FFT Indonesia: Tim Terbaik Premier League Pekan Ke-4

Kejutan terjadi di minggu keempat Premier League musim ini.

Dari 10 pertandingan yang berlangsung, setidaknya ada tiga yang sukses membuat penonton tertawa karena musuh bebuyutan kalah, kesal karena tim jagoan gagal raih poin maksimal, sampai mengeluarkan kalimat bijak (ini juga gara-gara tim favorit kalah, ceritanya lagi bijak).

West Ham berhasil mematahkan cerita buruk mereka tiap kali berkunjung ke Anfield. Diluar dugaan mereka mampu menekuk tuan rumah dengan skor 3-0. Rapuhnya lini belakang tiap kali mendapat serangan jadi biang keladi rapor merah skuat besutan Brendan Rodgers.

Di waktu yang sama juga juara bertahan Chelsea malah takluk dari tamunya Crystal Palace. Sempat samakan kedudukan lewat gol dari Radamel Falcao akhirnya Jose Mourinho menelan kekalahan nomor dua musim ini.

Selang satu hari Swansea masih jadi momok menakutkan bagi Manchester United. Tiga laga beruntun semenjak awal musim kemarin mereka gagal satu kalipun mengalahkan tim arahan Garry Monk. Semua akibat gol balasan dari Andre Ayew dan Bafetimbi Gomis yang jadi pemain pertama klub mampu mencetak gol di empat laga awal musim.

Sementara hal menarik lain pekan nomor empat adalah begitu galaknya para pengadil lapangan, Newcastle harus bermain dengan 10 orang. Kemudian laga di Merseyside juga berkurang satu untuk tiap tim, bahkan Stoke kehilangan dua pemain sebelum laga benar-benar usai. Dan inilah pemain terbaik pada pekan keempat Premier League versi FourFourTwo Indonesia.

GK: Tim Howard - Everton
Penjaga gawang asal Amerika Serikat ini tampil luar biasa ketika datang ke White Hart Lane. Enam saves berhasil membawa pulang satu poin the Toffees pekan ini.

Menteri pertahanan Everton saat ini

DF: Bacary Sagna - Manchester City
Absennya Pablo Zabaleta membawa pengaruh baik bagi pemain internasional Perancis ini. Mengawal sisi kanan City, dirinya sukses sumbangkan satu assist kepada Raheem Sterling.

DF: Ashley Williams - Swansea 
Kapten the Swans ini jadi palang pintu yang dominan ketika berhadapan dengan Wayne Rooney ataupun Marouane Fellaini. Walaupun salah antisipasi sampai akhirnya Juan Mata mencetak gol, sisanya? permainan pemain Wales ini sukses membuat lini depan Manchester United melempem.

Diego Costa tak berkutik kala berhadapan dengannya

DF: Damien Delaney - Crystal Palace
Semenjak peluit pertandingan berbunyi, Delaney ditugaskan untuk mematikan pergerakan Diego Costa. Hasilnya tidak mengecewakan selama 90 menit dia berjibaku dan memenangan duel dengan penyerang Spanyol tersebut. Hasilnya? berakhir dengan kemenangan the Eagles atas Chelsea.

DF: Aaron Creswell - West Ham United
Full back arahan Slaven Bilic ini jadi salah satu kunci serangan sekaligus pertahanan saat the Hammers melawat ke Anfield. Rajin untuk bergerak naik dan turun lalu satu assist darinya adalah bukti penampilan cemerlangnya di game week keempat musim ini.

Creswell sukses menjadi momok yang mematikan bagi Liverpool

MF: Sadio Mane - Southampton
Bermain di kandang sendiri, pergerakan dari pemilik nomor 10 the Saints ini tak mampu dihentikan oleh para pemain Norwich City. Unggul tiga gol tanpa balas dan dua diantaranya adalah hasil kreasi dari Mane.

MF: Ceikhou Kouyate - West Ham
Walaupun tidak menyumbangkan gol ketika menorehkan hasil maksimal di Anfield, penampilan Kouyate tidak bisa kita pandang sebelah mata. Dirinya sukses menjadi penahan serangan Liverpool sehingga sulit masuk ke kotak penalti.

MF: Dusan Tadic - Southampton
Bila rekan satu timnya, Mane mampu menciptakan dua assists maka Tadic lebih galak lagi. Insting membunuh darinya berhasil membuat gawang Norwich bergetar tidak hanya satu tapi sampai dua kali.

MF: Andre Ayew - Swansea City
Penyeimbang kedudukan saat para penghuni Liberty Stadium tengah ketinggalan. Ditambah satu assist kepada Bafetimbi Gomis membuat Sergio Romero akhirnya dua kali memungut bola dari dalam gawangnya.

Duet mematikan Swansea City: Andre Ayew dan Bafetimbi Gomis

FW: Bafetimbi Gomis - Swansea City
Mencetak empat gol dari empat laga awal musim ini, dia adalah orang pertama yang bisa melakukan itu di Swansea. Belum lagi dominasinya di dalam kotak penalti, duo bek tengah the Red Devils tidak bisa menghentikannya.

FW: Scott Sinclair - Aston Villa
Tidak seperti Theo Walcott, Scott Sinclair mampu mengembankan tugas sebagai pemain depan. Tim Sherwood harus memberikan kredit sendiri baginya usai mencetak dua gol ketika bertemu Sunderland kemarin.