Adam Alis Galau Jika Dapat Tawaran Dari Persija Jakarta

Topics

Eks gelandang timnas U-23 itu menuturkan ada satu klub yang benar-benar serius untuk mengontraknya.

Eks gelandang timnas Indonesia U-23, Adam Alis Setyano, menjadi salah satu pemain muda yang paling diburu saat ini. Mengingat, hingga saat ini pemain berusia 22 tahun itu masih belum memiliki klub, setelah didepak oleh klub Bahrain, East Riffa.

Ketika ditanyakan reaksinya jika ditawarkan kembali oleh Persija Jakarta, Adam mengaku hal itu bisa membuatnya galau. Persija pun saat ini sedang mempersiapkan tim untuk mengikuti turnamen Piala Bhayangkara.

"Yang pasti saya akan bingung, nanti saya pikirkan lagi dengan keluarga bagaimana baiknya. Tapi hingga saat ini belum ada tawaran dari Persija," kata Adam, usai melakoni uji coba antara PS Polri kontra tim MSG, Rabu (24/2).

Adam memang pernah memiliki pengalaman pahit bersama tim Macan Kemayoran, saat menjalani musim 2014-2015. Ketika itu, dia yang dikontrak dengan durasi tiga tahun sempat ditunggak gajinya lebih dari tiga bulan. Hal itu pula yang membuatnya memutuskan hengkang sebelum kontraknya berakhir, dan bergabung ke East Riffa.

Selain itu, Adam mengakui saat ini juga sudah mendapatkan tawaran dari beberapa klub. Termasuk dari tim PS Polri yang bakal mengikuti turnamen Piala Bhayangkara.

"Mungkin saya tunggu kepastian ISC (Indonesia Super Competition) dulu. Kalau sudah jelas soal itu, baru ada kejelasan saya ke mana. Sejauh ini, ada satu klub yang benar-benar serius mendekati saya," jelasnya.

"Kalau ISC jelas, saya main di Indonesia dulu. Tapi jika ada tawaran cepat dari klub luar negeri, ya saya ambil itu dulu. Namun untuk saat ini belum ada tawaran dari klub luar negeri," tambahnya.

Kabarnya, klub yang sangat serius mendekati pemain kelahiran, Jakarta, 19 Desember 1993, itu adalah Barito Putera. Barito memang sudah menyatakan bakal ikut serta dalam ISC 2016.

Di sisi lain, Adam juga membeberkan pengalamannya selama memperkuat East Riffa sekitar empat bulan. "Banyak pengalaman yang saya dapatkan selama di sana. Permainan di sana sangat mengandalkan lari dan kekuatan. Mereka selalu mainnya fight," bebernya.

"Soal saya dicoret itu karena kebutuhan tim sebenarnya. Di sana ada tiga gelandang asing yaitu saya, pemain Afrika, dan dari Serbia, serta satu lagi gelandang timnas Bahrain."

"Saya juga mengerti kebutuhan mereka, apalagi striker mereka lagi cedera. Jadi, putaran kedua mungkin mereka cari striker asing," pungkasnya.

Topics