FourFourTwo 100 Pesepakbola Terbaik 2014: 30-21

Para ahli telah berdiskusi satu sama lain, para kandidat telah di tentukan dan dengan beberapa argumen. Dan inilah, daftar 100 pesepakbola terbaik versi FourFourTwo yang ke delapan.

Dibawag ini adalah beberapa pemain dari Serie A, dua pemain Dortmund yang membelot ke FC Bayern dan konduktor Barcelona di lini tengah.

Kata: Matt Allen , Joe Brewin , Gregg Davies , Huw Davies , Jonathan Fadugba , Nick Harper , Louis Massarella , James Maw , Nick Moore  dan  Gary Parkinson .

30. Ivan Rakitic

Apakah kamu tahu? Rakitic menciptakan lebih banyak umpan di bandingkan pemain Barcelona lainnya pada La Liga musim ini (679).

Apa pun alasannya, jangan pernah bilang bahwa petualangan gelandang asal Kroasia ini di Europa League adalah sesuatu yang sifatnya hanya buang-buang waktu. Performa dinamisnya di kompetisi tersebut bukan hanya membantu Sevilla merebut trofi kebanggannya setelah mengalahkan Porto di fase knock-out, Valencia, dan rival sekota Betis, tetapi juga membuat Barcelona rela merogoh kocek sebesar €18 juta untuk jasanya.

Penampilannya di La Liga juga terbilang brilian. Total 12 gol dan 10 assists ia buat dalam 29 pertandingan. Pembelian yang cerdas bagi Barca karena pemain yang satu ini bisa menggantikan peran Xavi di klub Catalan tersebut. JM

 

29. Thiago Silva

Apakah kamu tahu? Bek PSG ini menciptakan blok lebih banyak ketimbang pemain lainnya di Piala Dunia 2014 (9).

Kekalahan telak Brazil oleh Jerman di Piala Dunia membuat banyak orang lupa bahwa jauh sebelum laga tersebut, The Selecao sering disebut sebagai tim yang memainkan sepakbola pragmatis dan bertahan. Sebenarnya, ada satu alasan yang lebih masuk akal, yakni ketiadaan Thiago Silva di laga tersebut. Tangisannya ketika menyanyikan lagu nasional serta keengganannya menendang penalti ke gawang Chili tidak meredupkan pengaruhnya sebagai kapten. Akan tetapi, absennya dia karena larangan bermain di laga semifinal, ditambah dengan tidak adanya pemain yang bisa meng-cover David Luiz, menjadi alasan kenapa Brasil layak untuk mendapat hasil tersebut. Padahal di tingkat klub di tahun yang sama, pemain yang satu ini berhasil membantu meraih gelar Ligue 1 dengan hanya kebobolan 23 gol. HD

 

28. Sergio Ramos

Apakah kamu tahu? Pemain Spanyol ini mencetak 3 gol bagi Real Madrid di Liga Champions musim lalu, dirinya juga menjadi pemain belakang yang paling sering melakukan tembakan ke gawang (12 tembakan).

Gareth Bale membuat Real Madrid kembali menjadi unggul. Angel Di Maria menjadi Man of the Match. Cristiano Ronaldo sepertinya berpikir bahwa semua mata akan tertuju padanya setelah ia juga berhasil mencetak gol. Tapi Sergio Ramos adalah alasan utama kenapa Real Madrid berhasil memenangi La Decima. Adalah pemain ini yang berduel dengan Diego Godin (salah satu bek tengah terbaik di dunia) di menit ke-93 dan berhasil menyarangkan gol penyama kedudukan ke gawang Thibaut Courtois (salah satu penjaga gawang terbaik di dunia). Upayanya berhasil membuat pertandingan berlanjut ke babak extra-time dan gelar Liga Champions ke-10 bagi Los Blancos. Dia mencetak dua gol di babak semifinal, dan berhasil membantu Real Madrid terjaga dari kebobolan dalam dua laga. Dialah simbol Real Madrid sesungguhnya saat ini. HD

 

27. Arturo Vidal

Apakah kamu tahu?  Pemain Chili ini memiliki rata-rata tekel tertinggi per pertandingan (3.6) di bandingkan dengan pemain Juventus lainnya.

