FourFourTwo: 5 Gol Voli Terbaik Liga Champions

“Rentangkan kakimu!” Inilah lima gol tendangan voli terbaik dari Piala Eropa dan Liga Champions...

Jika Anda pikir kami melewatkan satu gol brilian untuk daftar ini, mungkin gol itu ada di sini. Atau di sini...

5. Klaas-Jan Huntelaar, SCHALKE vs Real Madrid, 2013/14

Sebuah catatan kecil dari kekalahan yang menyakitkan klub dari Gelsenkirchen ini di babak 16 besar, tetapi catatan kecil ini luar biasa. Dua gol dari Karim Benzema, Gareth Bale, dan Cristiano Ronaldo membuat Los Blancos meraih kemenangan dengan enam gol di leg pertama dan tuan rumah berupaya untuk menyerang lagi demi mencari sebuah gol hiburan.

Ketika umpan silang dari sisi kiri lapangan jatuh dengan posisi yang pas bagi Huntelaar, dari jarak 20 yard dari gawang, pemain Belanda ini mungkin berpikir, “Kenapa tidak?” dan melepaskan tendangan voli yang keras mengenai mistar gawang. Kemenangan 3-1 di leg kedua di Bernabeu membuat Madrid melaju dengan agregat 9-2, dalam perjalanan mereka meraih La Decima di laga final dengan rival sekota mereka, Atletico.

4. Mario Coluna, BENFICA vs Barcelona, 1960/61

Coluna mendapatkan patah tulang hidung di menit ke-18 laga final 1961 melawan Barcelona di Bern, tetapi memastikan bahwa ia menjadi orang yang tertawa paling akhir di Wankdorf Stadium. Barcelona, yang mengincar gelar Piala Eropa pertama mereka, unggul duluan lewat gol Sandor Kocsis tetapi kemudian tertinggal setelah jeda pertandingan karena gol Jose Aguas dan gol bunuh diri Antoni Ramallets – hingga kini menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol bunuh diri di final Piala Eropa – mengubah jalannya pertandingan. Momen penentu Coluna terjadi 10 menit setelah jeda, ketika ia menyelesaikan umpan silan Domiciano Cavem di pinggir kotak penalti. Benfica merebut gelar Piala Eropa pertama mereka, dan mereka mempertahankan trofi ini 12 bulan kemudian dengan Coluna mencetak gol lagi dalam kemenangan 5-3 yang diinspirasi Eusebio atas Real Madrid.

Skip ke 2:05 untuk melihat gol indah Coluna

3. Jean-Pierre Papin, Porto vs MILAN, 1992/93

Porto melalui babak grup Liga Champions edisi pertama dengan luar biasa, setelah lolos dengan agregat 9-1 atas Union Luxembourg dan 6-2 atas tim Swiss, Sion. Tetapi Milan yang perkasa membuktikan bahwa mereka adalah lawan yang berbeda. Sepasang kekalahan dengan satu gol bukanlah hal yang memalukan, dengan pemain baru mereka yang bernilai £10 juta yang memecahkan rekor transfer saat itu, Jean-Pierre Papin, membuat gol hebat di Portugal. Rossoneri memenangi keenam pertandingan di babak grup dalam perjalanan mereka menuju final, di mana mereka dikalahkan oleh Marseille, Basile Boli dkk.

2. Arjen Robben, Man United vs BAYERN, 2009/10

Tertinggal 2-1 di leg pertama perempat final di Munich, The Red Devils terlihat akan mendapatkan tempat di semifinal ketika Darron Gibson dan Nani (2) membawa United unggul 3-0. Tetapi gol Ivica Olic sebelum jeda pertandingan membuat laga kian menegangkan, dan kartu kuning kedua Rafael lima menit setelahnya membuat fans tuan rumah panik. Laga masih menyisakan 16 menit lagi ketika Robben menunggu tendangan penjuru Franck Ribery jatuh sempurna ke kaki kirinya, membuat kubu ‘tipikal orang Jerman’ – sebagaimana Sir Alex Ferguson melabeli mereka – ini lolos ke babak empat besar. Inter Milan asuhan Jose Mourinho pada akhirnya mengalahkan mereka di final di Madrid.

1. Claudio Lopez, PSV Eindhoven vs VALENCIA, 1999/00

“Kily Gonzalez adalah rekan setim pertama yang datang pada saya, dan ia berlutut untuk menunjukkan bahwa itu bukanlah gol yang biasa,” kata Lopez kepada FFT pada 2012. Memang itu bukan gol yang biasa. Pemain Argentina ini melihat Amadeo Carboni melepaskan tendangan bebas jauh ke arahnya sebelum ia melepaskan tendangan voli sembari berputar yang tak mampu dijangkau kiper PSV Eindhoven, Ronald Waterreus. Sensasi Lopez di menit keempat itu akhirnya disamakan oleh penalti Ruud van Nistelrooy, tetapi Los Che pada akhirnya tetap lolos ke final, di mana mereka kalah 3-0 dari Real Madrid di Paris.

Ketinggalan daftar terbaik kami dari Liga Champions? Duh! Silahkan tengok kembali Zidane, Essien, Stankovic dan lainnya di 20 gol terbaik Liga Champions sepanjang masa

Baca ulasan terbaik kami tentang Kejuaraan antar klub Eropa yang kami tulis di majalan FourFourTwo edisi bulan ini