Inilah Profil Penjaga Gawang Incaran Manchester United, Jasper Cillessen

Kiper Ajax ini sangat difavoritkan untuk menggantikan posisi David De Gea di Old Trafford, tapi layakkah dia? Priya Ramesh memberikan penjelasannya...

Kisah 60 Detik

DATA DIRI

  • Tanggal Lahir: 22 April 1989
  • Tempat Lahir: Nijmegen, Netherlands
  • Tinggi: 6ft 1in
  • Posisi: Penjaga Gawang
  • Klub: Ajax (93 penampilan, 42 clean sheets)
  • Mantan Klub: NEC
  • Internasional: Belanda (21 penampilan)

Nama Jasper Cilessen mulai muncul musim panas lalu saat ia menghebohkan dunia maya dua kali selama pergelaran Piala Duia 2014 - bukan karena kemampuan menjaga gawangnya. Itulah mengapa, penikmat sepakbola non - Eredivisie akan mengingat pemain berusia 26 tahun ini sebagai kiper yang digantikan Tim Krul dalam babak adu penalti melawan Kosta Rika. Atau sebagai tokoh komik yang dengan santai duduk di dekat gawangnya dalam laga perebutan posisi ketiga menghadapi Brasil, membuat para pengguna twitter yang kreatif memunculkan trending topik #JasperCillessenSitsOnThings.
 
Namun, 'reputasi' itu tidak menggambarkan Cilessen secara keseluruhan sebagai seorang kiper. Pria Belanda ini adalah kiper terbaik di Eredivisie untuk dua musim beruntun sekarang. Dia baru berusia 26 tahun tapi bisa disebut terlambat berkembang karena begitu banyak pemain yang mencapai puncak permainan di usia 23 tahun saat ini. Produk akademi NEC Nijmegen, dia bermain di Gelderland selama 10 tahun sebelum meninggalkan ibukota, terpilih sebaai pemain terbaik di regiona tersebut pada musim 2011/12.

Krul menggantikan Cillessen untuk adu penalti di Piala Dunia 2014

Di Ajax, Cillessen memiliki debut yang luar biasa, dia membuat dalam laga De Klassieker melawan rival sengit Feyenoord pada September 2011. Dia masuk sebagai pemain pengganti ketika kiper Kenneth Vermeer diusir keluar hanya lima menit setelah Feyenoord membuka skor. Cillessen dengan ciri khasnya tetap tenang dan melindungi gawangnya untuk membantu Ajax mengamankan hasil imbang 1-1.
 
Namun, butuh 24 bulan lagi sebelum ia benar-benar menjalani debutnya. Dengan Vermeer tampil mengecewakan di setiap pertandingan pada awal musim 2013/14, Frank de Boer akhirnya menggantikan kiper yang sekarang memperkuat Feyenoord tersebut dengan Cillessen. Satu musim yang apik sebagai kiper utama Ajax tak hanya cukup untuk membuatnya mendapatkan perhatian Louis van Gaal dan mengamankan posisinya di skuat Piala Dunia, tetapi ia bahkan menjadi pilihan utama Tim Nasional Belanda.
 
Mengatakan musim 2014/15 adalah musim yang buruk bagi Ajax adalah sesuatu yang merendahkan - mereka kalah 17 poin di belakang sang juara, PSV - tetapi pada tingkat individu, Cillessen membuktikan keterampilannya. Dia tidak diragukan lagi merupakan pemain Ajax yang paling penting, melindungi mereka di banyak pertandingan dan secara terus menerus menghindarkan Ajax dari hasil-hasil yang memalukan.

Kenapa Anda Harus Mengenalnya

Musim lalu, pentingnya Cillessen untuk Ajax hampir identik dengan De Gea di United.

