Suara Fans: Apa Komentar Para Bobotoh dan Aremania Tentang Persib vs Arema

Jelang big match antara Persib Bandung vs Arema Cronus, Zakky BM dan Yudha Prastianto menemui beberapa Bobotoh (sebutan untuk pendukung Persib Bandung) dan Aremania (pendukung Arema Cronus), yang berbagi pandangan terhadap pertandingan besar yang sudah mereka nanti-nantikan ini. Apa kata mereka?

Ada yang berkomentar singkat dan padat, ada juga yang berkomentar sembari membeberkan analisis dan prediksinya tentang laga ini. Uniknya lagi, bukan hanya para pendukung yang bernaung di Bandung dan Malang saja yang memberikan komentar, namun ada juga yang kini berada di kota lain, pulau lain, dan bahkan di luar negeri.

Lalu bagaimana pendapat masing-masing kubu suporter tentang laga besar yang akan digelar pada Sabtu malam di Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, ini?

Apa kata Bobotoh

“Setelah kalah dari Perseru Serui di tanah Papua yang lapangannya terkenal “cukup angker”, tampaknya Pak Haji Djajang Nurjaman sudah menemukan formula yang pas. Terutama dengan kebangkitan Kim Kurniawan.  Main enak, membagi bola hanya sesekali error, lebih sering sukses dan ini menjadi keuntungan buat tandemnya yaitu Mas Har (Hariono) supaya main lebih enjoy. Kim juga mampu cetak gol saat melawan PS TNI. Selain itu, problem bek sayap kanan yang selalu dikritik karena umpannya kerap kali “ngawur” sekarang ada peningkatan, karena Jajang “Jasuk” Sukmara bisa mendistribusikan bola dengan apik ke lini depan yang dihuni oleh Sergio van Dijk dan dikonversi menjadi gol. Hal ini bisa dimanfaatkan Persib untuk menggempur Arema sembari mengharap konsistensi dari SvD yang mulai membuka keran golnya setelah sempat kesulitan cetak gol.

Arema juga sedang mengalami tren buruk apalagi pasca kalah oleh Pusamania Borneo FC yang dimotori oleh Terens Puhiri lewat serangan baliknya. Ini adalah momentum Persib untuk menang apalagi main di kandang sendiri. Skor 1-0 untuk Persib.”  

Muhammad Adnan Fahmy (Bobotoh, pegawai stasiun televisi swasta nasional)

Kim Kurniawan

Setelah dihujat di awal musim, Kim Kurniawan kini mulai diakui performanya oleh Bobotoh

Pertahanan Arema memang terbilang sangat rapat. Sulit untuk ditembus jika Persib bermain tanpa arah. Tapi, Persib bisa saja menang asal bisa memanfaatkan situasi mental Arema yang sedang down sekarang. Serangan lewat kedua sayap Persib tampaknya cukup menjanjikan.”

Sandy Firdaus (Bobotoh, jurnalis media sepakbola online)

Setelah kesulitan melawan Arema di beberapa pertandingan terakhir, saya harap ini adalah “revenge match” atau pertandingan balas dendam. Persib kudu meunang euy!

Wisnu Setiana (Bobotoh, guru sekolah)

Menurut saya, yang jelas pertandingan ini akan berlangsung terbuka dan berjalan sengit. Ini juga pertandingan penuh gengsi. Faktanya, Arema butuh poin penuh untuk tetap di papan atas tapi, Persib diuntungkan karena bermain di kandang sendiri setelah meraih dua kali kemenangan beruntun. Persib juga berpeluang terus naik ke papan atas klasmen sementara ISC 2016 ini. Prediksinya, Persib bisa unggul tipis dari Arema.

Giri Prasetyo (Bobotoh, pegawai salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung)

Laga Persib vs Arema merupakan salah satu laga yang paling ditunggu para penikmat sepakbola lokal, karena ini menentukan nasib mereka di ISC 2016. Jika Persib mampu memenangkan pertandingan maka asa untuk merangsek ke papan atas akan terbuka lebar dan bukan tak mungkin di akhir kompetisi Persib bisa mengangkat trofi lagi. Kemudian bagi Arema pertandingan kali ini akan menjadi bukti kalau mereka belumlah habis mengingat beberapa pertandingan terakhir mereka selalu mendapatkan hasil negatif. Terlepas dari kedua hal tersebut, pastinya petandingan akan berjalan menarik karena kedua tim tersebut memiliki banyak pemain yang berlabel timnas.

Fahmi Syarifudin (Bobotoh, mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung)

Zulham Zamrun

Serangan dari sayap bisa jadi kunci bagi Persib, kata salah satu Bobotoh.

Menurut saya mah, sekarang Persib seperti Maung yang bangun dari tidurnya lagi. Saat Djanur melepas jabatannya dan diganti oleh Dejan Antonic, Persib seperti kehilangan taringnya

Menurut saya mah, sekarang Persib seperti Maung yang bangun dari tidurnya lagi. Saat Djanur melepas jabatannya dan diganti oleh Dejan Antonic, Persib seperti kehilangan taringnya, apalagi pemain-pemain penting juga ikut hengkang ke klub lain. Akan tetapi yang paling penting adalah peran pelatih, karena percuma jika pemain berkualitas tapi racikan pelatih yang tidak pas maka tidak akan berpengaruh banyak bagi permainan. Sosok pelatih seperti Djanur memang urat bagi Persib, kembalinya beliau ke kursi pelatihan akhirnya bisa membangkitkan Persib. Sang Maung Bandung kini sudah bertaring lagi! Optimis bisa menang lah!

Hardi Hardiansah (Bobotoh, saat ini bekerja di negeri Jepang)