Dari yang semula mengalami cedera lutut di bulan Mei hingga final Piala Dunia di bulan Juni: wajar jika Vidal dijuluki "The Warrior." Wajar pula jika Manchester United begitu ngotot untuk mendapatkannya di musim panas 2014. Banyak pemain gelandang lain yang belum bisa menyamai kemampuan pemain 27 tahun asal Chili ini, yang mencetak 22 gol untuk klub dan negaranya di musim 2013/14. 

Arturo Vidal bahkan bisa bertahan dan menyerang dengan kemampuan yang sama-sama apik, dan sering melakukan keduanya karena tenaganya tak ubahnya seperti kuda. Wajar jika Louis van Gaal masih ingin mendatangkannya di bursa transfer Januari nanti meski Juve juga mengatakan bahwa pemain yang satu ini tidak akan dijual. LM

 

26. Eden Hazard

Apakah kamu tahu? Hazard sukses melakukan 122 dribble pada tahun 2014, torehan ini menjadi yang terbanyak di bandingkan dengan pemain lain di Liga Primer Inggris.

Sebagai pemain yang memiliki bakat bawaan sejak lahir, Eden Hazard benar-benar menakjubkan tetapi prestasinya masih jauh dari kata sempurna. "Dia seperti bocah yang hidup karena bakat alaminya yang menakjubkan," ujar Mourinho ketika melihat Hazard pertama kali yang menurutnya begitu mematikan saat menyerang, tetapi sedikit malas saat harus membantu bertahan. Hal itu terbukti dari kekalahan Chelsea atas Atletico Madrid di semifinal Liga Champions musim lalu. 

Setelah kurang lebih 12 bulan, hal itu mulai berubah. Masih sama berbahaya ketika menyerang, Hazard kini mau membantu teman-temannya di belakang untuk bertahan. Jika ia bisa mempertahankan performanya seperti itu, kami siap saja menaikkannya ke peringkat atas dalam 12 bulan mendatang. NH

 

25. Mario Gotze

Apakah kamu tahu? Goetze menjadi pemain termuda yang pernah mencetak gol di final Piala Dunia sejak terakhir kali Wolfgang Weber melakukannya pada 1966 saat berusia 22 tahun, 33 hari.

Bisa jadi Mario Götze tidak perlu lagi mentraktir teman-temannya di Jerman setelah penampilannya yang meledak-ledak di Brasil. Tapi pujian dan kepuasan yang ia dapat dengan membuat jutaan rakyat Jerman bahagia ternyata tidaklah cukup. Ya, playmaker Bayern Munich ini naik 15 tangga ke peringkat 25 di FFT 100 tahun ini. 

Di tingkat klub, prestasi pemain 22 tahun ini di musim pertamanya lumayan bagus. Dalam 45 penampilan, 15 gol dan 13 assists berhasil ia buat meski sering ditempatkan di beberapa posisi yang berbeda. Dia menjadi pemain termuda pertama dalam 48 tahun terakhir yang berhasil mencetak gol di partai puncak Piala Dunia. Plus, menjadi pemain pengganti pertama yang mencetak gol kemenangan di final Piala Dunia! Lumayan. JF

 

24. David Silva

Apakah kamu tahu? Silva suskes membuat 56 kesempatan dari "open play" di Liga Primer Inggris 2014, lebih banyak 19 kesempatan di bandingkan pemain City lainnya.

Pemain Manchester City ini memang layak untuk dipuji karena kualitasnya. Senantiasa tampil impresif dan berhasil membawa The Citizens melalui masa-masa kejayaannya. Tetap rendah hati dan bersahaja, pemain asal Spanyol ini berperan penting sebagai playmaker utama di Etihad Stadium dan berkontribusi besar terhadap perolehan dua gelar Liga Primer dalam tiga tahun. 

