Apakah Gol Benteke Seharusnya Dianulir Wasit?

Terjadi banyak perdebatan tentang peraturtan offside dari pertandingan Liverpool vs AFC Bournemouth semalam, FourFourTwo Indonesia mencoba memberikan jawaban dari semua pertanyaan banyak pihak...

Kemenangan tipis Liverpool atas Bournemouth pada Selasa dini hari (18/8/2015) waktu Indonesia bagian barat meninggalkan perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola. Gol tunggal Christian Benteke dianggap kontroversial karena semestinya dianulir akibat Philippe Coutinho berada dalam posisi offside menurut peraturan offside yang baru di Premier League.

Peraturan offside yang baru di liga tertinggi di tanah Inggris ini memang masih dianggap membingungkan karena baru dilaksanakan mulai musim ini, dan disosialisasikan pada musim panas ini. Wasit Craig Pawson dan asisten hakim garis yang memimpin pertandingan di Anfield dini hari tadi dianggap masih belum terbiasa dengan peraturan offside yang baru. Sebetulnya, apa perbedaan peraturan offside yang baru dan yang lama?

Sejatinya, perubahan yang terjadi pada peraturan offside di Premier League ini hanya sedikit. Lebih tepatnya, hanya satu poin: yaitu mengenai apakah pemain yang berada dalam posisi offside dan bergerak aktif dalam permainan namun tidak menyentuh bola bisa dikatakan offside. Sebelumnya, pemain yang bergerak aktif di posisi offside tidak akan dinyatakan offside jika ia tidak atau gagal menyentuh bola. Tetapi lewat peraturan baru, pemain yang melakukan aksi tersebut akan dianggap offside dan gol yang terjadi dalam kondisi tersebut harus dianulir.

“Sebelumnya, ketika seseorang tidak menyentuh bola tetapi dengan jelas memberikan efek pada pemain lainnya, Anda tidak bisa mengangkat bendera (dan menyatakan offside,” kata Mike Riley, manajer umum Professional Game Match Officials Limited.

“Peraturan yang baru menyebutkan jika seorang pemain dengan jelas berusaha untuk menyentuh bola, yang mana dekat dengan dirinya dan memberikan efek pada pemain lawan, atau jika ia membuat pergerakan yang jelas memberikan efek pada pemain lawan, sekarang bisa dianggap sebagai offside.”

Menurut Law 11 dari FIFA Laws of the Game 2015/16 yang tercantum di situs resmi FA, disebutkan bahwa seorang pemain yang berada dalam posisi offside hanya disanksi (dianggap offside) jika, pada saat bola disentuh atau dimainkan oleh salah satu pemain di timnya, ia, menurut wasit, terlibat secara aktif dalam permainan dengan mengintervensi permainan, atau mengintervensi pemain lawan, atau memanfaatkan keuntungan posisinya. Anda bisa membacanya secara lebih lengkap di sini.

Apakah gol Benteke seharusnya dianulir?

Ya. Jika melihat tayangan ulang, Benteke memang tidak dalam posisi offside. Tetapi sebelum Benteke menyentuh bola, Coutinho, yang jelas-jelas berada dalam posisi offside, terlebih dahulu berusaha untuk membelokkan bola ke gawang, meski pada akhirnya ia gagal melakukannya. Walaupun akhirnya Coutinho tidak menyentuh bola, ia seharusnya dianggap aktif dalam permainan dan, menurut peraturan yang baru, dihukum offside oleh hakim garis dan wasit.

Tetapi sepertinya wasit dan hakim garis dalam pertandingan ini masih belum terbiasa dengan peraturan baru tersebut, sehingga memutuskan bahwa gol Benteke sah.

Puk-puk Bournemouth... Better luck next time..

(Sumber foto utama: Thisisanfield.com)