Ahmad Nufiandani Terancam Absen Sepuluh Bulan

Dani terancam harus beristirahat sekitar sepuluh bulan agar bisa sembuh total dari cedera ligamen.

Winger muda Arema Cronus Ahmad Nufiandani terancam absen dalam rentang waktu cukup lama setelah mendapatkan cedera ligamen di turnamen Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015 di Banyuwangi beberapa waktu lalu.

Cedera tersebut diperoleh Dani, sapaan Ahmad Nufiandani, setelah bertabrakan dengan pemain Persewangi Selection Guntur Ariadi di laga pamungkas SoJC 2015. Dokter tim Indrawan mengungkapkan, pihaknya masih menunggu hasil pemindaian magnetic resonance imaging (MRI).

“Hari ini [kemarin] masih menunggu hasil scan MRI. Semoga hasilnya tidak terlalu parah,” kata Indra.

Sementara itu, general manager Arema Ruddy Widodo menyatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, Dani mendapatkan masalah di anterior cruciate ligament (ACL) bagian kanannya, dan kemungkinan harus istirahat cukup lama.

“Dokter menyatakan Dani harus operasi. Sebenarnya bisa lewat alternatif, tetapi saya melihat operasi adalah jalan terbaik untuk menyembuhkan cedera. Sebelumnya di Arema ada Juan Revi, Dian Agus Prasetyo, atau Ega Wastita dari U-21,” ujar Ruddy.

“Mereka memilih menjalani operasi, dan sekarang bisa bermain seperti sedia kala, meski harus istirahat sekitar sepuluh bulan. Saya menyarankan itu, karena memang pemain muda tulangnya masih baik, dan bisa sembuh total.”

“Kalau alternatif memang langsung bisa bermain dalam tempo dua sampai tiga bulan. Tetapi kasihan di masa tuanya, karena ada bekas cedera. Kalau sembuh total ya harus operasi. Saya yakin Dani bisa sembuh dari trauma. Sebagai pemain muda, dia punya sifat ngeyel, dan punya keinginan bermain yang tinggi. Dokter bilang pemain seperti itu akan lebih cepat sembuh.” 

Ruddy menambahkan, manajemen Arema siap menanggung biaya operasi yang diperlukan Dani. Sebagai aset tim, lanjut Ruddy, Dani harus dirawat, dan dibesarkan hatinya.

“Kami akan menanggung biaya operasinya, kurang lebih sekitar Rp60 juta, tidak apa-apa karena dia adalah aset Arema. Semoga dia tidak down mentalnya. Kami perlu membesarkan hatinya, karena hal itu biasa untuk pemain bola. Bisa sembuh kok,” terangnya. (gk-48)

Topics