Andik: Saya Ingin Mengikuti Bambang Dan Elie

Pemain sayap Selangor Andik Vermansah berbagi dengan FFT tentang cita-citanya, dan banyak lagi, dalam sebuah wawancara eksklusif...

Pada 21 Februari 2015, Liga Super Malaysia baru berusia tiga pekan, tapi penggemar sepakbola Malaysia sudah disajikan dengan satu pertandingan besar di antara dua tim teratas musim lalu saat Selangor menjamu juara bertahan liga, Johor Darul Ta'zim (JDT), ke Stadion Shah Alam. Meskipun bermain di kandang mereka, Selangor tidak seperti tim tuan rumah karena pendukung tim tamu yang sedang meluap-luap dengan lantang menyanyikan 'Luaskan Kuasamu Johor'.
 
Namun, hanya 32 detik setelah kick off, pendukung JDT bungkam sementara sorakan kegembiraan pendukung tim tuan rumah bergema ketika pemain cerdik mereka, Andik Vermansah, membuka gol. Satu lemparan ke dalam sampai di kakinya sebelum sampai di pemain pintar Indonesia itu, meskipun terkepung oleh pemain berseragam Harimau Selatan, dengan terampil dia membuka ruang dan melepaskan satu tendangan melengkung yang menggetarkan jala JDT. Gol yang 'cantik' menjadi kata yang tepat untuk menggambarkannya. Bahkan, berkat gol-nya ia masuk buku rekor sebagai salah satu pencetak gol tercepat dalam sejarah Liga Super - mantan penyerang Selangor, Safee Sali, masih memegang rekor tercepat setelah mencetak gol dalam waktu 11 detik ketika melawan PDRM pada 2009.
 
BACA JUGA: Pemain-pemain Indonesia yang sukses berkarir di Malaysia selain Andik
 
Pada malam itu, pertandingan berakhir 1-1, memperpanjang catatan tanpa kemenangan tim Raksasa Merah di tiga pertandingan liga secara berturut-turut. Namun, kepercayaan diri di dalam ruang ganti mulai meningkat dan itulah yang sebenarnya terjadi. Dalam pertandingan mereka berikutnya, Selangor mengalahkan PDRM 4-1 sebelum membukukan rentetan kemenangan untuk melonjak ke puncak klasemen liga. Dan apa yang dibutuhkan mereka adalah tembakan secepat kilat milik Andik.
 

Lari Andik, lari!
Lari Andik, lari!

Pages