Gelandang Terbaik ISC A 2016 Bulan September: Yoo Hyun-koo

Sriwijaya FC melaju kencang di ISC A selama bulan September lalu. Dan Gerry Putra mengakui, Yoo Hyun-koo berandil besar atas kesuksesan mereka sejauh ini, meski penampilannya tak terlihat 'mewah'...

Bulan September menjadi bulan baik bagi Sriwijaya FC. Tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut berlari kencang dengan meraih tiga kemenganan dalam tiga pekan Indonesia Soccer Championship A 2016. Terlebih saat Sriwijaya FC (SFC) menakklukan Madura United di kandangnya dengan skor cukup telak 5-2, permainan anak asuh Widodo C. Putro itu bermain sempurna. Sosok gelandang bertahan Yoo Hyun-koo menjadi pusat perhatian dengan permainannya yang lugas menjaga keseimbangan antar lini.

Lini tengah SFC memang diisi oleh pemain-pemain berkualitas wahid. Sebut saja Firman Utina, Ichsan Kurniawan dan Hafit Ibrahim menjadi penjaga lini tengah SFC. Akan tetapi ‘nyawa’ permainan SFC selama bulan September ini ada di kaki Yoo Hyun-koo. Permainannya yang konsisten membuat Widodo selalu memasang pemain asa Korea itu sebagai penyambung lini belakan dan depan. Perubahan pola yang disukai Widodo dari 4-3-3 ke 4-3-1-2 tak membuat posisi Yoo Hyun-koo berubah sebagai gelandang bertahan.

Sebagai seorang gelandang bertahan, peran Yoo Kyun-hoo memang tidak terlalu menjadi pusat perhatian. Terlebih gaya bermainnya yang simpel dengan cepat mengirim umpan membuatnya tertutup dengan pemain lain yang memiliki kecepatan dan eksplosif.

Yoo merupakan gelandang bertahan yang mampu bermain simpel, tak perlu lama-lama menahan bola, inisiator serangan dan pemutus serangan lawan layaknya mantan penggawa Real Madrid dan Chelsea, Claude Makelele. Stamina prima dan punya daya jelajah tinggi, juga kelebihannya di samping punya umpan terukur dan tembakan bagus.

Pelatih Nilmaizar yang merupakan mantan pelatihnya di Semen Padang pun mengakui bahwa Yoo merupakan pemain penting dalam sebuah tim. “Jika ada pelatih yang berani membuang Yu dalam kondisi dan komposisi tim yang sudah bagus, saya akan belajar banyak lagi darinya,” tutur Nil beberapa waktu yang lalu.

Widodo C. Putro selalu memercayai Yoo Hyun-koo di lini tengah Sriwijaya FC

Yoo benar-benar memperlihatkan kemampuannya di bulan September. Tiga kemenangan beruntun SFC tidak lepas dari perannya yang selalu bermain penuh dalam setiap pertandingan.

Tugas pertama eks Semen Padang itu di bulan September adalah menjaga kedalaman permainan saat SFC menghadapi Persiba Balikpapan pada pekan ke-18. Bermain dalam skema awal 4-3-3, Sriwijaya langsung bermain menyerang. Yoo bahkan menjadi kreator gol ketiga SFC saat memulai umpan ke Ichsan Kurniawan yang dikonversikan menjadi gol pada menit ke-14.

Kreasi yang ditampilkan skuat SFC begitu luar biasa saat menghadapi Persiba. Yoo bermain disiplin dengan beberapa kali menjaga areanya plus membantu lini belakang. Tak pelak dengan permainan seperti itu, Widodo memberi kepercayaan kepada Yoo untuk bermain 90 menit. Stamina yang prima juga turut serta membuat permainan lini tengah terjaga. Dalam laga tersebut SFC menang 3-1 atas Persiba di Stadion Jakabaring, Palembang.

Kualitas prima yang ditampilkan Yoo juga terlihat dalam pekan ke-19 saat SFC berhadapan dengan Persib Bandung. Laga yang sebetulnya diramalkan berjalan secara ketat, akhirnya berjalan timpang dengan permainan superior dari SFC. Yoo pun bermain apik dalam laga tersebut. Tugasnya menjaga kedalaman antar lini dijalankan dengan baik. Umpan yang terukur dan siap membantu pertahanan membuat Maung Bandung kesulitan menembus tembok SFC yang mulai dibangun sebelum kotak 12 pas SFC.

Yoo turut andil dalam beberapa peluang yang tercipta di laga tersebut. Yoo membangu serangan saat gol kedua SFC terjadi. Umpan Yoo kepada Ichsan Kurniawan, langsung diteruskan dengan baik kepada Beto Goncalves. Eks Persipura yang punya naluri ‘membunuh’ yang baik langsung memanfaatkan umpan tersebut menjadi gol. Yoo dalam pertandingan tersebut kembali menjaga area bermainnya dengan baik dan bermain penuh. Laga melawan Persib dimenangkan dengan telak oleh SFC dengan skor 3-0.

Pekan ke-20 menjadi pekannya SFC. Pertandingan berat melawan pemuncak klasemen, Madura United, di Stadion Gelora Bangkalan, diprediksi akan menjadi laga sempurna bagi tuan rumah. Namun apa lacur, semua penikmat bola di Indonesia menelan mentah prediksi yang disajikan media. Penampilan menawan Sriwijaya FC membuat Madura terperangah. Airlangga Sucipto menjadi pahlawan dengan tiga golnya, namun Yoo kembali menjadi kreator dari gol Airlangga, tepatnya pada menit ke-57.

Tendangan bebas Yoo yang mengarah tepat ke gawang, berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Airlangga dengan sundulannya. Dalam menjaga keunggulan tim, Yoo bermain apik dan mampu meladeni permainan keras dari pemain-pemain Madura. Beberapa duel terjadi saat Yoo berusaha membantu pertahanan SFC. Stabil dan konsisten, adalah kata yang tepat dari permainan Yoo di laga tersebut. Pertandingan berakhir untuk kemenangan SFC dengan skor 5-2, dan Yoo kembali bermain penuh.

Sebagai pemain gelandang bertahan, peran Yoo sangat penting bagi keutuhan tim SFC. Berkat stamina dan permainannya yang displin khas Korea, lini tengah SFC menjadi salah satu yang terbaik selama bulan September.

SFC sangat beruntung mendapatkan pemain cerdas seperti Yoo Hyun-koo. Setidaknya, musim ini SFC punya peluang untuk menjuarai ISC A jika permainan cerdas Yoo terus berlanjut di pekan-pekan selanjutnya.

Foto-foto: ISC

Temukan feature baru setiap harinya di FourFourTwo.com/ID