Senada dengan David De Gea yang dikaitkan dengan Real Madrid, Manchester United tampaknya akan mencari kiper yang handal sebagai pengganti langsung kiper Spanyol tersebut atau untuk bertarung dengan Victor Valdes. Menurut laporan, Van Gaal meminta pelatih kiper Frans Hoek untuk menulis daftar kiper yang harus dilirik United. Hoek menyebutkan Cillessen sebagai salah satu pilihan utamanya. Tentu saja, ini tidak mengherankan mengingat bahwa Hoek adalah sosok yang mennyarankan Van Gaal untuk memilih Cillessen menjadi kiper nomor satu daripada Michel Vorm dan Krul, hanya seminggu sebelum turnamen.
 
Musim lalu, pentingnya Cillessen untuk Ajax hampir identik dengan De Gea di United. Kedua klub mengakhiri musim dengan tanpa trofi tapi masih masuk play off Liga Champions. Kedua penjaga terpilih sebagai Player of the Year klub masing-masing- dan pilihan utama yang solid. Bahkan jika United memilih untuk mengabaikan Cillessen musim panas ini, maka beberapa klub dari salah satu liga top Eropa akan berusaha merekrutnya dari Amsterdam sesegera mungkin.

Cillessen memiliki jam terbang papan atas bersama Ajax

Kelebihan

Cillessen adalah kiper serba bisa yang sangat nyaman saat menguasai bola dan memiliki refleks yang baik. Kiper berusia 26 tahun ini juga sangat aktif dalam kotak penalti, dan menjadi seorang tokoh senior di skuat muda Ajax, ia memimpin lini pertahanan dengan baik. Meskipun ia relatif pendek untuk penjaga gawang dengan tinggi 6 kaki 1 inchi, Cillessen cukup nyaman dengan bola udara dan memiliki cukup kontribusi dalam menghadapi situasi bola mati.
 
Melawan Vitesse musim lalu, Bertrand Traore  yang cepat berlari menuju gawang Ajax dan Cillessen berada di luar garis gawang. Alih-alih mundur kembali, ia menutup pergerakan pemain pinjaman Chelsea tersebut dan merebut bola dari penyerang tersebut dengan sebuah tekel yang pasti akan dibanggakan oleh seorang bek terbaik dunia.
 
Cillessen menganggap dirinya sebagai pemain outfielder ke-11, yang sangat cocok dengan keinginan Van Gaal untuk seorang penjaga gawang. Dia kadang-kadang membuat jantung suporter berdegup kencang dengan manuver beresiko dan pergerakan di belakang, tapi yakinlah, iamemiliki ketenangan saat menguasai bola.

Tepisan Cilessen sangat konsisten selama dua musim terakhir. Dia tampaknya juga bisa tampil bagus di laga besar, dan tampil luar biasa dalam De Klassieker awal musim lalu. Itu mungkin performa terburuk Ajax melawan Feyenoord bertahun-tahun terakhir, tapi tidak untuk kiper mereka. Terutama, sundulan Mitchell te Vrede di menit ke-92 ini sepertinya pasti masuk ke gawang, tapi Cilessen mengagalkannya, meninju bola dengan sempurna untuk memastikan Ajax mendapatkan tiga poin.
 
Ini pertunjukkan yang aneh, tapi Ajax seringkali diselamatkan oleh kiper mereka. Tiga penyelamatan beruntun melawan Legia Warsawa yang berbuah penghargaan man of the match di Liga Europa, dan blok saat berhadapan satu lawan satu melawan Andres Iniesta dan Luis Suarez meruoakan kumpulan dari penampilan terbaik Cilessen.

Kelemahan

Kelebihannya sudah terdokumentasi dengan baik: Cillessen dan tendangan penalti adalah hal yang berbeda. Dia belum pernah menyelamatkan sebuah penalti dan satu-satunya keberhasilannya yang terekam dalam video YouTube adalah untuk sebuah acara TV Belanda. Reputasi ini sayangnya akan membayanginya dia sampai dia bisa membuat penyelamatan dari tendangan penalti, dan ia akan berharap itu segera terjadi. Selain itu, meskipun Cillessen bagus dalam mengantisipasi umpan silang, ia memang memiliki kecenderungan untuk meninju bola jauh-jauh. Meskipun hal ini mungkin dibiarkan begitu saja di Eredivisie, menghadapi penyerang yang lebih baik dan alami, itu tak boleh terjadi.

