Lima Pemain yang Paling Dinantikan di 16 Besar Liga Champions 2014/15

Siapakah lima pemain yang patut kita simak di babak 16 besar UCL? Inilah analisis khas FFT tentang pemain-pemain yang diperkirakan akan mengejutkan banyak orang.

Liga Champions 2014/15 akan membuka fase hidup mati pertamanya pada pertengahan Februari ini. Partai dua leg kerap menghukum mereka yang melakukan kesalahan sekecil apa pun. Karena itulah Liga Champions sulit menemukan juara baru tiap musimnya. Hanya mereka yang memahami betul betapa berharganya tiap detik yang mereka habiskan untuk berlari di atas lapangan, untuk menghindar dari kesalahan dan memburu keberuntungan, yang akan merintis jalan menuju juara.
 
Delapan laga akan menghibur mata kita, beberapa pertemuan yang tak asing satu sama lain kembali terjadi dan statistik sejarah seringkali menjadi sesuatu yang tak berarti. Lantas, kita mungkin akan dibuat terpaku pada satu sosok yang istimewa karena kita tak selalu mampu menerjemahkan apa arti pergerakan 22 pemain di atas lapangan. Keistimewaan mereka menyita perhatian kita sepanjang laga, memaksa kita untuk terus membicarakan mereka meski laga sudah berakhir.
 
Lalu siapa yang akan menjadi sosok istimewa tersebut? Lima pemain ini bisa mengisi fantasi anda sebagai pecandu sepakbola di babak 16 besar Champions League nanti.
 

1. Martin Odeegard

 
Dunia begitu cepat teringat pada sosok Lionel Messi begitu bocah ini meroket namanya tahun lalu. Dikenali bakatnya pada usia yang begitu muda, 15 tahun, Odegaard mungkin sudah menolak banyak tawaran untuk mengikat kontrak dengan sejumlah klub top sebelum akhirnya datang ke Real Madrid, Januari lalu.
 
Messi bisa dikata lebih beruntung daripada Odegaard karena Barcelona bersedia menampungnya pada usia 11 tahun dengan kondisi tak sempurna betul. Mengalami kekurangan hormon pertumbuhan, Barcelona sukses merawat Messi menjadi mesin pembunuh nomor satu di abad 21.
 
Odegaard jelas bukan orang Argentina yang membuat orang-orang sepakbola Eropa Mediterania berani mempertaruhkan banyak hal pada dirinya. Dia bocah Skandinavia, tepatnya Norwegia, yang sejarah sepakbola leluhurnya bukan hal yang menarik untuk diceritakan pada anak cucu pecinta sepakbola.
 
Tapi, setelah penampilannya bersama tim nasional Norwegia tahun lalu kala menghadapi Bulgaria sudah cukup untuk membuat Real Madrid terpikat dengan permainannya yang agresif di sisi kanan. Dan saat El Real menginginkan seorang pemain, mereka akan sama agresifnya dengan Odegaard.
 
Jika Barcelona akhirnya bisa mengatasi masalah dalam raga Lionel Messi, maka Real Madrid punya tugas yang beratnya setara, menunjukkan kepada publik dunia bahwa tak ada yang aneh jika orang Skandinavia ahli mengocek bola dengan begitu indahnya dan keputusan mereka tak salah untuk memasukkan namanya ke ajang Champions League.