Pemain Tua Lebih Baik Ke Bundesliga Atau Serie A

Apakah pemain yang sudah semakin hari semakin tua lebih baik ke Amerika Serikat? Ternyata penulis kami, Erie Wicaksono memberikan analisisnya kemana pemain tua harusnya bermain.

Umur seorang pemain sepak bola bisa dikatakan pendek. Bukan karena setelah itu mereka harus meninggalkan dunia ini, melainkan bertambahnya usia mengurangi kemampuan seseorang untuk aktif terus sepanjang 90 menit pertandingan.

Usia 27 atau 28 tahun, saat tersebut adalah masa-masa puncak atau emas rata-rata pemain bola kebanyakan. Banyak setelahnya perlahan mengalami penurunan stamina. Banyak dari mereka bertahan hingga 32 tahun.

Lihat kebijakan berbagai klub seperti Chelsea dan Milan yang hanya akan menyodorkan kontrak perpanjangan satu tahun bagi para pemain mereka yang sudah menginjak kepala tiga. Alhasil tidak sedikit malah kabur seperti contohnya Andrea Pirlo dan Frank Lampard.

Pemain lain memilih liga-liga di luar Eropa yang intensitasnya tak setinggi di benua Biru, salah satu tujuan kini sedang tren adalah Major League Soccer milik Amerika Serikat. Kaka serta David Villa sudah bermain disini dan tak menutup kemungkinan beberapa pemain lain mulai uzur bisa pindah selain untuk menaikan pamor olah raga sepak bola di negeri Paman Sam.

Akan tetapi ada dua kompetisi besar Eropa yang masih bisa atau cocok bagi pemain menginjak kepala tiga. Tanpa harus keluar dari kawasan, intensitas tinggi memacu adrenalin jadi alasan mereka buktikan kalau belum habis dan bisa bersaing dengan pemain-pemain yang jauh lebih muda.

Bundesliga dan Serie A musim ini diam-diam menjadi tujuan pemain uzur. Dan keputusan mereka tidak salah, khusus kali ini dilihat dari produktifitas mencetak gol. Dibanding dua liga lain yakni Premier League dan La Liga, deretan atas daftar top scorer masih dihuni oleh pemain mulai dari kepala tiga ke atas.

Untuk Spanyol kecil kemungkinan bisa bersaing melawan dua mega bintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sebagai pendulang gol. Puluhan sudah masing-masing ciptakan bagi Real Madrid serta Barcelona. Pemain gaek masuk dalam deretan pencetak gol terbanyak hanya Aritz Aduriz kemudian Sergio Garcia. Nama pertama terdaftar resmi di Athletic Bilbao dengan catatan 15 gol sejauh ini. Sementara Garcia membela Espanyol dan bukukan 12 gol.

Robben tetap konsisten mencetak gol bagi Bayern Munich walaupun usianya sudah tidak muda lagi

Menarik di Bundesliga, dua nama teratas pencetak gol sudah melewati masa emas sebagai pemain bola profesional. Alexander Meier berusia 34 tahun membela Eintracht Frankfurt, 19 gol darinya bantu tim berada di urutan 12. Akan jadi andalan mengingat masih belum aman dari kejaran tim-tim dibawah yang tak ingin degradasi pada akhir musim.

Menyusul Meier adalah pemain andalan Bayern Muenchen sekaligus tim nasional Belanda, Arjen Robben. Bergerak dari sayap ia mampu 17 kali ceploskan bola ke gawang lawan. Jumlah gol cukup banyak bagi mantan pemain Chelsea dan Real di saat usia sudah 31 tahun.

Bergeser ke selatan tepatnya negeri Pizza, disini dari 10 daftar pencetak gol ada empat nama sudah lama bermain bola. Luca Toni dan Antonio Di Natale menginjak usia sama yakni 37 tahun lebih 10 tahun dari usia emas pemain pada umumnya, namun masih bisa cetak 18 dan 13 masing-masing. Setahun lebih muda dari mereka ada top scorer sepanjang masa Piala Dunia, Miroslav Klose. Pemain satu ini bukukan 12 gol bagi Lazio. Dan dibanding tiga nama tersebut Carlos Tevez paling muda lantaran baru berusia 31 akan tetapi 20 gol sudah berhasil ia cetak musim ini sehingga Nyonya Tua mampu pertahankan gelar scudetto.

Premier League jadi kompetisi paling kejam bagi pemain tua khususnya dalam urusan mencetak gol. Hanya Robin van Persie bisa menembus 20 besar pencetak gol terbanyak, dengan jumlah 10 gol sejauh ini bagi Setan Merah.

Pada akhirnya apabila seorang pemain uzur masih ingin merasakan atmosfer serta persaingan ketat, Bundesliga dan Serie A bisa menjadi tujuan ketimbang menyebrang jauh ke Amerika atau Asia Timur seperti Jepang, Cina, dan Korea Selatan. Mungkin iming-iming gaji lebih besar namun sebagai kiblat sepak bola bisa jadi pertimbangan lain mereka sebelum mengambil keputusan.