tradisi yang terus bertahan. Di bulan Januari 2016, kedua klub ini memainkan pertandingan persahabatan pra-musim di Miami dan hanya membutuhkan waktu 17 menit saja untuk menghasilkan sebuah kartu merah langsung. CF

39. Hamburg vs St. Pauli

Rivalitas ini termasuk yang cukup aneh. Atau lebih tepatnya, St. Pauli adalah klub yang aneh, membuat Hamburger SV menjadi yang normal jika dibandingkan dengan keabsurdan mereka. Apapun itu, duel ini dinilai oleh pihak kepolisian Jerman sebagai salah satu derby yang paling berbahaya di sepakbola Jerman. HSV tidak diragukan lagi adalah klub yang lebih besar – enam gelar domestik, lima final di kejuaraan Eropa, dan sejauh ini memiliki rekor yang lebih baik di derby ini – sementara St. Pauli menjadi klub favorit asli para hipster sepakbola, mengandalkan musik rock dan juga red-light district sambil menguatkan holiganisme nasionalis yang mewarnai tim-tim Jerman lainnya di tahun 1980an.

Walaupun kedua tim tidak selalu berada dalam level permainan yang sama, kemenangan St. Pauli di Kejuaraan Hamburg pada tahun 1947 memicu permusuhan yang terus ada hingga sekarang. Di tahun 2011, HSV merombak lapangannya hanya empat hari saja sebelum derby, yang akhirnya harus ditunda karena hujan: dan perkelahian antara para fans pun tidak bisa dihindari. Pada pertandingan tunda, yang akhirnya menjadi kemenangan derby perdana St. Pauli setelah 34 tahun, polisi anti huru hara ikut terlibat dan menyemprotkan merica ke bagian pendukung tandang. Hanya salah satu malam yang tenang di Hamburg… GP

100 Stadion Terbaik FFT: Volksparkstadion • Millerntor

Pages