Inikah Calon Penyerang Terbaik Musim Ini?

Ketika mencetak lebih dari tiga gol itu sangatlah biasa bagi para pemain ini....

“Akhirnya gol juga, wuhuuu…” kata penggila bola ketika melihat gol perdana dalam sebuah laga. Banyak beranggapan kalau sebuah pertandingan tanpa gol sama saja membosankan. Tidak layak ditonton sedikit tolerir bila yang main adalah tim jagoan.

Selama kurun dua bulan yaitu September dan Oktober, sehabis laga kompetisi domestik Eropa beberapa memberikan pemandangan tersendiri. Satu pemain memborong gol bisa sampai lima selama dia berada di lapangan. Qua-trick bahkan juga quint-trick membuat penonton geleng-geleng kepala apalagi kalau bukan heran.

Pasalnya seperti disebutkan sebelumnya ini terjadi selama beberapa pekan belakangan, dan seperti penyakit menular atau wabah menjalar ke daerah-daerah lain karena letaknya tidak terlalu berjauhan di kawasan satu ini.

Cristiano Ronaldo vs Espanyol 6-0 (09/13/15)

Real Madrid melakukan perjalanan ke Catalan kali ini bukan Camp Nou dituju melainkan Estadi Cornellà-El Prat atau yang lebih dikenal sebagai Power8 Stadium tempat Espanyol biasa melangsungkan laga kandang. Bintang mereka Ronaldo jadi pahlawan setelah memborong lima gol dari total enam.

Dimulai semenjak menit ketujuh kali pertama namanya terpampang di papan skor dan diakhiri pada menit 81. Butuh 74 baginya untuk menyelesaikan lima gol hari itu, satu diantaranya berasal dari titik putih. Sangat tajam karena total tujuh tembakan dilepaskan hanya dua berakhir entah kemana sisanya menjadi awal mula dari wabah gol di Eropa.

Robert Lewandowski vs Wolfsburg 5-1 (09/23/15)

Setelah muncul di Spanyol kemudian virus ini berjalan cukup jauh sampai ke Allianz Arena. Robert Lewandowski tengah menikmati pertandingan menghadapi Wolfsburg dari bangku cadangan. Tertinggal satu gol oleh Daniel Caligiuri, pelatih Pep Guardiola memasukan dirinya pada babak kedua.

Tidak butuh waktu lama bagi pemain satu ini start pada menit 51 gol pertama dicetak selanjutnya seakan tidak mau berhenti dalam rentang waktu sembilan menit dan papan skor sudah berganti penuh dengan namanya. Lima gol FC Hollywood semua ia borong.

Total 9 tembakan dengan tujuh tepat mengarah sasaran adalah bukti ketajaman mantan juru gedor milik Borussia Dortmund.

Sergio Aguero vs Newcastle United 6-1 (10/04/15)

Kembali berpindah lagi si penyakit ini menghampiri kota Manchester. Tepatnya di Etihad Stadium merasuki diri Sergio Aguero. Sempat tertinggal dari tamunya, awal mula penyakit keluar adalah pada menit 42.

Beruntun setelah jeda hingga menit 62 Aguero tidak bosan-bosan menjebol gawang tim tamu. Hanya menyisakan satu kuota kepada Kevin De Bruyne. Total delapan tembakan ia lesakkan tiga berakhir tanpa ada label berbahaya kemudian sisanya ada di papan skor.

Bila dirata-rata maka setiap empat menit sekali ia sukses mencetak gol dan konversi ada di angka 62%.

Neymar vs Rayo Vallecano 5-2 (10/18/15)

Setelah berkelana ke Jerman dan Inggris, virus ini kembali ke Catalan sekarang baru ke kandang Barcelona. Karena Lionel Messi tengah menderita sakit di lututnya maka memilih Neymar sebagai induk.

Penyerang internasional Brazil mengumpulkan total empat gol dalam laga tersebut. Dua diantaranya berasal dari titia putih. Publik Camp Nou bersorak lantaran hanya tujuh tembakan dibutuhkan oleh pemilik nomor 11.

Mereka tidak mempermasalahkan jarak waktu yang cukup lama dari menit 22 sampai 70 bagi Neymar untuk menyelesaikan empat gol, yang jelas kini namanya bersanding dengan Messi, Kluivert dan Eto’o yang mampu catat rekor sama bagi Barca.

Georginio Wijnaldum vs Norwich City 6-2 (10/19/15)

Berposisi sebagai pemain tengah tidak langsung begitu saja membuat insting membunuh Wijnaldum redup. Mantan rekan Memphis Depay di PSV ini menjadi bahan pembicaraan setelah virus gol menjalar dalam dirinya.

Menghadapi Norwich di kandang sendiri ia mencatatkan nama di papan saat pertandingan baru berjalan 14 menit dan terakhir di lima menit menjelang waktu normal selesai. Jarak yang begitu panjang tidak seperti Lewandowski dibalas dengan radio yang sangat apik.

Tahu kapan harus melepaskan ancaman tercatat di Stats Zone ada lima dan hanya satu yang merusak catatan bagus itu sehingga ada di angka 80%.