LIMA Pembelian Terburuk Musim Ini

TERBURUK! Itulah kata yang tepat menggambarkan tidak sesuainya uang yang dikeluarkan suatu klub untuk membeli pemain baru yang penampilannya jauh dari kata memuaskan, inilah daftar lima pembelian terburuk musim ini yang dirangkum oleh penulis kami Erie Wicaksono.

Mendapat kesempatan bergabung dengan klub idaman jelas tak akan disia-siakan oleh pemain bola manapun. Sedang dicintai atau tidak di tempat sebelumnya bukan menjadi alasan untuk membiarkan kedekatan dari calon klub untuk merayu.

Bagi klub baru mendapatkan buruan baru jelas patut gembira. Ekspektasi sudah ada jauh sebelum para pemain incaran mau menandatangani kontrak baru. Berbagai jenis cara dilakukan supaya mereka mau bermain untuk menajemen baru.

Berbagai pertimbangan sudah dilakukan, menambal lubang posisi tertentu setara dengan memperkuat daerah khusus. Atau sekedar mengikuti keinginan fans setia. Bonus akan mendorong penjualan pernak-pernik klub. Beberapa pemain di bawah sudah bergabung dengan klub anyar pada musim panas.

Lebih sudah satu semester kompetisi, rapor yang mereka dapatkan banyak sekali warna merah.

Luis Suarez

Penyerang internasional Uruguay ini sudah jauh-jauh hari tak kerasan berada di LIverpool. Namun Brendan Rodgers sukses menahan pemain kontroversial untuk satu musim lagi. Hasilnya? Bersama Daniel Sturridge mereka porak-porandakan bek-bek lawan. Gelar pemain terbaik Premier League jadi kado baginya di akhir musim.

Datanglah tawaran dari Barcelona, rival Real Madrid ini tidak sungkan untuk merogoh kocek sedalam 95 juta Euro, bahkan larangan bermain akibat menggigit Giorgio Chiellini pada even empat tahunan tak buat manajemen Blaugrana mundur dari perburuan.

Alasan itu bisa menjadi kedok bagi mereka mengapa pemain anyar tak begitu spesial ketimbang musim sebelumnya. Hanya bermain 14 laga saja di La Liga, torehan gol turun deras seperti ari terjun Niagara, seiring dengan tingkat akurasi tembakannya. Berharap saja karirnya tak seperti Houdini yang gagal keluar dari tong ketika jatuh dari air terjun ini.

Pages