Di Balik Sejarah Yang Diciptakan Oleh Guam Pada Kualifikasi Piala Dunia 2018

Negara kecil, Guam menjadi perbincangan banyak pihak di dunia sepak bola setelah mereka mengalahkan Turkmenistan dan India dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia dalam kurun waktu lima hari. Scott McIntyre datang langsung ke negara kepulauan Micronesia tersebut dan mendapatkan akses tidak terbatas selama 10 hari untuk meliput kamp latihan mereka.

Sepakbola sering memiliki kekuatan untuk mengubah jalannya sejarah, untuk membangun mimpi, untuk mencegah atau menghasut konflik, untuk mengobati bekas luka sejarah dan memprovokasi perdebatan.
 
Keterlibatan Pele dalam Perang Saudara Nigeria pada tahun 1967.
 
Honduras dan El Salvador pada tahun 1969.
 
Mohun Bagan pada pertengahan tahun 1911.

SIMAK JUGA Galeri: Di balik sejarah & sejutan yang dibuat oleh Guam

Mungkin, sekarang Guam pada dekade kedua abad ke-21.

Untuk sebuah pulau kecil di Pasifik utara, kemenangan perdana bersejarah pada kualifikasi Piala Dunia pekan lalu mungkin akan masih dirasakan bertahun-tahun mendatang.
 
Dampak langsung dari kemenangan 1-0 atas Turkmenistan begitu luar biasa hingga perhatian untuk laga pada hari Selasa kontra India menjadi semakin besar.
 
Ratusan penggemar datang untuk bertemu dan menyapa pemain, sepakbola menjadi tema halaman depan surat kabar dan diliput televisi di jam-jam utama untuk pertama kalinya dalam sejarah dan pelatih Gary White memperlihatkan kedekatannya dengan Asosiasi Sepakbola Guam dengan menjanjikan tiket pertandingan di hampir setiap daerah yang ia datangi.

Tapi, sesuatu yang lebih besar lagi mengenai Guam adalah bahwa mereka memiliki potensi untuk berbicara di level internasional.
 
Itu diawali dengan bahasa dan budaya yang selama bertahun-tahun ditindas, tetapi dalam beberapa kesempatan kita bisa melihat ada semangat kebangkitan yang kuat.
 
Lebih dari separuh anggota tim merupakan warga pribumi Chamorro, dan kapten Jason Cunliffe berpendapat bahwa sepakbola selama ini memiliki peran yang tidak signifikan dalam memulihkan kebanggaan sebuah bangsa yang telah lama menjadi mainan kolonial.

"Saya pikir apa yang kita lakukan adalah membuatnya sedikit lebih baik. Ada kebangkitan dalam budaya dalam diri anak-anak muda dan saya pikir mereka melihat apa yang kami mampu lakukan sebagai pulau kecil bisa membuat keyakinan dan mentalitas mereka tumbuh dalam diri mereka sendiri."
 
"Melalui kami mereka dapat melihat apa yang kami mampu lakukan dalam skala yang lebih besar, bahkan geopolitik. Ini hal yang besar, saya pikir sepakbola akan membuat kami diperhatikan dan memberikan beberapa anak muda kemampuan untuk menanamkan keyakinan bahwa mereka dapat melakukan sesuatu dan mencapai hal-hal yang mereka pikir tidak bisa mereka lakukan."
 
Sebagian besar dari kesuksesan Guam berkat kemampuan Gary White memotivasi para pemainnya, yang sebagian besar dari daratan Amerika Serikat, dengan ikatan terhadap pulau tersebut, dan memilih Guam sebagai kewarganegaraan mereka.