Siapa Saja Pemain Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri di Tahun 2016 Ini?

Kompetisi di Indonesia yang masih belum jelas masa depannya membuat semakin banyak pemain Indonesia yang mencari peruntungan di negeri orang. ekkyrezky merangkum semua pemain Indonesia yang akan atau sedang berkarier di luar negeri, dan kisah singkat mereka di sana...

Semakin banyak pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri. Kompetisi dalam negeri yang belum jelas kapan akan bergulir jadi alasan beberapa pemain. Sementara sebagian lainnya memang mengejar karier di kompetisi yang lebih bagus, di level yang lebih tinggi.

Sebagian dari mereka akhirnya mendapatkan kesuksesan, tetapi sebagian lagi tidak. Ada yang sudah menjadi andalan utama timnya, tapi ada juga yang lebih banyak menghangatkan bangku cadangan.

Menjelang dimulainya musim yang baru di sebagian besar kompetisi di Asia, di mana kebanyakan pemain Indonesia yang hijrah ke luar negeri berkarier, FourFourTwo merangkum kembali semua pemain Indonesia yang saat ini berkarier di luar negeri. Siapa saja yang saat ini tengah berjuang dan berkarier di kompetisi negeri lain?

MALAYSIA

Dedi Kusnandar (Sabah FA)

2016 akan jadi musim pertama Dedi Kusnandar bermain di Malaysia bersama Sabah FA setelah sukses menjalani trial pada Desember lalu. Eks pemain Arema Cronus dan Persib Bandung ini dikontrak selama satu musim, dan akan bermain di divisi dua kompetisi Malaysia, Malaysia Premier League.

Ia pun sudah mendapatkan pujian dari rekan setimnya. “Dedi (Kusnandar) adalah pemain yang tangguh di tengah, dan itu sangat penting,” kata striker baru Sabah, Prince Tochukwu Nnake.

Dedi sebenarnya mendapatkan tawaran kontrak selama dua musim, namun ia memilih untuk dikontrak selama satu musim saja. “Awalnya Sabah meminta dua musim, tapi saya sepakatinya satu musim, karena ingin melihat perkembangan di Indonesia, berharap bisa balik lagi ke Persib tentunya.”

Malaysia Premier League 2016 akan digelar mulai hari Jumat (12/2/2016) ini. Sabah akan menghadapi UiTM FC di laga pembuka.

Andik Vermansyah (Selangor)

Andik adalah pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri yang paling berprestasi tahun 2015 lalu. Hampir selalu jadi andalan lini depan timnya, Andik menutup musim 2015 dengan gelar juara Malaysia Cup – gelar pertama Selangor dalam lima tahun terakhir. Selangor juga mengakhiri musim Malaysia Super League di posisi ketiga (sebelum naik ke posisi kedua karena Pahang FA mendapatkan pengurangan poin), di mana Andik ikut menyumbang 6 gol di sepanjang musim.

Pada November tahun lalu, Andik telah memperpanjang kontraknya bersama Selangor selama dua tahun. Andik pun akan menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang tampil di kompetisi antar klub Asia dengan Selangor lolos ke AFC Cup 2016.

Selangor akan membuka Malaysia Super League 2016 dengan menghadapi juara bertahan sekaligus juara AFC Cup 2015, Johor Darul Ta’zim pada Sabtu (13/2/2015) ini.

Rahmad Darmawan (Pelatih – Trengganu II)

Rahmad Darmawan memang bukan pemain – tetapi keputusannya untuk hijrah ke Malaysia musim ini dan menjadi pelatih T-Team (yang baru saja berganti nama menjadi Trengganu II) di Malaysia Premier League patut diacungi jempol. Menariknya, nasib baik sepertinya memang menghampiri Coach RD di Malaysia: baru juga bergabung, timnya langsung mendapatkan kesempatan untuk ke Malaysia Super League melalui jalur play-off karena keputusan FAM untuk ‘menendang’ LionsXII, klub Singapura yang selama ini berlaga di MSL.

RD pun sukses membawa Trengganu II mengalahkan ATM di laga play-off, dan mereka pun akan bermain di MSL musim ini. “Saya anggap diri saya sangat beruntung sebagai pelatih yang baru, kemudian pertandingan play-off ini muncul pada saat yang tepat,” katanya. “Pastinya ini rezeki kami mendapat peluang beraksi di Liga Super.”

RD pun langsung mencanangkan target tinggi di MSL nanti. Lima besar, akan jadi target timnya musim ini. “Sebagai pelatih, saya tidak mungkin hanya puas tim kami bermain di kompetisi papan atas. Sangat penting memasang target untuk menumbukan motivasi, sekalipun itu sangat tinggi. Target saya adalah berada di lima besar.”

BACA JUGA Indonesians Abroad: Siapa Lagi yang Berani Mengadu Peruntungan di Luar Negeri?

Pages