7 Hal yang Kita Pelajari dari Sepakbola Indonesia Akhir Pekan Kemarin (16-20 Juni 2016)

Apa saja yang terjadi di sepakbola Indonesia akhir pekan kemarin - dan apa saja yang bisa kita pelajari? Yudha Prastianto memilih tujuh di antaranya...

Masih percaya pelatih asing, Persib?

Sejak dulu, Persib memang terkenal sebagai klub besar yang tak pernah cocok jika ditangani pelatih asal negera lain. Nama-nama pelatih asing yang sempat menghiasi kursi kepelatihan klub asal Bandung tersebut diketahui sudah mencapai 8 orang, mereka adalah Marek Janota (era Perserikatan), Marek Andrzej Sledzianowski (2003), Juan Antonio Paez (2003-2004), Arcan Iurie Anatolievici (2007), Daniel Jarko Janackovic (2010), Jovo Cuckovic (2010), Drago Mamic (2012) dan yang terakhir Dejan Antonic (2016).

BERITA TERKAIT Umuh Muchtar: Pelatih Asing Tak Cocok Di Persib Bandung

Sayangnya dari delapan nama itu tidak satupun yang mampu memberikan gelar bagi Maung Bandung. Prestasi lumayan ditorehkan Arcan Iurie. Akan tetapi, meski sempat menjadi pemuncak klasemen di paruh musim Liga Indonesia 2007, ia harus menelan pil pahit kala di putaran kedua timnya justru memperlihatkan performa yang mengecewakan dan turun ke peringkat 5 klasemen akhir.

Pelatih-pelatih asing Persib

Dari kiri ke kanan: Dejan Antonic,Jovo Cuckovic, Juan Antonio Paez, dan Arcan Iurie

Di sisi lain, tangan dingin pelatih lokal sudah memberikan bukti sahih bagi perjalanan Persib di kompetisi nasional. Yang paling menonjol adalah Djadjang Nurdjaman, pelatih kelahiran Majalengka ini memang sukses mengakhiri puasa gelar Pangeran Biru yang telah bertahan selama 19 tahun. Selain itu racikan pria berkumis ini juga patut diacungi jempol sehingga dalam dua tahun terakhir Persib mampu menjadi kekuatan sepakbola Indonesia.

Dan kini, caretaker Herrie Setyawan sedang mencoba meniti jalan yang sama seperti Djanur – sapaan Djadjang Nurdjaman. Di laga perdananya, ia langsung mempersembahkan kemenangan atas tim kuat Mitra Kukar dengan skor 2-1.

BACA JUGA Tak Mudah Membesut Persib Bandung Terutama Bagi Pelatih Asing

Penampilan memukau Persela harus dipertahankan

Kendati menelan kekalahan di laga perdana membesut Persela, namun Sutan Harhara sukses memberikan kemenangan pertama di laga keduanya bersama Laskar Joko Tingkir. Dalam laga keduanya, Persela asuhannya berhasil menekuk Perseru Serui dengan skor 2-0.

Performa meyakinkan ditampilkan oleh Herman Dzumafo dkk di sepanjang laga dan performa tim seperti inilah yang hilang saat Persela dikomandoi oleh Stefan Hansson. Permainan cepat, inisiatif menyerang all-out serta sistem pertahanan sejajar yang sukses menghentikan alur serangan para pemain Kuda Oranye sukses ditampilkan.

Fans Persela

Dan Persela pun langsung menjawabnya... (Foto: GTS)

Penampilan menawan yang dipertontonkan anak-anak Persela kemarin harus dilanjutkan. Dua atau tiga laga selanjutnya menjadi kunci bagi Sutan untuk membuktikan konsistensi dan nilainya sebagai salah satu pelatih berpengalaman di Indonesia.

Pages