Persegres Gresik United vs Persija Jakarta: Duel Penghuni Papan Bawah Rasa Papan Atas

Duel Persegres Gresik United melawan Persija Jakarta bisa disebut sebagai duel klub papan bawah. Meski demikian, laga pekan ke-15 Indonesia Soccer Championship (ISC) bisa dibilang menarik jika melihat beberapa pemain yang dimiliki kedua klub. Simak preview spesial Gerry Putra dari FourFourTwo Indonesia...

Laga yang digelar di Stadion Tri Dharma, Gresik, Jumat (12/8/2016), menjadi ajang pembuktian bagi pelatih Liestiadi. Pelatih asal Medan itu dituntut untuk segera membebaskan Laskar Joko Samudro (julukan Persegres) dari jeratan papan bawah ISC A.

Melihat dari catatan statistik pertandingan pekan lalu melawan tuan rumah PSM Makassar, Persegres punya banyak peluang. Dari total tembakan ke gawang, Patrick da Silva dkk, melepaskan 14 kali dibanding dengan PSM yang hanya 11 kali tembakan. Lini depan Persegres punya daya serang yang cukup baik. Patrick da Silva menjadi top skor semantara dengan torehan 4 gol. Yang menarik, motivasi Patrick dipercaya akan lebih meningkat saat berhadapan dengan Persija. Pasalnya Patrick pernah didepak oleh klub asal Ibukota setelah dinyatakan mandul dan gagal memikat hati pelatih Paulo Camargo.

Namun, Patrick kini seperti membuktikan bahwa dirinya menjadi solusi yang tepat bagi lini serang Persegres. Lini bertahan Persija patut memberikan perhatian lebih terhadap pemain asal Brasil itu, jika tidak ingin kembali kecolongan.

Tak hanya ada Patrick saja, karena lini kedua juga punya pemain yang cukup andal mencetak gol. Uniknya, lagi-lagi eks Persija menjadi senjata rahasia Persegres memecah kebuntuan. Agus Indra yang menjadi pemain senior, sudah membobol gawang lawan sebanyak 2 kali.

Agus Indra bersiap mengambil tendangan bebas

Determinasi dan kemampuan umpan-umpan akurat Agus Indra akan menjadi kunci permainan Persegres Gresik United

Tak hanya itu, kemampuannya sebagai gelandang ‘pandai’ pun tak perlu diragukan lagi. Setidaknya 80 persen operan sudah berhasil dilakukan oleh Agus Indra selama 14 pekan ISC berlangsung. Jika kubu Persija tak memberikan pengawalan ekstra kepada Agus Indra, bisa jadi Persegres dapat menaklukan 'Si Merah-Putih' yang sudah puasa kemenangan selama 8 pertandingan.

Dari kubu Persija Jakarta, tak banyak yang akan dirubah. Namun, bukan berarti caretaker pelatih Persija, Jan Saragih, tak melakukan perbaikan. Pria yang pernah menimba ilmu kepelatihan di Inggris itu dipercaya sedang menyiapkan kejutan untuk tuan rumah.

Apa yang dilakukan Jan Saragih kepada Mitra Kukar bisa dibilang menjadi kejutan besar bagi Jafri Sastra. Tidak ada yang menyangka sebelumnya, Jan Saragih mencadangkan pemain bintang seperti Bambang Pamungkas dan Ramdani Lestaluhu. Lalu pria alumni SMA 86 Jakarta itu mempercayakan pemain muda untuk laga melawan Mitra. Hasilnya, beberapa pemain muda Persija unjuk gigi dalam pertandingan tersebut. Selain itu, Jan Saragih juga tak segan menempatkan Hong Soon-hak sebagai bek tengah.

Keterbatasan stok pemain belakang akibat akumulasi kartu yang diterima oleh Willian Pacheco dan buruknya kondisi Maman Abdurrahman,membuat Jan Saragih berani mengambil keputusan ekstrem. Tapi, buah perjudian Jan kepada Hong berhasil. Persija pun bermain lebih atraktif dan meraih hasil imbang.

Hal serupa tampaknya tak jauh berbeda saat pertandingan melawan Persegres. Bahkan tidak mungkin eks pelatih tim amatir Inggris, London Town FC itu menempatkan dua pemain dengan karakter yang sama seperti Ramdani Lestaluhu dan Ambrizal Umanailo.

Ramdani yang bisa bermain sebagai gelandang bisa saja ditempatkan di posisi nomor 10. Kedua sayap tetap dipercayakan kepada Ambrizal dan Ade Jantra. Keduanya dianggap dapat menopang kinerja penyerang muda, Aldi Al Achya, yang kemungkinan kembali mendapat kepercayaan

Sayangnya Persija tidak akan diperkuat oleh Hong Soon-hak yang terkena akumulasi kartu. Untuk itu, Jan seperti mempersiapkan Ramdani atau Sutanto Tan sebagai pengganti Hong. Sutanto punya kualitas dalam hal akurasi passing sedangkan Ramdani punya kemampuan menusuk ke pertahana yang baik.

Jika strategi serba kejutan ala Jan Saragih berjalan dengan baik. Kans menang Persija juga cukup terbuka. Namun, jika Liestiedi cerdik membaca permainan Persija, bisa jadi Macan tidak akan mampu bertahan lama di Gresik.

Hong Soon-hak

Bermain bukan di posisi aslinya? Bukan masalah bagi Hong Soon-hak

Selanjutnya, prediksi susunan pemain dan head-to-head kedua tim.....