Johor Darul Ta'zim yang Tak Tersentuh Siapapun di Malaysia

Pada Jumat malam lalu, Johor Darul Ta'zim berhasil mencatatkan rekor unik di sejarah sepakbola Malaysia. Mereka berhasil menjadi juara Malaysia Super League musim ini dengan rekor tidak pernah kalah...

Dua belas tahun silam, di bulan September 2004, Arsenal baru saja memulai perjalanan mereka di Premier League, di musim yang pada akhirnya akan dikenang dengan rekor tak terkalahkan yang luar biasa.

Ini adalah sebuah musim yang langka dan kini dikenal di seluruh sudut dunia sebagai kelahiran ‘The Invincibles’.

Kami mencoba untuk tidak menyebutkannya terlalu banyak ke para pemain, tapi faktanya adalah itu salah satu tujuan kami

- Alistair Edwards

Di sepakbola Asia Tenggara, hal yang sama pun nyaris akan tercipta, kali ini dilakukan oleh Johor Darul Ta’zim (JDT).

Jika Southern Tigers bisa menghindari kekalahan di pertandingan hari Jumat malam lalu (9/9) di kandang menghadapi Trengganu, mereka akan mengamankan gelar ketiga secara berurutan di Malaysia Super League. Mereka berhasil melakukannya, dan bahkan menang dengan skor meyakinkan, 3-0.

Untuk klub yang sekarang mulai terbiasa untuk menciptakan standar tersendiri, gelar ini melengkapi kesuksesan mereka merengkuh gelar AFC Cup tahun 2015 kemarin – gelar level Asia pertama yang pernah dimenangi klub Malaysia.

Tapi jika mereka bisa melewati dua pertandingan terakhir tanpa kekalahan – di kandang menghadapi T-Team tanggal 24 September dan kemudian bertandang ke Selangor pada tanggal 22 Oktober - maka mereka akan memastikan menjalani satu musim tanpa kekalahan.

The Gunners mungkin memang layak mendapatkan gelar ‘The Invincibles’, tapi tentu saja kombinasi dua gelar ini akan membuat JDT sekarang sebagai ‘The Untouchables’.

“Yang Mulia [Tunku Ismail Sultan Ibrahim] sebenarnya sempat menyebutkan ini di sesi tanya jawabnya dengan para fans pekan lalu,” Direktur Olahraga JDT, Alistair Edwards berkisah pada FourFourTwo.

“Ia selalu menetapkan target. Anda tidak bisa terlalu nyaman di klub ini; apakah anda pelatih utama, direktur olahraga, ataupun pemain di akademi, selalu ada tantangan baru.”

TMJ berbicara kepada publik di Singapore

TMJ selalu senang mengutarakan keinginannya dan targetnya kepada publik

“Yang utama adalah memastikan kami bisa lolos ke Liga Champions. Itu adalah yang terbesar. Tapi di sepanjang jalan, selalu ada target-target lain yang muncul.”

“Salah satunya adalah memastikan kami tidak terkalahkan di kandang dan juga kemungkinan untuk menjalani seluruh musim tanpa terkalahkan.”

“Itu adalah sebuah pencapaian yang luar biasa di liga manapun di dunia. Kami mencoba untuk tidak mengatakannya terlalu sering ke para pemain, tapi faktanya catatan itu adalah salah satu tujuan kami.”

JDT saat ini mencatatkan 16 kemenangan dan empat hasil imbang dari 20 pertandingan, tapi ada beberapa tantangan besar yang muncul di sepanjang perjalanan mereka hingga sekarang.

Faktanya bahkan, di pertandingan pembuka musim JDT menghadapi Selangor, the Red Giants bisa menggagalkan keunggulan JDT lewar gol Hariss Harun di menit ke-45 dengan gol penyama kedudukan di menit 60, dan kedua tim pada akhirnya harus puas dengan skor 1-1.

The Southern Tigers juga sempat bangkit dari ketinggalan 1-0 di babak pertama, untuk akhirnya mengalahkan Felda United 2-1 di bulan Maret, dan mereka mengulangi hasil ini lagi saat menghadapi Perak di bulan selanjutnya.

Hasil imbang 2-2 dengan Kelantan, 1-1 menghadapi Kedah, dan hasil 1-1 lagi dengan Penang adalah pertandingan lain yang bisa saja mendapatkan hasil yang berbeda.

Rintangan terbesar yang mereka hadapi, mungkin, terjadi saat mereka menghadapi rival satu-satunya dalam perebutan gelar: Felda United. Felda berhasil mengejar ketertinggalan 0-2 untuk menjadikan skor 2-2 saat turun minum, namun kemudian Aidil Zafuan memastikan pertandingan – dan juga gelar juara MLS – dengan gol penentu kemenangannya di menit ke-60.

Entah apakah para pengurus klub sudah berbicara secara terbuka dengan para pemain tentang musim tak terkalahkan di liga, yang jelas para pemain pasti sudah membicarakan ini di antara mereka sendiri.