Persija vs Sriwijaya FC: Duel Dua Tim dengan Kondisi Lini Depan yang Kontras

Para penyerang Persija masih mengecewakan, sementara Sriwijaya punya salah satu lini depan terbaik di ISC A sejauh ini.

Jumat (24/6/16), Persija akan menjamu Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Tentu saja Macan Kemayoran mengincar kemenangan dalam laga kedelapannya di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Namun, hal tersebut tentunya tak semudah menukarkan kupon menang undian dengan sejumlah uang tunai. Sriwijaya FC adalah salah satu kandidat kuat juara ISC A. Tim asuhan Widodo Cahyono Putro tersebut sampai saat ini masih betah berada di papan atas klasemen sementara.

Sejauh ini, Persija memang hanya terpaut empat angka dari Arema yang berada di puncak klasemen. Namun karena rapatnya jarak di antara para kontestan kontestan dan jumlah gol yang minim, Persija harus puas berada di posisi ketujuh. Ya, Persija sejauh ini hanya mampu mencetak lima gol dari delapan pertandingan, salah satu yang terburuk di antara kontestan-kontestan lainnya. Bahkan, dalam tujuh pertandingan, anak-anak asuhan Paulo Camargo tersebut hanya mampu sekali mencetak lebih dari satu gol, - saat menang 2-1 atas Persela – dalam satu pertandingan. Yang kemudian menjadi pertanyaan: Apa saja yang dilakukan oleh para penyerang Persija sejauh ini?

Dari empat penyerang yang dimiliki Persija, memang baru Jose Adolfo Guerra yang mampu mencetak gol. Aldi Al Achya dan Bambang Pamungkas mandul dalam empat pertandingan, sementara Rahmad Afandi gagal mencetak satu gol pun dalam tiga pertandingan. Beruntung, menyoal kondisi Adolfo Guerra baru-baru ini, Persija mendapatkan kabar bagus. Penyerang asal Kolombia tersebut dikabarkan siap tampil dalam laga big match hari Jumat nanti.

Meski demikian, Paulo Camargo sudah menyiapkan cara alternatif apabila para penyerangnya masih mandul. Syahroni dan Ramdani Lestaluhu, dua pemain sayap Persija, disiapkan untuk menjadi algojo tambahan dari lini kedua. "Kami punya Syahroni dan Ramdani," kata Paulo Camargo. "Keduanya bisa bermain selama 90 menit penuh dan bisa menjadi alternatif."

Persija sendiri kemungkinan besar akan memainkan pressing ketat secara terorganisir pada awal-awal pertandingan. Sutanto Tan, pemain muda Persija, akan memimpin rekan-rekannya di lini tengah untuk mengganggu gelandang-gelandang kreatif Sriwijaya, seperti Eka Ramdani dan Ichsan Kurniawan. Nama terakhir mungkin susah untuk dijinakkan, namun Eka dan Yoo Hyun-koo yang biasanya menemani Ichsan di lini tengah sudah cukup berumur dan sering kedodoran ketika harus menghadapi pressing ketat. Jika Persija kemudian benar-benar bisa mencuri gol terlebih dahulu dengan cara tersebut, mereka dapat kembali memainkan zonal-marking andalan mereka yang membuat gawang Andritany baru kebobolan empat kali sejauh ini.

"Saya tahu Sriwijaya diisi pemain cepat dan tajam, tetapi kami tidak akan menerapkan strategi man-to-man marking karena semua pemain mereka berbahaya," ujar Sutanto Tan.

Dari kubu Sriwijaya, kombinasi antara pemain muda dan pemain berpengalaman memang berhasil membuat Sriwijaya mampu bermain cepat sekaligus efisien. Dan sejauh ini hal tersebut merupakan kunci dari permain anak asuh Widodo Cahyono Putro tersebut. Tenaga muda milik Zalnando di sisi kiri pertahanan Sriwijaya, mampu mengimbangi Supardi Nasir sisi kanan. Duet lini belakang Sriwijaya, Fachrudin dan Achmad Jufriyanto, berada dalam performa terbaiknya. Sementara mobilitas Ichsan Kurniawan mampu mempermudah kinerja Hyun-Koo dan Eka Ramdani. Di lini depan, meski semua pemain Sriwijaya sudah berumur, tidak ada satu pun penyerang Sriwijaya yang tidak berbahaya. Jika Beto dan Hilton Moriera mengalami kebuntuan, Sriwijaya masih memiliki Yohanis Nabar. Ketiga penyerang ini secara keseluruhan sudah mencetak tujuh gol, lebih dari separuh jumlah gol yang sudah dicetak oleh Sriwijaya.

Mengingat Persija berencana meminimalisir pergerakan lini serang Sriwijaya yang berbahaya, Beto dan Hilton Moriera, yang kemungkinan besar bermain sejak awal laga, akan harus bekerja keras pada pertandingan nanti.  Di garis pertahanan Persija, mereka akan berhadapan dengan Maman Abdurahman dan Gunawan Dwi Cahyo. Dan jika mereka sering turun ke lini tengah untuk mencari bola, Amarzukih siap menghantui pergerakan mereka.

Perkiraan Formasi

Persija (4-2-3-1)

Andrytani; Ismed Sofyan, Maman Abdurahman, Gunawan Dwi Cahyo, Novri Setyawan; Ade Jantra, Amarzukih, Syahroni, Sutanto Tan, Ramdani Lestaluhu; Adofo Guerra

Sriwijaya FC (4-3-3)

Teja Paku Alam; Zalnando, Fachruddin, Ahmad Jufriyanto, Supardi Nasir; Yoo Hyun-koo, Ichsan Kurniawan, Eka Ramdani; M. Ridwan, Beto, Hilton Moriera

DATA & FAKTA

  • Dari tiga pertandingan kandang Persija sejauh ini, Macan Kemayoran selalu memperoleh poin penuh
  • Ade Jantra, gelandang Persija, sementara ini menjadi top skorer Persija dengan torehan dua gol
  • Sejauh ini, bersama Pusamania Borneo, Sriwijaya FC adalah tim yang mampu mencatatkan kemenangan terbesar di ISC A, yaitu saat menang 5-0 atas Madura United.
  • Sriwijaya FC adalah tim terbaik ketiga di ISC A menyoal melakukan tembakan tepat sasaran. Anak-anak asuh Widodo Cahyono Putro tersebut sudah melakukan tembakan tepat sasaran sebanyak 29 kali.

Head-to-Head

25/11/2015 Sriwijaya FC 0-1 Persija
18/01/2015 Persija 0-1 Sriwijaya FC
11/01/2015 Persija 0-0 Sriwijaya FC
08/06/2014 Sriwijaya FC 3-1 Persija
09/03/2014 Persija 1-1 Sriwijaya FC

Lima Pertandingan Terakhir Persija

19/6/2016 Arema Cronus 1-0 Persija
10/6/2016 Persija 1-0 PS TNI
29/5/2016 Barito Putera 1-0 Persija
22/5/2016 Perseru Serui 0-0 Persija
13/5/2016 Persija 2-1 Persela Lamongan

Lima Pertandingan Terakhir Sriwijaya FC

18/6/2016 Sriwijaya FC 1-0 PSM Makassar
12/6/2016 Gresik United 2-1 Sriwijaya FC
29/5/2016 Sriwijaya FC 0-0 Mitra Kukar
22/5/2016 Bhayangkara Surabaya United 0-1 Sriwijaya FC
15/5/2016 Sriwijaya FC 5-0 Madura United