Semua Hal Yang Anda Harus Ketahui Dari Pemain Baru Manchester United, Anthony Martial

Jon Radcliffe memperkenalkan pemain cepat AS Monaco yang bisa saja menuju Premier League...

Kisah Martian Dalam 60 Detik

DATA MARTIAN

  • Tanggal Lahir: 5 Desember 1995
  • Tempat Lahir: Massy, Perancis
  • Posisi: Penyerang
  • Tinggi: 5 kaki 11in
  • Klub: Monaco (63 penampilan, 14 gol)
  • Klub Sebelumnya: Lyon
  • Tim Nasional: Perancis U21 (12 penampilan, 4 gol)

Jika anda belum terlalu menyadari, Perancis memproduksi beberapa talenta muda cemerlang di sepak bola Eropa.
 
Bintang seperti Raphael Varane dan Paul Pogba membangun karirnya dari beberapa klub di negara itu, sementara yang lain seperti Nabil Fekir dan Alexandre Lacazette tampil mengesankan di Ligue 1.
 
Anthony Martial merupakan bagian dari gelombang anak-anak berbakat selanjutnya dengan potensi besar, dan telah disebut-sebut sebagai bintang masa depan di tanah airnya selama beberapa tahun.
 
Dia direkrut oleh Lyon dari tim muda Paris, CO Les Ulis, klub yang sama di mana Thierry Henry mulai bermain pada usia 14 tahun.
 
Martial membuat debut tim utama-nya dua tahun kemudian dalam pertandingan grup Liga Europa sebelum bergabung dengan klub kaya baru - AS Monaco pada 2013 dengan harga 5 juta euro pada tahun berikutnya, biaya sangat besar untuk pemain muda di bursa transfer Perancis pada umumnya.
 
Musim lalu ia tampil bagus bersama tim besutan Leonardo Jardim tersebut dan membuat namanya makin dikenal setelah beberapa kali tampil mengesankan di Liga Champions saat tim asal Prancis yang tidak difavoritkan itu melaju perempat final. Dia sangat menonjol melawan Arsenal, yang dikalahkan Monaco dalam dua leg di babak 16 setelah menang 3-1 di Emirates Stadium. Martial memberikan assist kepada Dimitar Berbatov untuk gol kedua timnya.
 
Pemain berusia 19 tahun ini mencetak 12 gol di semua kompetisi pada 2014-15, lebih dari rekan settim lainnya, dan sempat dikaitkan dengan Tottenham pada musim panas 2015 dengan harga 18 juta euro.

Kenapa Anda Harus Mengenalnya

Setelah awalnya kesulitan untuk menunjukkan siapa dirinya karena kehadiran Radamel Falcao dan James Rodriguez, Martial telah menjadi bagian penting dari tim Monaco dan juga vital untuk kesuksesan timnya - hanya Fabinho, Joao Moutinho dan Yannick Ferreira Carrasco yang bermain lebih banyak darinya musim lalu. Performanya menjelang akhir musim lalu sungguh fantastis: dari 7 Maret, ia mencetak delapan gol dalam 15 pertandingan.
 
Penampilan mengesankan itu membuatnya dinominasikan sebagai pemain muda terbaik Ligue 1 (sembilan gol membuatnya menjadi pemain muda yang mencetak gol terbanyak di lima liga top Eropa). Meski kalah dari pemain Lyon, Nabil Fekir, dia boleh berbangga hati dengan usahanya - tapi Martial tak puas begitu saja.
 
"Saya bermimpi bermain untuk tim nasional Perancis dan memenangkan Piala Dunia," katanya. Tidak memakan waktu terlalu lama sebelum ia mendapat telepon dari Didier Deschamps, yang tidak diragukan lagi akan terus memantau anak muda ini.Bersama tim muda Prancis ia memberikan penampilan terbaiknya. Dengan 27 gol di lima kelompok usia yang berbeda, rasio mencetak satu gol di dua laga bukanlah hal yang bisa diacuhkan begitu saja.

