Aji Santoso Berharap Pemain Diberi Jam Terbang

Aji mengimbau klub agar lebih sering memberikan kesempatan bermain kepada talenta muda potensial.

LIPUTAN ASAD ARIFIN DARI MALANG Pelatih tim nasional Indonesia U-23 Aji Santoso mengimbau agar klub-klub sepakbola di tanah air memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk merasakan atmosfer kompetisi, sehingga kemampuan mereka bisa lebih terasah.Hal itu diungkapkan Aji saat menghadiri Piala Coca Cola di Malang kemarin. Turnamen ini mempertemukan tim-tim SMA dan sederajat di Indonesia. Menurutnya, talenta pemain muda akan hilang jika tidak memperoleh jam terbang bermain yang cukup.“Kalau pemain muda yang memiliki bakat, punya talenta, seharusnya kita harus berani memberi kesempatan bermain. Pemain muda punya kualitas tapi tidak diberi jam terbang, ya tidak terbang-terbang. Harusnya kita berani memberi kesempatan,” ujar Aji.Ketika ditanya tentang pembatasan pemain asing sebagai solusi untuk memberi kesempatan pada pemain muda tampil reguler, eks andalan timnas era 90-an ini pun mengamininya.“Ya itu kan bisa jadi salah satu langkah positif supaya pemain lokal-lokal kita mendapat kesempatan lebih,” imbuh Aji.Sementara itu, setelah menyelesaikan hampir 1.600 pertandingan babak penyisihan sejak september 2013, akhirnya gelaran Piala Coca Cola 2014 mendapatkan juara baru. Adalah tim debutan SMKN 13 Kota Malang yang sukses merebut trofi bergilir pada turnamen yang diikuti 1.917 SMA dan Sederajat.Pada laga puncak, Ciputra Dkk sukses mematahkan perlawanan dari SMAN 11 Semarang lewat adu penalti 3-2. Laga tersebut terpaksa dilanjutkan lewat adu tendangan penalty setelah pada waktu normal 2x25 menit bermain imbang 1-1.Kegembiraan tim SMKN 13 makin lengkap ketika dua pemain mereka sukses merebut penghargaan pribadi sebagai pencetak gol terbanyak, dan pemain terbaik, serta gelar suporter terbaik. Gelar pencetak gol terbanyak direngkuh penyerang andalan Ciputra, dan MVP disabet Arif Tri W.“Saya sangat senang, dan bangga bisa membawa membawa nama sekolah dan Kota Malang di kancah nasional,” ucap Ciputra.Sementara itu, Arif yang bermain cemerlang sepanjang turnamen dinobatkan sebagai pemain terbaik oleh Aji Santoso.“Yang jelas tadi ada empat kriteria pemilihan, yakni pertama skill, lalu konsistensi selama mengikuti turnamen, leadership, dan pastinya jiwa sportivitas,” ungkap Aji. (gk-57)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.