Bagaimana Pesepakbola Profesional di Inggris Menjalani Puasa Ramadhan

Nathan Ellington, penyerang Crewe Alexandra dan seorang Muslim yang taat, mengatakan kepada FFT tentang bagaimana cara dirinya mengatur latihannya selama bulan Ramadan – dan bagaimana cara dia memilih makanan yang dapat membantu permainannya

Sebagai bagian dari keyakinan Anda, Anda menjalani Ramadan, yaitu berpuasa selama satu bulan penuh. Apa yang Anda lakukan?
Saya harus menjauhi makanan dan minuman dari sebelum matahari terbit sampai matahari terbenam.

Seberapa sulit hal ini bagi Anda sebagai seorang pemain sepakbola profesional?
Sejujurnya, tidak begitu sulit. Ada banyak kesalahpahaman di luar sana. Orang-orang berpikir orang muslim berpuasa untuk menyiksa diri mereka – untuk menunjukkan pengabdian pada agama kami – tapi itu tidak benar. Kami melakukannya untuk meninggalkan kebiasaan buruk kami dan agar dapat menjadi Muslim yang lebih baik.

Bagaimana reaksi dari rekan-rekan Anda?
Mereka berpikir bahwa puasa merupakan hal paling sulit untuk dilakukan oleh seseorang – mereka selalu bertanya kepada saya, bagaimana saya melakukannya – tapi bagi saya itu bukan masalah besar. Di mana pun saya bermain, saya selalu mendapatkan pertanyaan seperti itu, tetapi saya senang untuk menjawabnya.

Bagaimana cara Anda dalam mengatasi tuntutan fisik dalam sebuah pertandingan dengan perut kosong?

Caranya adalah melakukan persiapan yang benar. Muslim hanya berpuasa pada waktu siang sehingga saya harus makan makanan yang tepat sebelum salat Subuh. Hal itu disebut sahur (waktu makan pagi yang lebih awal). Saya melakukannya secara rutin dan saya pastikan tidak pernah melewatkannya.

Apa yang Anda makan saat tidak berpuasa?
Di pagi hari saya makan dua roti panggang dan minum kopi tanpa kafein, atau makan sereal sebelum latihan. Kemudian, saya harus memastikan bahwa saya minum satu botol air saat menuju tempat latihan. Setelah latihan saya akan makan pasta dengan ikan atau roti isi dengan beberapa buah dan minuman manis. Untuk makan malam, saya dan istri saya biasanya makan sesuatu yang mengandung karbohidrat – biasanya nasi atau pasta dengan ikan, ayam, daging sapi atau daging kambing. Tapi saya payah soal cemilan, dan saya tidak bisa tidak makan keripik dan beberapa makanan manis dalam sehari. Pada malam hari biasanya saya juga makan biskuit dan minum minuman hangat – tapi saat ini saya berusaha untuk tidak makan begitu banyak seperti dulu waktu saya masih muda!

Bagaimana reaksi tubuh Anda ketika kebiasan waktu makan normal Anda berubah karena berpuasa?
Awalnya bisa menjadi tantangan, tetapi setelah itu kita bisa beradaptasi. Anda harus memastikan bahwa diri Anda dalam kondisi hidrasi yang baik – itu adalah kuncinya. Jika Anda tidak cukup mendapatkan cairan ketika memiliki kesempatan, Anda akan mengalami kesulitan. Saya merasa kuat selama bulan Ramadan. Saya tidak pernah merasa seperti saya akan pingsan.

Apakah Anda percaya bahwa ada manfaat dari berpuasa?
Anda akan kehilangan sedikit berat badan dan lebih langsing, meskipun akan langsung kembali seperti semula saat Anda berhenti puasa. Puasa juga mengajarkan tentang pengendalian diri dan menahan diri. Ini membantu saat pra-musim di mana Anda sedang berusaha untuk menemukan kembali bentuk permainan Anda.

Topics