Para Pesepakbola Asia Tenggara yang Pernah Bermain Indonesia

Ada masa ketika kompetisi Indonesia sangat diminati oleh pemain asing dan juga para pemain negara tetangga di Asia Tenggara. FourFourTwo Indonesia mencoba merangkum nama-nama pesepakbola Asia Tenggara yang pernah bermain di Indonesia...

Sebagai negara besar di Asia Tenggara, atmosfer sepakbola Indonesia sudah seperti negara lain yang sangat kental budaya olah raga populer ini. Beberapa klub besar Eropa pernah datang kesini dan mengungkapkan kalau memang hawa dan suasana ketika bermain di tanah air tidak ubahnya di tempat mereka biasa bermain.

Tak terkecuali para pemain sepakbola Asia Tenggara - jika menengok kembali, ternyata ada cukup banyak pemain top Asia Tenggara yang pernah memilih Indonesia sebagai pelabuhan karier profesional mereka. Siapa saja?

Fandi Achmad – Singapura

Fandi Ahmad merupakan pionir pemain asing Asia Tenggara di Indonesia. Pemain yang masih punya darah dari Pacitan, Jawa Timur itu direkrut Niac Mitra pada tahun 1982. Fandi menerima bayaran dari Niac Mitra sebesar $75.000 AS untuk kontrak satu tahun.

Di Niac, Fandi tampil bak raja. Bahkan dalam beberapa kesempatan, Fandi diperbolehkan mengunjungi keluarganya di Singapura. Namun Fandi menjawab keistimewaannya di Niac dengan gelar juara Liga Sepakbola Utama atau yang dikenal dengan Galatama musim 1982/83.

Fandi mencetak 13 gol dalam satu musim. Dirinya pun menjadi pahlawan Niac Mitra dan mendapat gelar warga kehormatan Surabaya.

David Lee – Singapura

Seangkatan dengan Fandi Ahmad di Niac Mitra, David Lee juga menjadi pemain asing dari Asia Tenggara yang sukses. Berposisi sebagai kiper, ia sukses menjaga gawang Niac Mitra dengan baik.

Hasilnya, bersama dengan Fandi Ahmad ia berhasil membawa gelar juara Galatama ke Surabaya. Niac Mitra menjadi klub kedua Surabaya yang dicintai masyarakat Kota Pahlawan, selain Persebaya.

Atas gelar juara tersebut, David Lee juga dianugrahi sebagai warga kehormatan Surabaya, sama seperti Fandi Ahmad.

Pages