Profil Singkat Tim Nasional Indonesia U-22

Inilah profil singkat dari tim nasional Indonesia U-22 yang berusaha lolos ke putaran final Piala Asia U-23 di Qatar pada tahun 2016.

Sekumpulan anak muda ini tengah mengusung misi untuk meloloskan Indonesia ke ajang Piala Asia yang dihelat di Qatar pada Januari 2016. Enam tahap pelatnas yang dimulai dari Desember 2014 telah mereka arungi, dua lawan tanding uji coba (melawan Suriah dua kali dan Vietnam) juga telah mereka hadapi, pasukan Aji Santoso dinyatakan sudah siap 100 persen.
 
Hasil positif di dua laga Kualifikasi Piala Asia Grup H pun sudah mereka petik. Kemenangan telak 5-0 dari negara tetangga, Timor Leste, pada Jumat (27/3) lalu di Stadion GBK serta 2-0 dari Brunei Darussalam menjadi bekal berharga untuk menghadapi tim besar Asia, Korea Selatan.
 
Dalam kualifikasi ini ada 23 nama yang tersedia dalam daftar pelatih Aji Santoso dan kami menyajikan sekilas profil skuad Garuda Muda yang selanjutnya akan diandalkan untuk berkompetisi di Sea Games 2015.

Kiper

Pemain: Teguh Amirudin (Barito Putera), Ravi Murdianto (Mitra Kukar), M. Natsir Fadhil (Persib Bandung)
 
M. Natshir sudah menjadi pilihan utama Aji Santoso dalam dua laga kontra Timor Leste dan Brunei Darussalam. Kepercayaan Aji Santoso kepada kiper ketiga Persib Bandung ini dibayar dengan performa cemerlang, terutama saat ia berhasil menghindarkan gawang Indonesia dari kebobolan di menit-menit awal dengan menepis penalti lawan kala kontra Brunei Darussalam, Minggu (29/3) di Stadion GBK. Menghadapi Korea Selatan, kiper yang masih menanti laga debutnya di ISL ini kembali diunggulkan di bawah mistar gawang ketimbang eks kiper U-19, Ravi Murdianto, yang kerap lemah menghalau bola-bola atas.
 
 
 
Pemain Belakang
 
Pemain: Andik Rendika Rama (Persela Lamongan), Abduh Lestaluhu (Persija Jakarta), Putu Gede (Persebaya Surabaya), Manahati Lestusen (Barito Putra), M. Zainuri (Persebaya Surabaya), Hansamu Yama Pranata (Barito Putra), Rudolof Yanto Basna (Mitra Kukar), Sunny Hizbullah (Persiba Bantul).
 
Aji Santoso menunjuk kapten timnya dari barisan pemain belakang. Manahati Lestusen, pemain yang merumput bersama Barito Putra ini sempat mencicipi pengalaman bermain di Eropa saat memperkuat Vise, klub Divisi Dua Belgia. Debut internasional pertamanya bersama skuad Garuda dimulai persis setahun yang lalu saat ia masuk menggantikan Rizky Pellu dalam laga persahabatan kontra Andorra, 26 Maret 2014. Ia menggeser peran yang sebelumnya dipegang Sahrul Kurniawan.
 
Tiga pemain andalan Aji Santoso lainnya untuk melengkapi formasi empat bek adalah Putu Gede, Abduh Lestaluhu dan Hansamu Yama. Nama Abduh Lestaluhu diparkir saat menjalani laga terakhir kontra Brunei, digantikan oleh Andik Rendika, pemain yang juga menggantikannya di pertengahan babak kedua saat jumpa Timor Leste. Abduh Lestaluhu memberikan kekuatan di lini pertahanan Garuda Muda yang sejauh ini tampak sering kerepotan saat lawan sekelas Brunei memberikan serangan balik.
 

Ramdani Lestaluhu bisa menjadi andalan Aji Santoso

Pemain Tengah

Pemain: Paulo Sitanggang (Barito Putra), Evan Dimas Darmono (Persebaya Surabaya), Wawan Febrianto (PBR), Adam Alis Setyano (Persija Jakarta), Hendra Adi Bayauw (Semen Padang), Ahmad Nufiandani (Arema Malang), Zulfiandi (Persebaya Surabaya), Ilham Udin Armaiyn (Persebaya Surabaya)
 
Ini adalah lini gudang bakat dengan Evan Dimas sebagai bintangnya. Pemain jebolan SSB Sasana Bhakti dan SSB Mitra Surabaya ini bisa disebut sebagai salah satu pemain muda dengan visi permainan terbaik di Asia saat ini. Evan Dimas menjadi pemain Indonesia pertama yang berhasil mencetak gol di tiga level timnas berbeda dalam sebuah turnamen resmi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Dia menyumbangkan gol untuk tim U-19 di PPA U-19 2014, timnas senior di Piala AFF 2014, dan timnas U-22 di PPA U-23 2016. Muda, pergerakan yang cerdas dan tenang, Evan memiliki segalanya untuk sukses di masa depan.
 
Bakat-bakat lainnya ada dalam diri Adam Alis dan Ilham Udin Armayn yang memiliki unsur kecepatan dan teknik bola yang apik. Khusus bagi Adam Alis, pemain asal Persija ini menjalani laga debutnya di level internasional saat melawan Timor Leste dan langsung menyumbangkan satu gol pembuka dalam kemenangan 5-0.
 

Penyerang

Pemain: Antoni Putro Nugroho (Barito Putra), Christovel M Sibi (Persipura), Sutanto Tan (Pusam Bali United), Muchlis Hadi Ning (PSM Makassar)
 
Nama Muchlis Hadi menjadi yang paling menonjol berkat sumbangan  dua gol yang ia lesakkan ke gawang Timor Leste dan Brunei Darussalam. Pemain yang pernah mendapatkan didikan di Persebaya U-14, Arema Domhils 15 dan Benteng Muda 16 itu kini berseragam PSM Makassar. Kemampuan utama pemain asal Mojokerto ini adalah kerap mencetak gol dengan penempatan posisi yang tepat ditunjang dengan fisik yang prima dan kecepatan yang tajam. Aji Santoso bahkan memujinya mirip dengan Filippo Inzaghi, pelatih AC Milan yang dulu pernah berkarir di Juventus dan AC Milan.
 
 
Sumber foto utama: Sportiplus.com