Bagaimana Efek Dari Penambahan Peserta Piala Dunia Bagi Timnas di Asia Tenggara?

Laporan-laporan media pekan ini menyebutkan bahwa FIFA mulai mempertimbangkan kemungkinan untuk meningkatkan jumlah tim peserta di putaran final Piala Dunia. John Duerden membicarakan apa artinya keputusan tersebut bagi negara-negara Asia Tenggara...

Dengan FIFA membuat tajuk utama yang salah lagi pekan ini, entah apakah ini waktu yang terbaik atau terbutuk untuk memberikan sesuatu pada media-media internasional untuk memberitakan dan memperdebatkan: terkait wacara menambah jumlah peserta Piala Dunia dari 32 tim menjadi 40 tim.

Keputusan ini terlihat tidak terelakkan lagi dengan semakin bertambahnya penangkapan dan tuduhan yang dilemparkan kepada organisasi sepakbola dunia ini. Sebagian besar negara tentu tidak akan menolak peluang yang lebih besar untuk lolos ke turnamen olahraga terbesar di planet ini dan semua efek yang diberikannya.

Ekspansi jumlah peserta selalu menimbulkan perdebatan opini dan hal ini juga terjadi ketika jumlah tim ditambah dari 16 ke 24 peserta menjelang Piala Dunia 1982.

Keputusan itu disebut oleh The Observer sebagai “kebodohan yang sangat besar”. Hal itu terulang lagi ketika 24 berubah menjadi 32 dan akan terjadi lagi ketika jumlah 40 tim sudah dipastikan.

Tiba-tiba, mimpi itu berubah dari sangat sulit digapai menjadi bisa dilakukan

Jika dan kemudian ketika itu terjadi, sepertinya Eropa dan Amerika Selatan tidak akan mendapatkan tambahan, tetapi Asia lebih berpeluang untuk mendapatkan keuntungan. Alokasi empat setengah tempat (setengah tempat artinya harus mengikuti babak playoff) bisa bertambah menjadi enam tempat, atau malah lebih.

Mengingat bencana tanpa kemenangan di Brasil 2014 yang dialami para wakil benua ini, mungkin hal itu tidak akan disambut baik oleh benua lainnya di dunia sepakbola. Tetapi Anda bisa memastikan bahwa akan hanya sedikit anggota FIFA dari Asia yang akan mengangkat tangan mereka ketika voting untuk menolak keputusan tersebut terjadi.

Apakah FIFA sedang mencari perhatian dari permasalahan yang ada di dalam tubuh mereka?