Semua yang perlu Anda ketahui tentang ... Ciro Immobile

Adam Digby membuka selubung soal striker muda Torino yang mencoba menerabas masuk ke skuad Piala Dunia Italia ...

Ulasan 60 detik

Lahir di kaki Gunung Vesuvius di kota kecil Torre Annunziata nampaknya pas bahwa Immobile berlaga di Torino, klub yang hidup di bawah bayang-bayang tetangganya yang raksasa, Juventus. Bergabung ke klub lokal Sorrento pada usia 12 tahun, enam tahun kemudian Immobile dikontrak oleh Bianconeri. Dia menikmati dua musim sukses bersama tim Primavera (kesebelasan U-20) dan jadi pencetak gol terbanyak dalam ajang bergengsi Viareggio Tournament pada 2010.

Kecakapannya di muka gawang memberinya debut tim utama pada usia 19 tahun, sebelum akhirnya dua kali dipinjamkan, pertama ke Siena --saat itu dimanajeri Antonio Conte-- lalu ke Grosseto. Kepindahan ke Pescara pada 2011/2012 membuatnya bermain di bawah arahan Zdenek Zeman, yang barangkali manajer yang ideal buat membentuk penyerang muda ini. Dia memporak-porandakan Serie B, membantu Pescara juara dan promosi ke liga papan atas dengan 28 golnya di tim yang juga mengorbitkan Marco Verratti dan Lorenzo Insigne jadi pemain bintang. Sebagai pencetak gol terbanyak, Immobile jadi perhatian seantero negeri, tapi tahun depannya dia lagi-lagi menderita karena dipindahkan ke Genoa dan dia jadi orang kedua buat Marco Borriello.

Biodata

BIODATA

    Tanggal lahir 20 Februari 1990

    Tempat lahir Torre Annunziata, Italia

    Tinggi 185cm

    Posisi Penyerang

    Klub Torino; 29 laga (25 starter), 19 gol

    Bekas klub Juventus, Siena, Grosseto, Pescara, Genoa

    Timnas Italia 1 laga , 0 gol

Menutup musim dengan hanya lima gol dan tiga assist, nampaknya dia tak cocok di liga papan atas --sampai pada musim panas lalu ketika Torino memanggilnya. Dikirim ke seberang kota sebagai bagian dari perjanjian pertukaran Angelo Ogbonna ke Bianconeri, Immobile jadi pemain kunci dalam musim sukses the Granata. Sudah membukukan 17 gol, pemain 24 tahun ini hanya cukup melewati Carlos Tevez buat meraih gelar capocannoniere Serie A.

Rating pencari bakat

Tendangan 9 • Sundulan 6 • Operan 5 • Tackling 4 • Kecepatan 7 • Kontrol bola 6 • Kreativitas 7 • Kinerja 6

Mengapa kita perlu mengenalnya

Immobile kini dibicarakan sebagai pemain yang akan masuk ke timnas Italia ke Piala Dunia. Kehadirannya di antara penyerang yang lebih ternama di tim semenanjung itu sangat mengejutkan kalau mengingat perjalanannya hingga ke klubnya sekarang ini. Dia menjalani debutnya bersama Italia dalam pertandingan persahabatan melawan Spanyol pada Maret lalu --dan bisa mempertahankan posisi itu jika mempertahankan produktivitasnya.

Golnya pada musim ini berasal dari 75 kali upaya dengan rata-rata 2,8 per pertandingan yang jauh lebih rendah dari Tevez (3,8 per pertandingan) dan Giuseppe Rossi (3,3). Dengan setengah kontraknya masih dipegang Juventus --dan klub seperti Borussia Dortmund tertarik merekrutnya-- Immobile pasti akan jadi cerita besar pada musim panas ini.

“Dia membuktikan diri sebagai pemain hebat, tak mudah mncetak 17 gol di Italia. Dia bermain bagus jadi jelas dia berhak memakai kaus ini.”

- Carlos Tevez, ketika ditanya mengenai kemungkinan Immobile kembali ke Juventus

Kelebihan

Mencetak gol. Kedengarannya biasa saja, tapi Immobile adalah tipe penyerang gaya lama, seseorang yang melihat mencetak gol adalah satu-satunya alasan dia ada di lapangan. Dia mencetak 17 golnya pada musim in bukan dari bola mati. Meski ketika di Pescara dia menunjukkan bisa memainkan permainan menekan, bersama Torino dia diminta melakukan hal lain, dan hanya berkonsentrasi berada di tempat yang tepat pada waktu yang pas. Sering mengambil keuntungan dari permainan mantap Alessio Cerci di belakangnya, betapa cepatnya dia membangun kesepahaman dengan playmaker tim itu juga jadi faktor bear kesuksesannya.

Kelemahan

Kecenderungannya terkena jebakan offside sepertinya mencegah dia mencetak lebih banyak gol lagi. Catatan 1,4 kali terkena bendera hakim garis per pertandingan, itu berarti  yang tertinggi di antara pemain di Serie A dan itu sesuatu yang harus diperbaikinya jika ingin lebih maju lagi. Operannya juga masih payah, hanya sukses 70,8% pada musim ini dan rata-rata kurang dari 19 per pertandingan. 

Tahukah Anda?

Debut Juventusnya terjadi sebagai pemain cadangan pada menit-menit akhir yang menggantikan Alessandro Del Piero pada Maret 2009, yang hampir terasa seperti ritual penasbihan penyerang muda klub ini. Dengan 14 gol selama dua tahun di Viareggio Tournament (empat pada 2009, 10 pada 2010) dia juga mematahkan rekor Renzo Cappellaro yang sudah bertahan 50 tahun.

Masa depannya?

Kepemilikan bersama antara kedua klub kota Torino itu perlu diselesaikan pada beberapa bulan ke depan, tapi pemain 24 tahun ini melihat tak banyak alasan buat meninggalkan the Granata. Dalam wawancara baru-baru ini kepada La Stampa, Immobile mengatakan, “Torino adalah klub yang tepat buat kami, terlepas dari apapun pembicaraan soal masa depan saya. Saya tak melihat alasan saya harus pergi, saya sangat bersyukur kepada mereka yang sudah percaya kepada saya. Saya hanya perlu kepercayaan diri dan atmosfer yang damai buat saya merasa penting. Saya menemukan tempat yang sempurna itu di Torino.”