Infografis: Mengapa Chelsea adalah tim paling efisien di Premier League - dan Spurs adalah tim terkejam

Ben Mayhew has dissected the digits to tell you just how efficient your Premier League club has been in front of goal over the last 10 games... 

Dengan delapan atau sembilan pertandingan tersisa musim ini (setidaknya untuk sebagian besar klub), sekarang adalah saat yang tepat untuk menunjukkan performa terbaik. Dan gol adalah bagian utamanya. 

Berdasarkan 10 pertandingan terakhir, Tottenham telah membuka jalan mereka dengan determinasi tinggi menuju garis finis dengan rataan 21 tendangan per pertandingan - hampir empat tendangan lebih baik daripada tim terbaik berikutnya Liverpool. Masalahnya bagi Mauricio Pochettino adalah timnya membutuhkan hampir 11 tendangan untuk mencetak gol secara rata-rata, sama seperti Arsenal tetapi hanya lebih baik dari lima tim lain.

Watford pada dasarnya sudah lupa caranya mencetak gol. Tidak hanya The Hornets hanya mencatatkan 10,4 tendangan per pertandingan secara rata-rata akhir-akhir ini, tetapi mereka juga perlu hampir 21 tendangan (tepatnya 20,8) untuk bisa mencetak gol.

Di sisi lain spektrum, pujian bisa diberikan untuk Chelsea, yang secara resmi merupakan tim paling efisien dalam 10 pertandingan Premier League terakhir (mereka hanya butuh 6,9 tendangan untuk mencetak gol). Mereka diikuti dengan ketat oleh tim yang sedang kesulitan Sunderland, tetapi jangan tertipu dengan statistik ini - pada dasarnya The Black Cats memang tak banyak menciptakan peluang. Anda tidak akan terkejut melihat bahwa Aston Villa juga punya catatan buruk; hanya Norwich tim yang membuat tendangan lebih sedikit, dan hanya Watford yang lebih tidak efisien daripada mereka. 

Keterangan: Semakin ke kanan sebuah tim, semakin banyak tendangan yang mereka buat di setiap satu pertandingan. Semakin ke atas sebuah tim, semakin banyak tendangan yang mereka perlukan untuk mencetak sebuah gol. Karena itu, zona hijau di bagian kanan-bawah adalah zona terbaik (membuat banyak tendangan tetapi juga sangat efisien untuk mencetak gol), sementara zona merah di kiri-atas... tidak terlalu bagus.

Garis yang membagi grafik di atas menjadi empat area terpusat di titik rata-rata Premier League secara keseluruhan (selamat Swansea, kalian sangat rata-rata). 

BACA JUGA Infografis: Bukti Arsenal memang buruk - dan mengapa Leicester memimpin

Lebih banyak fitur setiap harinya di FFT.com • Artikel lainnya mengenai Premier League