PROFIL Lima Tim Besar Babak 16 Besar Liga Champions 2014/15

Percayalah, lima tim ini adalah calon-calon kuat juara Liga Champions 2014/15. Arsenal, Atletico Madrid dan Manchester City tidak masuk ke dalam daftar ini, karena kemungkinan mereka akan dengan cepat menyudahi perjalanannya di liga terbesar Eropa ini, kurang lebih itu yang di jelaskan oleh penulis FFT ID, Nanda Febriana disini.

Layar kompetisi sepakbola tertinggi antar klub Eropa akan kembali terbuka. Bentrok 16 tim terbaik di fase grup telah ditentukan dan delapan laga mempertemukan klub-klub yang memainkan peran utama sebagai raksasa-raksasa yang mendominasi dengan gelar juara dan pengalaman mereka, beberapa klub berkarakter kuat tanpa mahkota dan sisanya seolah hanya menjadi pelengkap dari sebuah cerita tiap musim.
 
Beberapa klub besar seperti Bayern Munich dan Real Madrid seperti memiliki skenario tetap dalam beberapa musim terakhir dengan konsistensi mereka. Chelsea berkibar kencang semenjak dibeli Roman Abramovich 2003 dan membayar segala pengorbanan bos minyak asal Rusia itu dengan sebuah kisah bak dongeng pada 2012. Ada juga Arsenal yang rutin menjadi buah bibir tapi hanya sekali menjadi dua tim terakhir yang menjadi penutup panggung Champions League di tahun 2006.
 
Bagaimana dengan keunikan karakter klub-klub besar lainnya? Simak ulasan mini kami berikut ini.
 

1. Real Madrid

Juara: 10 kali
Pemain bintang: Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale
 
Seperti yang disebutkan di atas, Real Madrid seolah memiliki skenario tetap dalam beberapa musim terakhir. Butuh empat semifinal, tiga di antaranya di era Jose Mourinho, untuk akhirnya bisa menggenapi raihan trofi Big Ear mereka menyentuh angka 10.
 
Atletico nyaris mempermalukan El Real dua kali musim lalu. Setelah mematahkan dominasi tetangga mereka yang kaya raya di kancah domestik, Atletico dikepung kesialan di partai final diawali dengan cederanya Diego Costa hingga gol penyeimbang Sergio Ramos di menit 93.
 
Musim ini El Real meraih poin sempurna di fase grup dengan Ronaldo dan Bale menjadi sosok kunci di atas lapangan. Ironisnya, dua bintang ini pula yang kini tengah dirundung masalah. Bale dan Ronaldo mengundang rasa tidak simpatik suporter dengan sindrom super star mereka. Dari sikap sok pahlawan hingga pesta ulang tahun usai kekalahan memalukan, suporter El Real tentunya berharap Schalke tidak akan bisa mengambil keuntungan apa pun dari ulah kedua bintang klub itu akhir-akhir ini.
 

 

Pages