6 Perubahan yang Harus Dilakukan Wenger di Arsenal (Jika Ia Bertahan)

Dengan Liga Champions dipastikan aman untuk setidaknya satu musim lagi, sepertinya tidak ada alasan untuk para petinggi Arsenal untuk meminta Arsene Wenger pergi – tapi beberapa hal harus diubah, seperti ditulis Max McLean...

Sementara musim panas ini di kota Manchester akan diwarnai dengan penggantian manajer – Pep Guardiola sudah sejak lama dipastikan akan menangani Manchester City, dan Jose Mourinho semakin mendekat dengan United – klub-klub London Utara sepertinya lebih memilih untuk bertahan dengan yang mereka miliki dibandingkan menggantinya. Bisa dimengerti jika Tottenham sangat gembira dengan Mauricio Porchettino, sementara pembicaraan mengenai posisi Arsene Wenger di Arsenal sudah nyaris menghilang setelah keberhasilan melewati sang rival terdekat dan finis di dua besar untuk pertama kalinya semenjak 2005.

The Gunners tidak mau mendengarkan tuntutan ini: Wenger ingin menghormati kontrakya, dan dengan tempat di Liga Champions sudah aman untuk musim depan, para petinggi tidak punya cukup banyak alasan untuk memintanya pergi. Tapi jika orang Perancis ini benar-benar bertahan, ada beberapa hal yang harus bisa ia ubah di klub in.

Mengembalikan proyek pengembangan pemain-pemain asli Britania Raya

Pernah ada pembicaraan bahwa Arsene Wenger mulai mengisi timnya dengan bakat-bakat asli Britania Raya sebagai respon pada pemain asing yang secara konsisten meninggalkannya ketika tim sudah mulai terbentuk. Emmanuel Adebayor, Kolo Toure, Gael Clichy, dan Samir Nasri pindah ke Manchester City yang kaya raya, sementara Cesc Fabregas tergoda untuk menyeberang ke Barcelona. Wenger kabarnya percaya pemain-pemain Britania Raya tidak memiliki keinginan yang besar untuk pergi, dan meski hal ini hingga sekarang terbukti benar, bisa dikatakan juga bahwa tidak ada satupun yang berkembang dengan baik. 

Kolo Toure, Samir Nasir, Emmanuel Adebayor, dan Gael Clichy

Kolo Toure, Samir Nasir, Emmanuel Adebayor, dan Gael Clichy pindah dari London ke Manchester

Carl Jenkinson, Calum Chambers, dan Kieran Gibbs kesulitan untuk memberikan pengaruh di tim utama dalam dua tahun terakhir. Jack Wilshere, Alex-Oxlade Chamberlain, dan Danny Welbeck terus menerus diganggu dengan cedera. Sementara itu, Theo Walcott dan Aaron Ramsey sudah menunjukkan tanda-tanda penampilan brilian, tapi belakangan mulai menghilang juga. Keputusan Wenger untuk kembali ke akar Britania sudah benar, namun pilihan pemainnya sejauh ini tidak memuaskan dan membuat rencanya terlihat berantakan.

Selesaikan berbagai masalah cedera

Melihat masalah ini terjadi secara rutin dan dalam jumlah yang mengkhawatirkan, adalah mengejutkan jika para target transfer tidak ragu untuk bergabung

Ini bukan sesuatu yang dilebih-lebihkan: banyak karir pemain yang rusak di Arsenal. Danny Welbeck adalah nama terakhir yang harus absen dalam sebagian besar musim, menyusul tren yang kuat yang dialami beberapa pemain seperti Abou Diaby, Jack Wilshere, Tomas Rosicky, dan Alex Oxlade-Chamberlain. Beberapa dari masalah ini mungkin hanya karena ketidakberuntungan, tapi melihatnya terjadi secara rutin dan dalam jumlah yang mengkhawatirkan, adalah sesuatu yang mengejutkan jika para pemain yang menjadi target transfer tidak ragu untuk bergabung. 

Theo Walcott mendapatkan perawatan setelah ia terjatuh

Pemandangan yang umum bagi fans Arsenal - dan merupakan tema seluruh skuat

Hasilnya adalah sebuah skuat yang tidak bisa tampil dengan tenang dan sekelompok pemain yang terus berusaha memanaskan mesin mereka hanya untuk kembali mengalami masalah ketika mereka terlihat sedang akan pulih dari cedera yang mengganggu mereka. Sedikit kredit untuk Arsenal, mereka memang sudah memperkerjakan Shad Forsythe sebagai kepala divisi Athletic Performance Enhancement untuk meminimalisasi resiko pemain cedera, tapi untuk sekarang, ini tetap masalah besar.