Bagaimana Kami Menentukan 50 Manajer Sepakbola Terbaik Dunia 2016

Bagaimana kami menentukan siapa-siapa saja yang masuk dalam daftar 50 manajer sepakbola terbaik kami? Ini penjelasannya... 

Menjadi seorang manajer sepakbola seringkali merupakan sebuah pengalaman yang buruk. Jam kerjanya buruk, kehidupan keluarga sering terabaikan, semua orang berpikir mereka bisa bekerja lebih baik daripada Anda, dan pergantian status dari pahlawan menjadi pecundang bisa terjadi hanya dalam lima menit.

Namun para manajer seharusnya tidak hanya dinilai berdasarkan jumlah trofi yang mereka dapatkan. Beberapa manajer, meski brilian dan memang pantas mendapatkan yang mereka dapatkan, mendapatkan keuntungan berada di klub-klub besar yang mempunyai kekuatan untuk merebut gelar juara. Itulah kenapa Anda tidak akan menemukan Zinedine Zidane di dalam daftar kami tahun ini, meski ia memenangkan Liga Champions bersama Real Madrid dalam setengah musim perdananya sebagai manajer di Bernabeu. Apakah pencapaiannya itu membuatnya pantas mendapatkan tempat di depan pelatih berpengalaman yang membawa timnya terus menanjak ke atas dari divisi-divisi bawah? Tidak bagi kami – setidaknya belum saat ini. 

Seperti yang dikatakan Pierre van Hoijdonk pada FourFourTwo baru-baru ini, "Jika Anda mengganti semua manajer di liga dengan kucing, akan tetap ada tim yang juara. Apakah itu artinya kucing yang juara adalah manajer yang fantastis dan mereka yang terdegradasi adalah manajer-manajer buruk?"

Silakan dipikirkan baik-baik... tetapi memang ada yang masuk akal dari perkataannya tersebut.

Mengontrol semua faktor

Menjadi manajer tidak hanya soal memilih tim setiap minggunya. Di lingkungan sepakbola yang semakin menuntut banyak dengan tekanan finansial, politik, dan masalah luar lapangan, perlu manajer dengan karakter tertentu untuk tidak hanya bertahan di pekerjaan ini, tetapi juga berkembang. Fans, para ketua klub, dan media sangat gemar menghakimi manajer meski, pada kenyataannya, mereka hanya melihat sebagian kecil dari pekerjaan ini.

Dan tidak ada ilmu pasti dalam pekerjaan ini – tidak ada formula pasti mengenai bagaimana melakukan segalanya dengan benar, dan ada begitu banyak faktor yang bisa di luar kontrol seorang manajer.

Dengan mempertimbangkan hal-hal di atas, kami bertanya kepada para ahli di seluruh dunia untuk mendengar opini mereka – dan inilah 50 nama yang telah kami pilih. Tentu saja, hasil kerja mereka di tahun 2016 sangat mempengaruhi, tetapi pencapaian signifikan mereka baru-baru ini dan kualitas secara keseluruhan para manajer ini juga menjadi penilaian kami. Toh, pada akhirnya, memilih seorang manajer hanya karena hasil kerja mereka selama setahun terakhir juga tidak terlalu adil, bukan?

Kami berharap Anda menikmati daftar ini. Suarakan pendapat Anda di @FourFourTwoID dan di halaman Facebook kami.    

50 Manajer Sepakbola Terbaik di Dunia 2016 versi FourFourTwo