Kesebelasan pemain impor pilihan Peter Schmeichel: tak ada bintang Liverpool, tapi ada kejutan penyertaan pemain dari Chelsea

Kiper legendaris Manchester United dan Denmark ini memilih kebelasan pemain impor Premier League yang pernah bermain bersamanya, dilawannya, dan dikaguminya dari jauh. “Harus diakui ini permintaan paling berat yang pernah saya terima,” ujarnya kepada Vithushan Ehantharajah.

Kiper: Edwin van der Sar

Orang yang selalu saya kagumi, bahkan pada awal kariernya di Ajax dan Juventus. Enam tahun di Old Trafford, dia membantu Manchester United ke tiga final Liga Champion dan memberikan mereka stabilitas dari di belakang.

Bek kanan: Dan Petrescu

Mengubah cara bermain bek di Premier League, menusuk ke daerah lawan dan terlibat dalam penyerangan, membuat dia tak tergantikan. Kadang saya melihat dia ada di kotak penalti lawan mencoba menyambar umpan silang, tapi tak pernah lalai pada tugasnya di pertahanan.

Bek tengah: Jaap Stam

Temperamen yang benar-benar tepat yang diinginkan dari seorang pemain bertahan --selalu marah dan cinta bertahan! Tak pernah takut meneriakkan perintah jika dia tak puas (kami beberapa kali saling meneriaki) dan bahkan mencetak gol. Sulit buat saya menemukan kelemahannya.  Luar biasa, benar-benar luar biasa.

Bek tengah: Nemanja Vidic

Datang ketika Manchester United benar-benar butuh bek yang tanpa kompromi. Penjegal maut, tak pernah takut membuang bola, tapi tidak asal karena sekaligus sadar taktik . Dia siap berkorban kaki dan kepalanya demi kepentingan timnya - sebagai kiper saya menyukai seperti sikap itu.

Bek kiri: Patrice Evra

Saya mempertanyakan mengapa dia dibeli ketika United punya Gabriel Heinze, tapi setelah saya melihat yang dibawanya ke tim, saya mulai memahami alasannya. Bek yang solid, bagus dalam membantu penyerangan, dan berjiwa pemimpin. Dia sedang menjalani musim yang sulit, tapi kemampuannya tak diragukan lagi.

Sayap kanan: Cristiano Ronaldo


Masihkah perlu dijelaskan? Dia memberikan suporter United dan kaum netral keseruan yang tak pernah akan dilupakan. Pencetak gol yang hebat DAN pencetak gol-gol hebat. Saya di Sporting Lisbon ketika dia masih di tim junior dan mereka bilang dia bisa jadi pemain terbaik di dunia. Mereka benar.

Gelandang tengah: Patrick Vieira

Gelandang lengkap yang hebat. Dulu saya selalu menantikan bermain melawan dia karena dia membuat setiap kami menaikkan level permainan. Arsenal punya tim yang hebat, tapi saya yakin tanpa dia mereka akan lebih lemah 25 persen. Kami ada Roy Keane, mereka punya Vieira - itu benar-benar persaingan yang ketat.

Gelandang tengah: Michael Essien


Seolah selalu tahu arah bola. Fisik dan energinya tiada banding --dia bertahan dan menyerang sepanjang pertandingan tanpa terlihat akan kelelahan. Pada performa puncaknya, dia sangat asyik dilihat, jadi sangatlah disayangkan dia dihentikan cedera karena dia sedang menuju jadi pemain terhebat di dunia.

Sayap kiri: David Ginola

Menyukai permainannya di semua klub yang pernah dibelinya - dia seolah mampu cepat beradaptasi. Saya masih ingat gol yang dibuatnya ke gawang saya ketika kami kalah 5-0 dari Newcastle; dia mengecoh Gary Neville seperti seorang striker dan menembakkan bola ke sudut atas gawang dengan kaki kanannya. Saya tak akan pernah bisa menjangkaunya.

Penyerang: Thierry Henry


Siapa lagi? Butuh waktu buat dia menyesuaikan diri, tapi penantian itu terbayar lunas. Cepat, anggun, dan cerdas - benar-benar brilian. Salah satu pemain yang kiper dan bek akan bangga jika sukses menahan dia (sesuatu yang jarang terjadi). Dia sangat layak dibuatkan patung di luar stadion Emirates.

Penyerang: Eric Cantona

Dalam pandangan saya, dia itu alasan Premier League berkembang secepat itu. Semua terinpirasi oleh dia, terlepas dari kontroversinya. Dia menunjukkan karisma dan kejeniusan yang sama hebatnya dan pemain terbaik yang tiada tandingnya di Premier League. Adalah sebuah kehormatan bisa bermain bersamanya

Pemain cadangan

Gianfranco Zola

Saya tak pernah bisa menebak dari mana dia akan menendang - sulit diimbangi dan tak ada tandinganya dalam hal membaca permainan.

Dennis Bergkamp

Bermain sepak bola seperti di dunia mimpinya - beberapa hal yang bisa dilakukannya bersama bola sepak benar-benar tak masuk di akal.

Ricardo Carvalho

Faktor penting sukses Porto dan Chelsea. Dia membuat John Terry pemain yang lebih baik dan Chelsea jadi tim yang sulit dikalahkan.

Manajer: Arsene Wenger

Jose Mourinho, tentu saja - dua gelar liga dalam tiga tahun dan karakter yang gila. (FFT: bagaimana dengan Arsene Wenger?) S**t yes! Tentu saja Wenger - membawa Arsenal dari tim ala kadarnya jadi kesebelasan kelas dunia. Belum lagi menjalani satu musim tanpa terkalahkan. Ya -- Wenger!

Wawancara ini diterbitkan pada FourFourTwo edisi April 2012.