Pemain Muda Terbaik ISC A 2016 Bulan Agustus: Muhammad Tahir

Persipura Jayapura merupakan salah satu klub dengan catatan terbaik di Indonesia Soccer Championship (ISC) bulan Agustus. Hal tersebut tak terlepas dari performa pemain berusia 22 tahun, Muhammad Tahir. Evans Simon menjelaskan alasan ia terpilih sebagai pemain muda terbaik ISC di bulan ini.

Alhamdulillah, kalau jujur, sih, saya nggak nyangka sekarang bisa main di tim senior (Persipura). Mungkin sudah dengar juga kalau main di Persipura itu impian buat seluruh anak-anak Papua. Jadi, saya bersyukur sekali bisa promosi ke tim senior,” ujar Tahir kepada PanditFootball pada bulan Mei silam.

Tahir memang bukanlah “nama lama” di skuat Persipura Jayapura. Ia baru diorbitkan dari tim muda ketika mereka mengikuti turnamen Piala Bhayangkara oleh pelatih Osvaldo Lessa. Namun, perlahan tapi pasti, ia berhasil membuktikan bahwa kariernya di skuat utama, dan di level tertinggi sepak bola Indonesia, bisa bertahan lama.

Dalam empat pertandingan ISC A yang dijalani oleh Persipura di bulan Agustus ini, Tahir selalu diturunkan oleh pelatih Angel Alfredo Vera sebagai starter. Hebatnya lagi, ia tidak hanya dimainkan di posisi aslinya sebagai bek tengah dan kanan, tetapi juga gelandang bertahan. Padahal, peran tersebut baru dipelajarinya ketika diminta pendahulu Alfredo, Jafri Sastra, beberapa bulan silam.

Meski posisi aslinya adalah bek, Tahir kini sering dimainkan sebagai gelandang

“Mengenai saya main sebagai gelandang, ya saya sih semangat di posisi baru ini. Banyak hal-hal baru yang saya temukan, karena yang pasti pelatih (Jafri) ingin saya lebih berkembang. Mungkin, justru di posisi ini saya bakal bisa main lebih baik untuk tim,” beber sosok jebolan Sekolah Sepak Bola Tunas Muda Hamadi tersebut.

Salah satu bukti kesuksesan Tahir dalam menjalankan tugasnya sebagai gelandang bertahan adalah ketika membantu timnya menahan imbang PSM Makassar 0-0 di Stadion Andi Mattalatta yang digelar pada Minggu (28/8) kemarin.

Laiknya Tim Mutiara Hitam, PSM juga merupakan salah satu tim dengan hasil paling impresif pada bulan ini. Mereka melibas Persegres Gresik United 3-2 dan Bali United 4-0 di kandang. Menurut Bergas Agung, kegemilangan Juku Eja tak bisa dilepaskan dari peran Rasyid Bakri, yang dinobatkan sebagai gelandang terbaik ISC bulan Agustus versi FourFourTwo.

Alfredo menyadari kualitas Rasyid dalam menyalurkan bola ke lini depan PSM. Oleh sebab itu, ia menugaskan Tahir, serta Fernando Tiago, untuk mematikan pergerakan pemain berusia 25 tahun tersebut.

“Tujuan utamanya agar Ferdinand Sinaga tidak mendapat suplai bola untuk mencetak gol ke gawang kami," beber pelatih asal Argentina tersebut kepada Bola.net selepas laga.

Strategi tersebut terbukti manjur. PSM kesulitan dalam mengembangkan permainan mereka yang mengandalkan operan-operan pendek nan cepat. Alhasil, satu poin berharga pun dibawa pulang oleh Boaz Salossa dkk.

Secara keseluruhan, berdasarkan catatan Labbola, Tahir memiliki akurasi operan 70 persen dan tekel sukses sebesar 63 persen dalam 13 pertandingan yang sudah dimainkan.

Tahir (depan, paling kanan) terus menjadi andalan Persipura di ISC A 2016 meski baru berusia 22 tahun.

Tahir, yang telah menikah akhir tahun lalu, memang tak mendapatkan panggilan dari pelatih tim nasional, Alfred Riedl, ke pemusatan latihan dalam rangka persiapan AFF Suzuki Cup 2016. Namun, ia, dan juga Osvaldo Haay, terpilih untuk menjadi bagian dari tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

BACA JUGA Inilah Skuat Timnas Indonesia untuk Laga Ujicoba vs Malaysia

Jika tidak ada aral melintang, pemuda yang mengidolakan Ricardo Salampessy tersebut akan membela daerahnya di PON XIX Jawa Barat pada 17 hingga 29 September mendatang.

“Kita sedang upayakan agar nama dari dua pemain itu segera terdaftar dan bergabung dengan tim asuhan coach Chris Leo Yarangga. Dari awal sebetulnya dua nama ini masuk dalam tim, tapi (belum resmi) karena miskomunikasi. Mudah-mudahan, usaha kita berhasil supaya dorang dua juga perkuat tim Papua,” ujar Ketua Satuan Tugas Komite Olahraga Nasional Indonesia daerah Papua, Jhony Banua Rouw, kepada SuaraPapua.com.

Ajang tersebut bisa jadi momen yang tepat bagi Tahir untuk semakin mengasah kemampuannya, mempertunjukkan bakatnya, serta memperkuat mentalnya. 

Temukan feature baru setiap harinya di FourFourTwo.com/ID • Indonesia Soccer Championship