Tim Terbaik ISC A Versi FourFourTwo: Agustus 2016

Siapa saja pemain-pemain yang pantas mengisi Tim Terbaik ISC A Bulan Agustus 2016 versi FourFourTwo? Perdana Nugroho memilih sebelas nama dari para kandidat yang sudah kami umumkan pekan lalu...

Penjaga Gawang

Gerri Mandagi (Mitra Kukar)

Nama baru dalam kandidat kiper terbaik di ISC A ini tampil mencuat pada partai melawan Persija Jakarta dan Persipura Jayapura. Gerri berkontribusi besar menjaga gawang Naga Mekes dari kebobolan lebih banyak. Acap ditinggal barisan belakang saat menghadapi Persija di Solo, Gerri tetap tampil tenang dan sukses melakukan penyelamatan penting dengan menepis sepakan Ade Jantra di pengujung laga.

Melawan Persipura, ia jadi tameng untuk timnya. Usaha James Koko Lomell dan Yohanes Pahabol kerap mentah di tangannya. Andai Gerri absen, tim asuhan Jafri Sastra itu tampaknya akan jadi bulan-bulanan di Stadion Mandala. Pada pekan ke-16 menghadapi Semen Padang, Gerri kembali menunjukkan kepiawaiannya. Beberapa peluang Kabau Sirah mampu dimentahkan dan membawa Mitra Kukar kembali menang setelah puasa tripoin dalam sembilan laga terakhir.

Lini Belakang

Goran Gancev (Arema Cronus)

Goran Gancev menunjukkan kelasnya sebagai salah satu bek asing terbaik yang ada di Indonesia saat ini. Pada pekan ke-14 kala menghadapi Bali United, berkat pengawalannya, gawang Singo Edan tak kebobolan satu gol pun. Sementara pada pekan ke-15 menghadapi Sriwijaya FC, pemain asal Makedonia itu juga turut berkontribusi besar terhadap satu poin yang diraih oleh Singo Edan. Karena berkat permainan lugasnya, para pemain depan Laskar Wong Kito yang terkenal tajam tak mampu berbuat banyak.

Performa apik Gancev berlanjut ketika Arema menghadapi mantan timnya, Pusamania Borneo FC meski kalah 1-2. Padahal pada ketiga laga tersebut, rekan duetnya berganti. Ketika menghadapi Laskar Serdadu Tridatu, Gancev berduet dengan Hamka Hamzah. Sementara kala menghadapi Sriwijaya FC dan PBFC, pemain berusia 33 tahun itu berduet dengan Ryuji Utomo. Ini jelas pembuktian jika dirinya mampu bermain konsisten ketika diduetkan dengan siapa saja. Selain itu, Gancev juga merupakan salah satu alasan penting Arema hanya kemasukan delapan gol hingga pekan ke-17 ISC A.

Yesaya Desnam (Perseru Serui) 

Yesaya Desnam adalah salah satu kunci keberhasilan Perseru Serui tak terkalahkan dalam empat laga terakhir, termasuk tiga di antaranya terjadi pada bulan Agustus ini. Sebagai salah satu pemain senior di tim Kuda Laut Oranye, peran Desnam sangatlah vital di lini pertahanan tim. Tanpa kebobolan saat menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-14 di Stadion Marora, Serui, jelas merupakan sebuah hal baik.

Selain itu, peran mantan pemain tim nasional Indonesia itu juga menonjol kala dirinya dan rekan-rekan mampu menahan gempuran Persiba Balikpapan pada laga pekan ke-15 di Stadion Persiba, Balikpapan, yang membuat Perseru akhirnya berhasil meraih kemenangan tandang perdana. Pekan setelahnya, Perseru dibawanya sukses mengamankan satu poin krusial lawan pemuncak klasemen sementara, Madura United.

Ricardo Salampessy (Persipura Jayapura)

Walau di usia yang tak muda lagi, Ricardo Salampessy mampu membuktikan jika tenaganya memang masih sangat dibutuhkan oleh Persipura Jayapura. Menjalani tiga laga bersama Mutiara Hitam di bulan Agustus ini, Ricardo menyapu bersih kemenangan bagi timnya. Yang lebih membanggakan, salah satunya diraih di kandang tim papan atas ISC A, Bhayangkara Surabaya United.

Selain itu, dua kemenangan lain di Stadion Mandala, Jayapura, melawan Mitra Kukar dan Persegres Gresik United pada pekan ke-15 dan 16 lalu, diraih Persipura tanpa kebobolan dan salah satu penyebabnya adalah berkat kokohnya permainan Ricardo. Di sisi lain, mantan penggawa tim nasional Indonesia ini juga mampu membuktikan jika tak ada perpecahan di kubu Persipura. Mutiara Hitam juga dibawa Ricardo perlahan-lahan masuk ke papan atas dengan saat ini berada di peringkat keenam.