Bagaimana Liverpool Besutan Klopp Mengalahkan Chelsea-nya Mourinho

Mimpi indah berganti menjadi mimpi buruk bagi Chelsea saat melawan Liverpool...

Kemenangan Liverpool atas Chelsea di Stamford Bridge mungkin lebih dari sekedar tiga poin dan kekalahan. Dalam kemenangan perdana Jurgen Klopp di Premier League, tim tamu menunjukkan determinasi yang menolong mereka menjadi lebih baik. Tak hanya itu, penampilan buruk Chelsea yang terus menerus menjadi sebuah masalah besar bagi Jose Mourinho.
 
Laga awalnya berjalan dengan baik bagi Chelsea saat mereka unggul di menit keempat. Ramires merayakan kontrak barunya yang berdurasi empat tahun dengan melewati Alberto Moreno untuk bisa mencetak gol dari sebuah umpan dari sisi kiri, dan dengan Liverpoool bermain tanpa striker, skuat Jose Mourinho sepertinya akan meraih kemenangan.
 
Namun anehnya gol itu justru seperti memberikan tekanan pada Chelsea. Mourinho tidak pernah ragu untuk meraih kemenangan di laga besar dengan penguasaan bola yang minim, namun dengan Liverpool kian mendominasi setelah gol tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan diri mereka tumbuh.
 
Bermain sebagai false nine, Roberto Firmino ditarik ke dalam agar bisa terhubung dengan Philippe Coutinho dan Adam Lallana, membuat John Terry dan Gary Cahill merasakan dilema apakah mereka harus mengawal atau tidak mengawal lawan mereka.
 
Banyaknya gelandang yang diturunkan Klopp berhasil untuk Liverpool. Pada babak pertama The Reds menguasai bola 65 persen dan menyelesaikan 282 umpan berbanding 139 umpan milik The Blues, dan seperti tim asuhan Klopp pada umumnya, umpan-umpan itu bukannya tidak berarti, tim tamu melepaskan tujuh tembakan (empat di antaranya ke arah gawang) sementara lawan mereka tidak sekalipun membukukan tembakan sejak mencetak gol.

Coutinho akhirnya mencetak gol di penghujung babak pertama. Chelsea merasa dirugikan karena gol itu datang setelah dua menit waktu tambahan, tapi mereka lupa bahwa itu merupakan batas waktu tambahan minimal.
 
Gol yang indah dari Coutinho. Bertukar umpan dengan rapih bersama rekan senegaranya, Firmino, pemain asal Brasil ini seharusnya bisa melepaskan tembakan dari jarak 25 yard, namun memilih untuk merangsek ke ruang kosong untuk melakukan penyelesaian dari jarak 18 yard.

Coutinho merayakan gol penyama kedudukan timnya

Coutinho merayakan gol penyama kedudukan timnya

Mourinho langsung menghilang dari pinggir lapangan, tapi jika dia memiliki pesan motivasi untuk para pemainnya, mereka tidak menunjukkannya. Tampil mengecewakan sekali lagi, Eden Hazard ditarik keluar sebelum laga berjalan genap satu dan playmaker lawan, Coutinho, melesakkan gol setelah tembakannya membentur tubuh Terry dan melewati Asmir Begovic di menit 76.

Klopp menguji Chelsea dengan menarik pemain sayap James Milner dan menggantikannya dengan Christian Benteke, dan pemain Belgia itu, setelah memberikan umpan untuk gol kedua Coutinho, mencetak gol di menit 83 setelah memanfaatkan umpan cerdas Adam Lallana.
 
Suporter Chelsea merasa beberapa keputusan wasit merugikan tim mereka, tapi kubu netral akan menilai Liverpool layak menang dan yang mengkhawatirkan bagi Mourinho adalah kemenangan 3-1 itu memang milik The Reds. Mereka melepaskan tembakan dua kali lebih banyak dan Simon Mignolet hanya berhadapan dengan dua tembakan akurat di laga ini - dan meski tim tuan rumah mengurangi selisih penguasaan bola di babak kedua, tim tamu masih memiliki 58 persen penguasaan bola dan menyelesaikan 470 umpan dibandingkan Chelsea 333 umpan.

Mourinho tujuh kali berkata, "Saya tak bisa mengatakan apapun", dalam wawancara usai laga. Pria Portugal itu mungkin tengah mencoba untuk mengendalikan dirinya dari konferensi pers yang emosional, namun tindakan dan kata-katanya mencerminkan semangatnya yang hancur, sementara itu ia juga mengadakan rapat dengan staf kepelatihannya di tengah lapangan saat stadion mulai kosong dan suporter Liverpool bernyanyi, "You're not special anymore". Bangkit dari situasi buruk ini mungkin akan jadi pencapaian tertinggi Mourinho dalam karirnya, jika dia memang masih diberi kesempatan.

Fakta Pertandingan

  • Jose Mourinho sudah menelan enam kekalahan musim ini - dia tak pernah kalah lebih dari enam kali di Premier League selama membesut Chelsea (The Blues kalah enam kali di musim 2013/14).
  • Philippe Coutinho mengahiri 710 menit tanpa gol di Premier League dengan mencetak gol melawan Chelsea.
  • Ini merupakan pertama kalinya Coutinho mencetak dua gol untuk Liverpool.
  • Ini adalah pertama kalinya dalam laga Premier League para pemain Brasil mencetak gol bagi dua tim sejak Middlesbrough menghajar Manchester City 8-1.
  • Liverpool kini dua kali menang beruntun dalam momen Halloween setelah selalu kalah di empat laga sebelumnya.
  • James Milner (29 tahun 9 bulan 27 hari) mencetak penampilan ke-400-nya di Premier League, menjadi pemain ketiga termuda yang mencetak catatan itu setelah Wayne Rooney (29 tahun 4 bulan 26 hari) dan Gareth Barry (29 tahun 5 bulan dan 22 hari).
  • Chelsea menelan kekalahan pertama kalinya dari Liverpool dari tujuh pertemuan terakhir mereka (Menang 3x, Imbang 3x).
  • Ini adalah pertama kalinya Liverpool menyarangkan lebih dari dua gol di Stamford Bridge dalam pertandingan liga sejak Desember 1989.

• Chelsea 1-3 Liverpool statistik lengkap hanya di Stats Zone • Dapatkan aplikasinya di iOS dan Android