"Hanya satu kali saja... tolonglah?"

Kata Mereka...

Edwin van der Sar. "Saya berharap United tidak menginginkannya. Untungnya saya memiliki pengaruh pada bagian itu, berada di dewan Ajax. Tapi, tentu saja, Jasper adalah kiper yang fantastis. Dalam istirahat musim dingin saya pergi ke Qatar.. selama seminggu dan berlatih dengan para kiper di sana. Dia telah mengalami banyak kemajuan. Dia bermain bagus untuk tim nasional Belanda di Piala Dunia dan, seperti David (de Gea), ia kiper yang sangat handal bagi kami di Amsterdam. Kami ingin mempertahankannya untuk sementara waktu." 

Frank de Boer:.. "Dia salah satu dari sedikit yang telah menjalani musim dengan sangat baik dan konsisten ... dia satu-satunya. Kebobolan gol paling sedikit (di liga) berarti sesuatu. Tentu saja dia tidak melakukannya sendiri, tetapi Cillessen tidak hanya seorang penjaga gawang, ia juga pemimpin di lini pertahanan. Apakah dia akan mampu mencapai level permainan Edwin van der Sar dan Manuel Neuer? Saya pikir dia bisa sangat mendekati mereka."

Tahukah Anda?

Setelah Piala Dunia, kampung halaman Cillessen, Groesbeek, mengadakan upacara khusus karena dia menjadi pemain pertama dari kota tersebut yang mewakili Tim Oranye di Piala Dunia. Nama lengkapnya adalah Jacobus Antonius Peter Cillessen, dan jika anda berpikir bahwa itu seperti nama Romawi, itu karena Groesbeek pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Romawi.

Penjaga gawang 26 tahun ini sudah banyak yang meminatinya

Apa Selanjutnya?

Minat Manchester United pada Cilessen pertama kali terendus pada bulan Mei melalui media terpercaya, De Telegraaf, dan wajar jika The Reds tertarik padanya. Tentu saja, ada dan akan selalu ada keraguan tentang pemain yang datang dari Eredivisie, dan orang-orang bertanya-tanya apakah dia cukup bagus untuk Manchester United. Ini bukan keputusan yang mudah untuk posisi kiper.

"Saya tidak mungkin menandatangani kontrak baru bersama Ajax apabila tidak ada apa-apa"

- Jasper Cillessen

Dalam diri Valdes, United sudah memiliki pengganti yang kuat untuk De Gea dan banyak pertanyaan yang mungkin muncul terkait seberapa yakin Van Gaal bahwa Valdes akan mampu menggantikan De Gea. Tapi, Cilessen akan menjadi pembelian yang cukup murah, memiliki pengalaman bekerja sama dengan Van Gaal dan Hoek, dan terbiasa  untuk bermain lebih tinggi dari garis gawang yang telah dibentuk sejak di akademi Ajax.
 
Transfer ini akan menjadi langkah yang lebih signifikan baginya dalam karirinya daripada Hugo Lloris atau Petr Cech, misalnya. Saat ini Valdes sudah 33 tahun dan Cillessen, berpotensi diberikan musim untuk menyesuaikan diri dengan atmosfer sepakbola Inggris, bisa menawarkan solusi jangka panjang.
 
Namun, kiper berusia 26 tahun ini mengatakan bahwa dia, 'tidak menadatangani kontrak baru dengan Ajax atau apapun" dan ingin fokus pada klub saat ini. Tapi seperti yang dibuktikan Daley Blind musim panas lalu dan diakui Frank de Boer baru-baru ini, jika ada sejumlah uang di atas meja yang menggoda Ajax, keadaan bisa dengan mudah berubah.