8 Transfer Terburuk yang Pernah Dilakukan Internazionale Milan

Jika ada tim di Serie A yang paling sering membuang uang untuk membeli pemain-pemain yang akhirnya gagal berkembang, mungkin Inter lah timnya. Yudha Prastianto memberikan enam contohnya...

Musim ini, Inter Milan telah melakukan sejumlah upaya di bursa transfer demi mendatangkan pemain yang bisa mengangkat performa Nerazzurri baik di ajang domestik dan Eropa. Nama-nama seperti Antonio Candreva dan Ever Banega sudah berhasil berlabuh di Guiseppe Meazza.

Namun, dua pemain tersebut dirasa belum cukup membantu klub di musim 2016/17 nanti. Beberapa rumor beredar bahwa klub yang baru diakuisisi oleh investor asal Tiongkok tersebut berniat mendatangkan Edinson Cavani dan Lucas Biglia.

Berbicara soal transfer, jawara Liga Champions 2009/10 ini ternyata punya rekor yang memprihatinkan. Sejumlah nama beken pernah didatangkan, tetapi pada akhirnya tidak mampu menampilkan performa terbaik di hadapan para tifosi.

Mau tahu siapa saja para pemain yang masuk dalam kategori transfer terburuk Inter Milan? Berikut daftarnya!

David Suazo

Mantan bintang Cagliari ini adalah pemain kunci saat Rosoblu berhasil melarikan diri dari jurang degradasi. Ia pun sempat dianugerahi sebagai pemain asing terbaik pada tahun 2006, bersanding dengan Kaka yang masih menjadi punggawa AC Milan saat itu.

Pada tahun 2007, Inter Milan menjadi pihak yang beruntung karena Suazo lebih memilih mereka ketimbang sang rival, Milan. Namun, apa yang terjadi justru tak sesuai harapan. Pemain asal Honduras ini gagal membuktikan bahwa uang sebesar €13 juta adalah harga yang pantas untuk pemain sepertinya.

Performa yang tak kunjung membaik itu membuatnya kalah bersaing dengan striker gaek lain, seperti Zlatan Ibrahimovic, Santa Cruz, Hernan Crespo dan Mario Balotelli. Alhasil, ia dipinjamkan ke Benfica (2008/09) dan Genoa di musim selanjutnya.

Bulan Juni 2011 merupakan ‘puncak’ karir seorang Suazo di Inter, ketika pihak klub enggan memberikan perpanjangan kontrak untuknya.

Fabian Carini

Ini mungkin transfer paling konyol yang pernah dilakukan Inter Milan sepanjang sejarah. Bayangkan saja, Inter menukar Fabio Cannavaro untuk mendapatkan Fabian Carini dari Juventus pada tahun 2004 silam.

Ini mungkin transfer paling konyol yang pernah dilakukan Inter Milan sepanjang sejarah

Pertukaran tersebut pada akhirnya berujung bencana, karena sementara Carini sama sekali tak pernah mampu menggeser posisi Fransesco Toldo di posisi kiper utama Nerrazuri, Cannavaro justru menjadi bek kelas dunia bersama Juventus.

Sebelum memutuskan merekrut kiper asal Uruguay itu, Inter memang sudah kepincut dengan penampilan Carini di ajang Copa America 2003. Ia sukses membawa La Celeste menjadi runner-up di ajang tersebut. Di saat yang sama, Cannavaro memang sering mengalami cedera kambuhan yang membuat jam terbangnya bersama Inter Milan tidak begitu banyak.

Pages