Agenda Uji Coba Persela Lamongan Berantakan

Selain uji coba, tim pelatih Persela juga sudah menyiapkan langkah dan program lain sebagai antisipasi.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI LAMONGAN
Rencana Persela Lamongan untuk mendapatkan persiapan mulus di jeda kompetisi kali ini, rupanya di luar prediksi. Sebab beberapa rancangan uji coba harus disusun ulang, karena tidak memungkinkan dilaksanakan tepat waktu.

Persela sebenarnya sangat berharap bisa menggelar uji coba lawan Gresik United, Kamis (17/7) lalu. Pertandingan persahabatan yang sudah tersusun rapi dan disepakati kedua tim terpaksa batal, lantaran pihak kepolisian tidak memberikan izin karena berbenturan dengan agenda pengamanan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres).

"Sekarang kami yang pusing. Kami inginnya bisa ada pertandingan uji coba lawan Gresik, agar para pemain bisa mengaplikasikan hasil latihan, tapi harus dijadwal ulang karena kondisi tidak memungkinkan," ujar asisten pelatih Persela Didik Ludiyanto, kepada Goal Indonesia.

Tim pelatih Laskar Joko Tingkir memang sangat berhasrat, mematangkan skuat jelang menghadapi Mitra Kukar dalam lanjutan ISL 2014 wilayah timur, 8 Agustus mendatang. Karena, manajemen menargetkan tim bisa lolos ke babak selanjutnya.
"Kami memang sudah lawan Deltras (Sidoarjo) sebagai tim Divisi Utama. Tapi saya inginnya, uji coba dinaikkan dengan peserta ISL (Indonesia Super League). Tapi tidak jadi lawan Gresik," keluh Didik dengan nada kecewa.

Meski demikian, Didik juga menuturkan, bila tim polesannya sempat mendapat tawaran beruji tanding dengan kontestan ISL 2014 wilayah barat, Arema Cronus. Namun pihak Singo Edan menginginkan, uji coba dapat dilaksanakan di Malang.

"Tapi kami beserta jajaran manajemen belum ada keputusan, apakah rencana ini disetujui atau tidak," bebernya.

Didik dan jajaran tim pelatih Persela lainnya sudah bertekad, timnya tetap bakal menggelar pertandingan uji coba dengan tim Divisi Utama atau sesama kontestan ISL di sisa waktu libur kali ini. Meski selain uji coba, tim pelatih Persela juga sudah menyiapkan langkah dan program lain sebagai antisipasi, seperti agenda game internal untuk menjaga spirit dan feeling ball anggota tim.

"Kami akan tetap usahakan, uji coba harus ada sebelum libur lebaran. Biar pemain bisa mempraktekkan hasil latihan di pertandingan. Dari situ akan kami amati hasil latihan pertahanan, unit, organisasi permainan, dan kekompakan tim. Harmonisasi dan kesolidan tim juga harus selalu dibangun, supaya lawan Mitra Kukar nanti pemain tetap memiliki fighting spirit," pungkasnya.

Lini pertahanan menjadi sorotan utama Didik. Pasalnya, selama berlaga kompetisi ISL musim ini, Persela sudah kebobolan 23 kali dan memasukan gol ke gawang lawan juga dengan angka yang sama, 23 gol.(gk-43)

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.