9 Formasi yang Digunakan Pep Guardiola Selama di Bayern Munich

Pelatih Spanyol ini mendominasi Jerman dengan menggunakan formasi berbeda setiap pekannya. Hampir selalu begitu...

Dominasi di kancah domestik tetapi gagal di semifinal Liga Champions selama dua musim beruntun. Dengan Pep Guardiola kini menjalani musim ketiga dan terakhirnya bersama tim super Bavaria tersebut, ia bisa melihat kembali dengan bangga bagaimana ia telah mencoba hampir setiap formasi berbeda selama kariernya di Bayern.

Begitu eratnya genggaman klub ini atas trofi juara liga Jerman sehingga berbagai perubahan taktik ini sepertinya tak mempengaruhi mereka.

Malahan mereka terlihat seperti melakukan eksperimen panjang yang dibantu dengan 'pencurian' talenta-talenta hebat dari klub-klub rival. Pastinya salah satu dari formasi di bawah ini akan bisa membantu Pep menjuarai kompetisi elit Eropa tersebut musim ini. Kami menggunakan Stats Zone untuk melihat kembali berbagai formasi yang telah ia gunakan selama dua tahun terakhir...

1. 4-3-3

Philipp Lahm sebagai bek kanan dengan Mario Götze dan Douglas Costa menyerang dari sayap. Runner-up musim lalu, Wolfsburg, dihancurkan pada September.

2. 4-2-3-1

Menang 3-0 di tandang atas Mainz dengan Kingsley Coman dan Costa memberikan kecepatan dan permainan melebar.

3. 4-2-2-2

Pada awal musim lalu, Pep membukanya  dengan 4-4-2 yang mengakomodasi dua gelandang bertahan, Sebastian Rode dan Xabi Alonso (yang kemudian akan mengisi posisi Xherdan Shaqiri dan sebaliknya).

4. 4-1-4-1

Kalah dari Arsenal pada paruh pertama musim ini terjadi karena formasi ini, di mana Thomas Müller dan Costa agak mundur.

5. 4-1-2-1-2

Formasi berlian digunakan di lini tengah beberapa kali pada awal musim lalu, termasuk saat melawan Borussia Monchengladbach di mana Lahm dan David Alaba bermain di tengah.

...atau 4-1-3-2 yang rapat

Dengan Lahm cedera, Götze dan Franck Ribery bermain melebar dengan alternatif Arjen Robben dalam line-up yang sangat menyerang.

6. 3-5-2

Lima pemain dalam posisi sejajar di lini tengah saat kemenangan di Cologne musim lalu.

7. 3-4-3

Sistem tiga bek saat mengalahkan Hannover di kandang sendiri, dengan Rafinha dan Juan Bernat menjadi bek sayap.

8. 3-4-1-2

Sistem tiga bek seperti digunakan musim lalu tetapi dengan Götze bermain lebih maju di belakang Lewandowski dan Müller.

9. 3-1-2-1-3

Lahm kembali ke lini tengah dengan Thiago; Costa dan Götze menyerang dari sayap dan hanya ada tiga bek di belakang.

Lebih banyak fitur setiap harinya di FFT.com