Kiper Terbaik ISC A 2016 Bulan Agustus: Gerri Mandagi

Tak hanya piawai di bawah mistar, ia juga terbukti subur di depan gawang lawan. Perdana Nugroho punya alasan kuat mengapa memilih kiper yang sempat jadi viral sedunia ini sebagai yang terbaik pada Indonesia Soccer Championship (ISC) bulan Agustus 2016. 

Nama Gerri Mandagi sejatinya hanya kiper pelapis andalan Mitra Kukar, Shahar Ginanjar. Hingga pekan ke-10 ISC A, dirinya hanya jadi pemanis bangku cadangan. Krisis yang menimpa tim berjuluk Naga Mekes memberikan berkah tersendiri baginya. Bertandang ke markas Bali United, Gerri akhirnya dipercaya tampil untuk kali pertama oleh pelatih kala itu, Subangkit.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, kiper berusia 28 tahun itu tampil gemilang di bawah mistar dan menggagalkan berbagai peluang guna mempertahankan hasil imbang 1-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Sejak saat itu, namanya terus dipercaya mengisi pos bawah mistar Naga Mekes, kecuali saat menjamu PSM Makassar pekan ke-13.

Sepekan ‘diliburkan’, Gerri kembali tampil menawan. Perubahan struktur pelatih dari Subangkit kembali ke Jafri Sastra membuatnya kembali dipercaya. Menghadapi Persija Jakarta di awal bulan ini, dirinya bak karang kokoh. Padahal, Mitra Kukar terus digempur habis-habisan oleh ekplosivitas Abrizal Umanailo dan pemain lain. Bahkan, pria kelahiran Tomohon itu jadi pahlawan hasil imbang yang diraih setelah mengagalkan peluang emas Ade Jantra Lukmana di akhir laga.

Performa prima Gerri berlanjut di Stadion Mandala, Jayapura. Ia memang belum berhasil antar Mitra Kukar curi poin di kandang Persipura, tetapi refleks beserta penyelamatannya atas beberapa ancaman dari James Koko Lomell hingga Yohanes Pahabol menuai pujian.

Kembali ke kandang sendiri di Stadion Aji Imbut, Gerri akhirnya sukses membawa Mitra Kukar melepas dahaga kemenangan. Tak tanggung-tanggung, Naga Mekes menang dari tim papan atas, Semen Padang, dengan skor dua gol tanpa balas. Sepanjang laga Gerri jadi jaminan kokohnya lini belakang Mitra Kukar bersama duet bek Arthur Cunha dan Saepuloh Maulana. Meski tanpa top skorernya, Marcel Sacramento, Semen Padang beberapa kali coba menggempur gawang yang dikawal Gerri.

Mitra Kukar

Gerri (kanan bawah) merayakan kemenangan timnya atas Semen Padang hari Senin (22/8) lalu.

Dari tiga penampilan teranyarnya, Gerri dirasa layak dinobatkan sebagai Kiper Terbaik ISC Agustus 2016 versi FourFourTwo, mengalahkan dua kandidat lainnya, Andritany Ardhiyasa dari Persija dan andalan Arema Cronus, Kurnia Meiga Hermansyah.

Menilik sekilas tentang profilnya, banyak yang bisa dikulik. Mulai dari nomor kostum unik 47, hingga gaya rambutnya yang kerap berubah dari panjang ala Sumardi hingga di-highlight ala artis Korea. Perjalanan kariernya pun cukup menarik dari PSIR Rembang, Persiwa Wamena, hingga Madura United.

Akan tetapi, satu yang terus diingat publik dan sempat jadi viral sedunia adalah golnya ketika masih membela Persiba Balikpapan pada ajang Piala Gubernur Kalimantan Timur awal tahun ini. Dalam lanjutan grup C, Persiba acap gagal membobol gawang tim PON Kaltim hingga jelang bubaran, skor 0-0 masih bertahan.

Saat Persiba mendapat eksekusi tendangan pojok di masa injury time, Gerri lantas berlari ke kotak penalti lawan. Bola dilepaskan dan meluncur ke arahnya. Tanpa buang waktu, ia langsung menyundul bola masuk ke gawang lawan. Gol tersebut jadi penentu kemenangan 1-0 tim berjuluk Beruang Madu itu. Beberapa saat kemudian, videonya tersebar dan jadi viral di dunia maya.

“Memang saya berharap ada gol menit-menit terakhir dan tentu senang bisa cetak gol kemenangan. Dari awal ‘kan buntu, nggak ada peluang yang bisa dimanfaatkan untuk cetak gol. Jadi ada keinginan untuk memecah kebuntuan,” ujar Gerri pascalaga. “Ini karena respons saja, saya maju karena memang ingin memecah kebuntuan, dan saya senang bisa mewujudkannya.”

Ralat: sebelumnya, terdapat kesalahan foto utama, dan malah terpasang foto Shahar Ginanjar. Mohon maaf atas kesalahan ini. 

Temukan feature baru setiap harinya di FourFourTwo.com