Kegagalan City membuat prestasi di tingkat Eropa, serta kandasnya Spanyol di Piala Dunia membuat Silva tidak layak menempati peringkat yang lebih tinggi di daftar kali ini. Tetap dipuji, meski namanya tidak setenar pemain terkenal lainnya. Itulah yang mungkin dia inginkan. NH

 

23. Marco Reus

Apakah kamu tahu? Reus adalah satu-satunya pemain Bundesliga yang sukses mencatak rekor "double" dalam mencetak gol dan assists pada 2014 sejauh ini.

Bencana mendatangi Marco Reus satu pekan sebelum Piala Dunia, ketika ia jatuh terkilir pada pergelangan kaki dalam suatu laga pemanasan melawan Armenia. Cedera tersebut membuat pemain Borussia Dortmund ini gagal berlaga di Piala Dunia dan gagal merebut medali juara di turnamen tersebut.

Jelas merupakan pukulan yang telak bagi pemain 25 tahun tersebut mengingat penampilannya yang cemerlang di Bundesliga dengan 16 gol dan 14 assists. Ia sebenarnya bisa menjadi bintang di Piala Dunia. Terpaksa turun satu peringkat ke nomor 23 dalam daftar FFT 100 kali ini, pemain sayap yang satu ini tetap layak menjadi salah satu pemain muda terbaik di tahun ini. Kepindahannya ke klub yang lebih besar sepertinya bisa membuat karirnya meroket. JF

 

22. Bastian Schweinsteiger

Apakah kamu tahu? Hanya rekan senegaranya, Toni Kroos yang memiliki rating umpan lebih baik dari Schweinsteiger dengan torehan 1.18 menit di Piala Dunia 2014.

Meski selalu tampil konsisten apik dalam satu dekade terakhir bersama Bayern Munich dan timnas Jerman, gelar di tingkat internasional sepertinya sulit ia raih sebelumnya. Hal itu berubah total ketika pemain yang satu ini tampil cemerlang melawan Argentina di Rio, Brasil, di partai puncak Piala Dunia 2014. 

Didapuk sebagai kapten timnas Jerman menyusul pensiunnya Philipp Lahm, pemain yang satu ini mulai dibebani tugas berat.  Perjalanan menuju Euro 2016 tidak berjalan baik seperti yang diharapkan, dan cedera yang ia alami juga menjadi penghambat karirnya sebagai kapten baru bagi Der Panser. Schweini kehilangan banyak kesempatan tahun ini karena cedera lutut. NM

 

21. Robert Lewandowski

Apakah kamu tahu? Lewandowski adalah pencetak gol terbanyak Bundesliga di 2014 sejauh ini dengan 15 gol.

Hanya sedikit pemain depan yang bisa membantu performa Bayern Munich musim ini, tapi Lewandowski adalah satu dari yang sedikit tadi. Kepindahan mesin gol asal Polandia ini dari Borussia Dortmund dinobatkan sebagai 'rahasia terburuk' oleh media massa karena meski baru diumumkan Januari tahun ini, tetapi publik sudah mencium adanya tanda tangan kontrak antara Bayern dengan Lewandowski sejak delapan bulan sebelumnya. 

Setelah pindah dari Westfalenstadion, pemain 26 tahun ini terus melanjutkan tradisi mencetak gol. Total 9 gol dalam 16 pertandingan berhasil ia lesakkan setelah jeda musim dingin. Pemain enerjik asal Polandia ini memulai hidup baru di Allianz Arena dengan standar yang ia miliki. Bukan tidak mungkin ke depannya ia akan menjadi kontributor terbesar bagi Bayern Munich yang berpeluang menjuarai Liga Champions Eropa musim ini. JB

 
THE FFT 100: 100-91 • 90-81 • 80-71 • 70-61 • 60-51 • 50-41 • 40-31 • 30-21 • 20-1110-1
 
Perdebatkan #FFT100