Kelebihan

Setelah bermain untuk tim yang sama seperti Henry, maka tak bisa dihindari lagi bahwa Martial akan dibandingkan dengan legenda Perancis. Sama seperti mantan pemain The Gunners itu, dirinya adalah pemain yang meledak-ledak dan memiliki kecepatan yang luar biasa - ditambah dengan kemampuan dribel dan kontrol bola - membuatnya menjadi mimpi buruk untuk pemain lawan, dan dia terkenal di Perancis karena kemampuannya yang menakutkan dalam memecah lini pertahanan.
 
Martial juga merupakan pemain yang tidak egois yang mampu memberikan assist untuk rekan satu timnya. Dengan beberapa kesamaan tersebut, beberapa pihak menilai Martial memiliki apa yang dibutuhkan untuk mengikuti jejak mantan pemain Ulis lainnya (Thierry Henry).

Kelemahan

Kelemahan Martial adalah ia kurang memiliki kekuatan. Remaja ini sering tidak mampu menahan bek terkuat dan duel di udara, yang harus segera dia perbaiki jika ia sangat ingin menjadi bintang dunia.
 
Dia juga harus mengasah kebugaran dan stamina-nya: dari 35 pertandingan liga yang ia mainkan musim lalu, Martial hanya bermain 90 menit penuh sebanyak tiga kali. Ini masalah yang diakui oleh Claudio Ranieri dulu, ia menyatakan bahwa terkadang ia harus menarik keluar sang pemain karena 'kehabisan bensin'. 

Apa Kata Mereka...

Saat Monaco mampu mengeluarkan uang untuk merekrut beberapa nama besar di dunia sepakbola, Martial telah memiliki kesempatan untuk bermain dengan beberapa pemain top. Tapi tampaknya para pemain top itu juga terkesan dengan apa yang mereka lihat dari anak muda ini. "Dia adalah pemain yang, jika ia baik baik secara fisik dan mental, dapat menjadi pemain yang sangat berpengaruh baik nasional maupun internasional," kata gelandang Moutinho. Ranieri menambahkan: "Dia memiliki kualitas untuk menjadi bintang dunia, potensi untuk memiliki karier besar. Dia masih muda tapi memiliki mentalitas yang sangat baik..."

Apakah Anda Tahu?

Meskipun dari Paris, Martial mengakui bahwa dia adalah seorang penggemar Lyon, yang seharusnya tidak mengejutkan mengingat bahwa ia memulai karirnya di sana. Pemain favoritnya adalah pemain asal Brasil Sonny Anderson, jadi sang penyerang mungkin akan sangat bahagia saat ia bisa belajar langsung dari pemain idolanya, yang menghabiskan empat tahun sebagai pelatih striker dengan tim asal Rhône-Alpes tersebut.

Apa Yang Akan Terjadi Selanjutnya?

Sementara saat Ligue 1 dinilai mampu meningkatkan kualitas dan reputasinya, ia masih harus melakukan banyak hal untuk bisa pergi ke liga top Eropa seperti Premier League dan La Liga. Tidaklah mengherankan, kemudian, bahwa Martial telah dikaitkan dengan kepindahan ke mantan klubnya (Lyon), dengan Spurs, Arsenal dan Manchester United semuanya berminat pada dirinya. 
 
Apakah dia tetap di Monaco atau mencari klub baru, tidak ada keraguan bahwa Martial adalah salah satu properti terpanas sepakbola. Ini musim yang luar biasa untuk pemain berusia 19 tahun, Euro 2016 akan dihelat di negaranya. Masa depan yang terlihat cerah bukan hanya untuk striker, tapi juga sepakbola Prancis secara keseluruhan.
 
Walaupun kini dirinya sangat dekat untuk bergabung bersama Manchester United setelah dikabarkan klubnya, Monaco menerima tawaran uang dalam jumlah besar dari juara Inggris 20 kali tersebut. Kita akan melihat, apakah dirinya akan sukses menjadi tumpuan setan merah yang kini mengalami masalah kemandulan di lini depan.

Baca juga ulasan kami tentang talenta-talenta muda dunia dalam Talentspotter