Persipura Jayapura vs Persib Bandung: Duel Serangan Cepat

Persib punya sejarah buruk saat bertandang ke kandang Persipura, dan mereka bisa saja melanjutkan catatan buruk itu jika tak berhati-hati.

Sejak era Indonesia Super League (ISL), Persipura Jayapura tak pernah kehilangan angka saat menjamu Persib Bandung di stadion Mandala, Jayapura. Dan dalam gelaran Indonesia Soccer Championship (A) A sejauh ini, Mutiara Hitam, julukan Persipura, juga tak pernah gagal meraih angka saat bermain di kandang. Dengan pendekatan seperti itu, Kamis (21/07/16) nanti, Persib Bandung tidak hanya akan menghadapi sebuah tim yang selalu menjadi mimpi buruk mereka. Maung Bandung juga akan melawan sebuah sejarah yang kurang menguntungkan.

Kamis nanti, seperti apa yang dikatakan Djadjang Nurdjaman, pelatih Persib, Maung Bandung akan bermain dengan gaya yang berbeda. Jika selama ini Persib sering bermain dengan mengandalakan penguasaan bola, yang menyebabkan mereka menjadi tim terbanyak dalam hal jumlah operan (3340) di ISC sejauh ini, Persib akan lebih banyak mengandalkan serangan balik di Jayapura nanti.

M. Taufik yang tidak bermain saat Persib melawan Persija akhir pekan lalu kemungkinan besar akan kembali mendampingi Hariono, menggantikan peran Kim Kurniawan, di depan garis pertahanan Persib. Selain disiplin dalam bertahan, berbeda dengan Kim Kurniawan, M. Taufik juga jarang melakukan delay saat Persib melakukan serangan. Umpan-upannya akan sangat berguna saat Persib melakukan serangan cepat.

Di lini belakang, Persib mendapatkan kabar kurang menyenangkan dengan cedera ringan yang dialami Purwaka Yudhi, bek tengah andalan Persib. Meski demikian, Persib masih memiliki Yanto Basna yang tak kalah ciamik. Kecepatan Yanto Basna akan sangat berguna untuk mengimbangi pemain-pemain depan Persipura yang terkenal lincah. Selain itu, Yanto juga tampil bagus saat menghadapi Persija akhir pekan lalu. Lima tekel sukses (terbanyak dalam pertandingan) dari lima kali usaha yang dilakukannya berhasil membuat pemain-pemain Persija kesulitan untuk menembus pertahanan Persib. Mengingat kecepatan yang dimiliki pemain-pemain sayap Persipura, Persib kemungkinan besar akan sering mendapatkan serangan dari sisi lapangan. Terutama dengan Tony Sucipto yang sering maju ke depan, duet full-back Persib harus mampu menjaga posnya sebaik mungkin jika tidak ingin kecolongan.  

Di lini serang, seperti ketika menghadapi Persija, Robertino Pugliara kemungkinan besar akan mendapatkan pengalawan ketat. Dan dengan kecepatan yang dimilikinya, Samsul Arif atau Tantan bisa lebih berguna daripada Zulham Zamrun yang belum mampu menampilkan performa terbaiknya pasca cedera. Sementara itu, Sergio van Dijk, penyerang Persib, kemungkinan besar akan sering berhadapan Bio Pauline, center-back Persipura. Duel satu lawan satu di antara kedua pemain tersebut akan sangat menentukan.

Dari kubu Persipura, anak asuh Jafri Sastra tersebut sedang berada dalam tren yang positif. Setelah mengawali ISC A dengan tidak meyakinkan – salah satu start terburuk Persipura dalam beberapa tahun terakhir –, Persipura kini mampu merangsek ke papan atas, mendekati Arema Cronus, sang pemuncak klasemen. Terakhir, mereka berhasil mengalahkan Pusamania Borneo FC di Kalimantan dengan skor 0-3, yang merupakan kemenangan tandang dengan margin terbesar di ISC A sejauh ini.

Starting XI Persipura akhir pekan lalu, saat mengalahkan Pusamania Borneo, kemungkinan besar akan dipertahan Jafri Sastra saat menghadapi Persib nanti. Ferdiansyah akan menjadi andalan di bawah mistar. Muhammad Tahir, yang bisa bermain di berbagai macam posisi, akan menjadi andalan di sisi kanan pertahanan. Peran Tahir pada pertandingan nanti mungkin krusial mengingat Persib sering melakukan serangan dari sisi kiri. Sementara Nelson Alom akan tetap menjadi andalan di lini tengah, kecepatan Feri Pahabol dan Riky Kayame akan tetap diandalkan  di lini depan.

Persipura kemungkinan besar memang akan bermain menyerang pada pertandingan nanti. Meski demikian, di bawah asuhan Jafri Sastra, Mutiara Hitam mempunyai gaya bermain yang sedikit berbeda daripada gaya bermain sebelumnya. Cara menyerang mereka tak lagi bertele-tele. Persipura tak ragu untuk melakukan serangan cepat. Dan dengan pendekatan seperti itu, sebelum Persib memikirkan bagaimana caranya melakukan serangan balik dengan cepat, ada baiknya mereka selalu berkonsentrasi saat tidak menguasai bola.

Perkiraan Formasi

Persipura Jayapura (4-3-3)

Ferdiansyah; Yustinus Pae, Ricardo Salampessy, Bio Pauline, M. Tahir; Neslon Alom, Jaelani, Isaac Wanggai; Boaz Salossa, Eddy Boakay, Feri Pahabol, Riky Kayame

Persib Bandung (4-2-3-1)

I Made Wirawan; Dias Angga, Yanto Basna, Vladimir Vujovic, Tony Sucipto; M. Taufik, Hariyono, Robertino, Atep, Samsul Arif; Sergio van Dijk

DATA & FAKTA

  • Hampir semua penyerang Perispura, dari Boaz Salossa hingga Riky Kayame, yang bermain di ISC A sejauh ini berhasil mencetak gol. Total mereka sudah mencetak 12 gol.
  • Dengan torehan tujuh gol, bersama Mitra Kukar dan Barito Putera, Persipura adalah tim paling produktif di laga tandang ISC A sejauh ini.
  • Dua kekalahan yang diderita Persib di ISC A sejauh ini terjadi dalam pertandingan tandang.
  • Persib sudah mencetak dan kemasukkan 11 gol di ISC A.

Head-to-Head

(07/11/14)       Persipura Jayapura (1) 5-7 (1) Persib Bandung
(11/09/13)       Persipura Jayapura 1-0 Persib Bandung
(13/01/13)       Persib Bandung 1-1 Persipura Jayapura
(27/03/11)       Perib Bandung 2-2 Persipura Jayapura
(02/02/11)       Persipura Jayapura 5-1 Persib Bandung

Lima Pertandingan Terakhir Persipura Jayapura

(15/07/16)       Pusamania Borneo FC 0-3 Persipura Jayapura
(03/07/16)       Sriwijaya FC 1-0 Persipura Jayapura
(26/06/16)       Arema Cronus 0-0 Persipura Jayapura
(19/06/16)       PS TNI 1-3 Persipura Jayapura
(13/06/16)       Persipura Jayapura 5-4 Barito Putera

Lima Pertandingan Terakhir Persib Bandung

(16/07/16)       Persib Bandung 0-0 Persija Jakarta
(02/07/16)       Perib Bandung 3-2 PSM Makassar
(27/06/16)       Persegres Gresik United 2-1 Persib Bandung
(18/06/16)       Persib Bandung 2-1 Mitra Kukar
(11/06/16)       Bhayangkara Surabaya United 4-1 Persib Bandung